<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638</id><updated>2012-02-16T20:21:39.623+07:00</updated><title type='text'>PALM</title><subtitle type='html'>hidup harus lebih dari sekedarnya... seperti benih palm yang dapat tumbuh berkembang dan berguna bagi apa saja...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>85</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-3876177792286987433</id><published>2009-10-07T21:31:00.004+07:00</published><updated>2009-10-07T21:36:25.957+07:00</updated><title type='text'>AMDAL II</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Ssymf2jYd-I/AAAAAAAAAOQ/Tr36QWvfAOA/s1600-h/Kolaman.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Ssymf2jYd-I/AAAAAAAAAOQ/Tr36QWvfAOA/s200/Kolaman.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389865920205715426" /&gt;&lt;/a&gt;Pertanyaan dari kita orang awam barangkali, apa iya diperlukan juga studi AMDAL untuk fasilitas umum?  Kan belum terlalu penting untuk sekarang ini?  Kalau demikian, mari kita hitung-hitungan alias berkalkulasi dengan matematika sederhana.  Misalkan saja, setiap kita setiap harinya buang air kecil.  Dari air seni yang kita buang dimanapun, mengandung senyawa amoniak bercampur sulfat dan sianida.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Satu hari saja kita keluarkan ¼ liter air seni, jika dikalikan dengan lebih dari 160 ribu orang di kota ini, maka 40 ribu liter air seni tumpah satu harinya.  Jika kandungan senyawa beracunnya adalah 10 % saja, maka 4 ribu liter senyawa beracun atau B3 (bahan beracun berbahaya) beredar di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alaaah… inikan terlalu didramatisir…!  Bukankah senyawa beracun tersebut akan netral dengan sendirinya melalui penguapan (evaporasi) atau larut dalam air dan terurai di tanah?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang betul demikian.  Tapi, jika tidak ada lagi tanah serapan akibat permukaan tanah telah ditutupi aspal dan semen, atau air tanah telah tercemar juga dengan zat beracun lainnya, maka mau kemana lagi larinya 4 ribu liter senyawa beracun dari air seni kita pada satu hari itu?  Belum lagi 4 ribu liter pada keesokan harinya, kemudian akumulasi pada satu bulannya, bahkan satu tahunnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau sudah selesai hitung-hitungan, maka saatnya kita bersepakat bahwa studi AMDAL itu penting.  Mengapa dan seberapa pentingkah?  Karena kita semua setuju bahwa lingkungan yang sehat akan membuat nyaman peri kehidupan, sebaliknya bahwa lingkungan yang tidak sehat akibat pencemaran akan membuat kita selalu khawatir terhadap dampak yang sudah terbayangkan maupun yang belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak penting seberapa “urgen” studi AMDAL diterapkan di semua lini fisik dan produksi di kota ini.  Tapi yang terpenting adalah seberapa banyak yang setuju dengan pemikiran ini dan seberapa banyak “sumber polusi” yang belum di-AMDAL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena jika jawabannya adalah masih sedikit yang “care” terhadap persoalan masih sedikitnya tempat-tempat “polutan” yang di-AMDAL, maka naga-naganya kita mesti menggagas “Gerakan anti buang air kecil” atau “Tolak air seni”.  Hehehe… jadinya kan tidak masuk akal dan malah melanggar HAMa (Hak Azazi Mbuang air).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-3876177792286987433?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/3876177792286987433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/amdal-ii.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3876177792286987433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3876177792286987433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/amdal-ii.html' title='AMDAL II'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Ssymf2jYd-I/AAAAAAAAAOQ/Tr36QWvfAOA/s72-c/Kolaman.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-657069939597709522</id><published>2009-10-06T21:27:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T21:31:34.996+07:00</updated><title type='text'>AMDAL I</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Ssylsg1mKmI/AAAAAAAAAOI/v2pE0XC6dEM/s1600-h/Hulu+Kelingi.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 135px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Ssylsg1mKmI/AAAAAAAAAOI/v2pE0XC6dEM/s200/Hulu+Kelingi.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389865038203202146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AMDAL&lt;/strong&gt; atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan menjadi persoalan serius ketika sebuah proyek fisik dirampungkan, dan ternyata kemudian barulah dirasakan menimbulkan dampak bagi lingkungan hayati di sekitarnya.  Padahal, idealnya adalah semua proyek fisik yang beresiko menjadi polutan (sumber polusi), wajib melakukan studi AMDAL sebelum proyek tersebut dikerjakan, sedang berjalan dan setelah beberapa periode penyelesaiaan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ironinya, di hampir semua perkotaan di negara agraris ini, studi AMDAL menjadi sesuatu yang dianggap nihilisme alias tidak berarti sama sekali bahkan kalah greget dibandingkan setoran retribusi misalnya.  Pada beberapa proyek fisik, urusan AMDAL menjadi belakangan, jika kemudian timbul masalah atau dipermasalahkan.  Lebih konyol lagi, dokumen AMDAL dianggap tidak penting dan hanya pemborosan anggaran.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mari kita lihat secara lebih logis, manakala sebuah proyek fisik yang dibiayai ratusan juta bahkan miliaran, ternyata di kemudian hari justru akan membuat hilang sebuah aset, potensi dan menimbulkan pengeluaran biaya yang lebih besar lagi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa tidak, lihat saja berbagai kasus pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh pabrik, industri dan sarana fisik lainnya, ketika kemudian menjadi sumber bencana alam dan konflik sosial.  Bukankah justru akan membuat sang empunya proyek harus menyisihkan budget yang tidak terukur nilainya sebagai bentuk kompensasi?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mari juga kita lihat bangunan-bangunan fisik dan usaha produksi di daerah ini, apakah sudah dianalisis dampak lingkungannya?  Meski sekarang belum terlalu dianggap bermasalah terhadap akses lingkungan, tapi nantinya ketika daerah ini telah semakin tumbuh berkembang menjadi metropolis, apakah juga sudah difikirkan sampai sejauh itu?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika belum, bukankah akan lebih baik mencegah (antisipatif) daripada memperbaiki atau mereka-ulang (rekonstruksi)?  Lalu bagaimana memulainya?  Bisa saja dengan telaah observasi dan eksplore potensi dampak lingkungan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lalu kemudian, mari kita belajar, misalnya dengan Kota Metro di Lampung Tengah.  Usaha tahu-tempe saja, disana sudah diwajibkan melakukan antisipasi dampak lingkungan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengusaha kecil disana, sudah mengurus dokumen AMDAL, dimulai dari UPL (Usaha Pemantauan Lingkungan) dan UKL (Usaha Kelola Lingkungan), sampai pembuatan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) walaupun bentuknya sederhana.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harmonisasi-nya adalah, pihak pemerintah daerah mensubsidi sebagian dana untuk upaya kelola lingkungan bagi pengusaha kecil, dan pihak pengusaha sadar akan arti penting aspek lingkungan bagi keberlanjutan kehidupan usahanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana dengan usaha tahu-tempe di kota kita?  Bagaimana juga dengan banyaknya pool karet di sini, yang membuang limbah lansung ke Sungai Kelingi?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun demikian dengan hotel-hotel berbintang yang tidak peduli dengan IPAL?  Lebih celaka lagi, rumah sakit dan klinik kesehatan tidak jelas dikemanakan limbah medisnya?  Atau hanya sekedar kompleks perkantoran, pasar dan terminal, juga perumahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-657069939597709522?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/657069939597709522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/amdal-i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/657069939597709522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/657069939597709522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/amdal-i.html' title='AMDAL I'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Ssylsg1mKmI/AAAAAAAAAOI/v2pE0XC6dEM/s72-c/Hulu+Kelingi.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8185796832063357034</id><published>2009-10-05T21:24:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T21:27:32.198+07:00</updated><title type='text'>KUE PEMBANGUNAN II</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsykxD_H4sI/AAAAAAAAAOA/tZYRYkQAel4/s1600-h/Lunggau+plaza.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 136px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsykxD_H4sI/AAAAAAAAAOA/tZYRYkQAel4/s200/Lunggau+plaza.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389864016846250690" /&gt;&lt;/a&gt;Kalau saja yang berebutan kue pembangunan adalah orang banyak, seperti halnya rebutan bendera “kembang tangis” saat acara pencukuran anak, tentu tidak akan menjadi pemandangan yang membosankan.  Lha ini, yang berebutan justru yang membuat kue atau pemilik kue itu sendiri.  Tidak legislatif, tidak eksekutif, sama saja walau mengatasnamakan orang lain yang notabene kroninya sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pertengahan sampai akhir tahun 2009 ini, kita tengah diuji dengan bencana alam yang melanda beberapa daerah di tanah air.  Jangan berdo’a bencana juga akan datang di daerah ini.  Lebih pantas lagi, jangan berbuat “takabur” alias “sok hebat” jika tidak ingin mencicipi “getirnya” kue bencana.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Membangun artinya membuat sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada, atau dari yang sudah ada dijadikan lebih berada alias lebih baik.  Jika kita mau bersepakat, membangun tidak hanya sesuatu yang bernilai fisik semata.  Melainkan juga sesuatu yang bersifat non fisik juga penting.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kue pembangunan adalah idiomatikal benda fisik yang terlihat.  Tetapi apa yang membuat kue itu ada, mengapa kue itu harus ada, bagaimana sampai kue itu ada, harus dideteksi dengan indikator non fisik yang bernama nalar dan apresiasi.  Kesalahan kita, seringkali terjadi akibat tidak mampu menginterpretasikan wujud fisik kue pembangunan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Contohnya saja, mengapa prioritas pembangunan lebih difokuskan kepada sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur?  Jawabannya barangkali karena ketiga sektor tersebut menjadi issue paling menarik untuk diangkat.  Justru issue lingkungan yang menjadi pembicaraan hangat tidak menarik untuk dilirik sama sekali.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kesalahan interpretasinya bisa jadi lebih dikarenakan issue lingkungan akan juga menarik diangkat ketika sudah terjadi “bencana” akibat kerusakan lingkungan.  Sebelum terjadinya “insident” tentu issue lingkungan sangat sumir, kabur dan maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal persoalan lingkungan sangat erat kaitannya dengan pendidikan yang identik dengan penciptaan kelompok intelektual yang berfikir waras, sangat dekat dengan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan lingkungan, dan sangat “urgen” dengan infrastruktur yang memiliki signifikasi kuat dengan lingkungan.  Tetapi tetap saja kue pembangunan untuk sektor lingkungan menempati nomor urutan paling bawah untuk dibahas di parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kue pembangunan memang bukanlah kue kembang tahu, yang ketika panas enak dinikmati atau ketika dingin hangat diminum.  Kue pembangunan adalah kue tart “blackforest” yang lezat sampai ke detailnya.  Walau cuma dapat secuil, kue pembangunan tetap menjadi primadona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buktinya, semua orang berminat untuk jadi pemborong kue.  Kenyataannya, semua orang ramai-ramai mengurus izin pendirian “commanditeur” sebagai syarat untuk “urun-rebut” (bukan urun-rembug) kue-kue pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah iklim kompetisi yang sehat, mestinya.  Jikalau iklim kondusif tersebut sebagaimana konsep “pasar bersaing sempurna” diterapkan, maka kue pembangunan akan terasa maknanya bagi penerima kue itu sendiri, yaitu masyarakat luas.  Namun jika iklim kompetisi cenderung “monopolistik”, maka kue pembangunan tetap akan dinikmati oleh segelintir orang saja.  Sama halnya dengan orde lalu dari rezim yang berbeda, tidak ada “renaissance” sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan ekonomi kerakyatan, kata kawan kita Prof. Mubyarto, tidak lain adalah saat dimana dibiarkannya tumbuh subur praktek monopoli.  Kecenderungan monopoli ada karena sarat dengan kolusi.  Kolusi terjadi karena adanya kedekatan nepotis.  Dan ketika fenomena kolaborasi tersebut terjadi, sangat kuat diduga telah terjadi indikasi tindak “korupsi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita masih dilindungi oleh Sang Maha Pencipta dari perebutan kue pembangunan yang berbuah bencana.  Dan semoga kue pembangunan benar-benar menjadi pembangun semangat kita semua untuk menjadikan daerah ini maju.  Bravo Pak Wali, Bravo Pak Bupati, Bravo Pak Gubernur, Bravo Pak Presiden….!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8185796832063357034?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8185796832063357034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/kue-pembangunan-ii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8185796832063357034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8185796832063357034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/kue-pembangunan-ii.html' title='KUE PEMBANGUNAN II'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsykxD_H4sI/AAAAAAAAAOA/tZYRYkQAel4/s72-c/Lunggau+plaza.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-6747591857942295352</id><published>2009-10-04T21:20:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T21:24:28.095+07:00</updated><title type='text'>KUE PEMBANGUNAN I</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsykCHpkdCI/AAAAAAAAAN4/FnjP-b4gAw4/s1600-h/Gor.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 136px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsykCHpkdCI/AAAAAAAAAN4/FnjP-b4gAw4/s200/Gor.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389863210375738402" /&gt;&lt;/a&gt;Pertengahan sampai akhir tahun 2009 ini, tahun dimana bencana terjadi hampir di seantero Nusantara, dimulailah proses pelelangan kue pembangunan bernama proyek.  Persis lelang kue pangantin sebagaimana tradisi resepsi pernikahan di beberapa bagian wilayah lokal daerah ini.  Daerah yang subur tanahnya, juga subur praktek KKN-nya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Seorang kawan pernah berkomentar ringan, untuk secuil kue pembangunan alias jatah proyek, maka kita harus rela berjibaku, bahkan berani malu.  Korbanan berupa rupiah dipandang bukan apa-apa, karena disamping itu faktor tulang belakang alias “becking” juga diperlukan.  Ditambah lagi dengan kuat tidaknya menanggung malu, karena dituding “pengusaha gurem” atau “preman pasar”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang kawan lainnya juga turut berkomentar, untuk mencicipi jatah kue pembangunan, segala cara dihalalkan.  Tak peduli gagasan proyek muncul dari mana, atau ide kegiatan katakanlah datang dari komunitas marjinal alias “wong kecik”, tetap saja diperebutkan laksana durian jatuh dengan sendirinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lebih konyol lagi, para pelaksana kegiatan (dulunya disebut Pimpro) yang semula “icak-icak” takut jadi pimpro tetapi jadi “kegalakan”, sengaja menafikan sebuah kronologis jatuhnya kue pembangunan di instansinya.  Padahal dengan arif dan bijaksananya pemimpin daerah ini telah memberikan “warning” agar kue-kue pembangunan dibagi secara adil dan setara, berdasarkan urgensi, spesifikasi dan kredibilitas rekanan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi nyatanya, memasuki jadwal pelelangan kue pembangunan, praktek-praktek KKN-isme, premanisme bahkan barbarisme tergambar jelas di beberapa tempat pelelangan.  Lebih sadis ketika lelang kue pengantin di daerah paling rawan, atau lelang ikan di pasar nelayan paling primitif.  Namun itulah realitas.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Secara lateralis seorang kawan balas berkomentar, bahwa jika takut melihat kenyataan seperti itu, maka mundur saja atau berhenti menjadi pemborong.  Lebih enak jadi pembohong berkedok intelektual atau jadi wartawan harian “muntaber” (muncul tanpa berita).  Karena orang lebih takut dengan orang yang pura-pura pintar ketimbang yang memang benar-benar cerdas.  Karena juga orang “keder” dengan wartawan, yang istilahnya kendaraan tanpa plat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lantas, kita masyarakat penerima pembangunan, menjadi bingung dan skeptis ketika melihat kenyataan tersebut.  Bingung karena tidak punya modal kuat atau mental baja untuk turut jadi penikmat kue pembangunan.  Skeptis karena sudah sangat maklum dengan yang namanya pembangunan, masyarakat hanya sebagai penonton bahkan jadi kambing, entah “kambing congek” atau “kambing hitam”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-6747591857942295352?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/6747591857942295352/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/kue-pembangunan-i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6747591857942295352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6747591857942295352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/kue-pembangunan-i.html' title='KUE PEMBANGUNAN I'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsykCHpkdCI/AAAAAAAAAN4/FnjP-b4gAw4/s72-c/Gor.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-6904012003675852580</id><published>2009-10-03T21:15:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T21:19:23.165+07:00</updated><title type='text'>LEBARAN II</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyjDIlMEnI/AAAAAAAAANw/3WOZsH_jb58/s1600-h/IMG_2778.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyjDIlMEnI/AAAAAAAAANw/3WOZsH_jb58/s200/IMG_2778.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389862128294040178" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika hari lebaran tiba, sejak subuh udara Persada Indonesia seakan dipenuhi gema kalimat yang mengagung-agungkan asma Sang Khalik.  Masjid-masjid penuh sesak, sampai halaman dan lapangan dipenuhi oleh jemaah Shalat Ied.  Sungguh ironi karena pada hari-hari biasa, justru para jemaah dapat dihitung dengan jari.  Pada hari lebaran, orang-orang yang tidak pernah shalat pun tampak khusyuk di tengah jemaah. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun, suasana khidmat, khusyuk dan syahdu pada hari lebaran tahun ini seakan sedikit lain.  Hal ini barangkali sedikit banyaknya imbas dari kondisi ekonomi keluarga yang riskan akibat fluktuasi harga pasar yang melejit fantastis, melampaui ambang adaptasi dan survive rumah tangga kebanyakan rakyat Indonesia.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran tahun ini memang di tengah suasana krisis.  Dampak kenaikan harga sembako, sungguh mengakibatkan penderitaan masyarakat kebanyakan menjadi kian menggunung.  Sementara subsidi pemerintah kepada mereka berupa BLT (Bantuan Langsung Tunai) uang senilai 100 ribu rupiah per bulan, tidak utuh diterima, disunat, diselewengkan dan dijual-belikan melalui praktek percaloan setingkat RT.  Sehingga justru menambah coreng-moreng wajah Republik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, apakah makna lebaran di tengah krisis saat ini akan juga turut mengurangi fenomena unik dan khas menyambut datangnya perayaan hari raya, hari kemenangan umat muslim setelah bertarung melawan hawa nafsu di bulan suci Ramadhan?  Jawabannya mari kita tanya kepada para pemimpin kita yang kok tega justru sibuk ngurusi kenaikan gaji dan THR…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kita juga boleh bertanya kepada Sang Pencipta, dalam do’a malam gelap tatkala kita sebagai insan kamil merasa teraniaya.  “Tuhan, jika Engkau memang tengah menguji kami karena Engkau pandang kami mampu menghadapinya, maka tetap akan kami hadapi juga ujian berat ini.  Namun jika Engkau justru memberikan kami azab atas dosa-dosa kami dan pemimpin kami yang semakin bangga dengan dosa-dosanya, maka ampuni kami dan mereka…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ampuni juga dosa para koruptor, ampuni dosa para provokator, ampuni dosa para penyebar teror, termasuk juga ampuni dosa-dosa para pengemis THR.  Jikapun Engkau tidak berkenan, maka tetap ampuni kami yang tanpa sadar membiarkan hal-hal tersebut terjadi…  Dan ampuni juga mereka, karena mereka tetap hamba-Mu…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena niat kami pada hari lebaran tahun ini, sama seperti lebaran tahun sebelumnya, yaitu mendapat ridho dan ampunan-Mu.  Sehingga kami dapat kembali pada fitrah kami sebagai manusia biasa yang tak luput dari dosa-dosa…” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-6904012003675852580?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/6904012003675852580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/lebaran-ii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6904012003675852580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6904012003675852580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/lebaran-ii.html' title='LEBARAN II'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyjDIlMEnI/AAAAAAAAANw/3WOZsH_jb58/s72-c/IMG_2778.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-3314158389622753025</id><published>2009-10-02T21:10:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T21:15:36.765+07:00</updated><title type='text'>LEBARAN I</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyhtXs-gpI/AAAAAAAAANo/bYNI2_01U68/s1600-h/IMG_2789.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyhtXs-gpI/AAAAAAAAANo/bYNI2_01U68/s200/IMG_2789.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389860654884487826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Lebaran&lt;/strong&gt; atau perayaan hari raya Idul Fitri, barangkali agak berbeda dengan lebaran sebelumnya.  Perbedaannya lebih disebabkan akibat situasi perekonomian nasional yang carut-marut.  Namun demikian, hebatnya kaum muslim di negara mayoritas pemeluk Islam ini, lebaran tetap meriah dan “habis-habisan…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemeluk “agama samawi” adalah sudah menjadi kewajiban sekaligus tradisi untuk merayakan hari kemenangan, yaitu hari raya setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh.  Tidak peduli di tengah krisis multidimensi, dari krisis ekonomi sampai krisis politik.  Yang terpenting adalah saatnya bersukacita pada hari lebaran.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Memang tradisi lebaran di negeri “gemah ripah loh jinawi” ini sudah menjadi pemandangan umum dan unik.  Berbagai tradisi yang sinergis dengan puncak hari raya ini, khususnya di Indonesia, menghadirkan nuansa berjuta warna.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja misalnya tradisi mudik lebaran, yang berdampak kepada hampir semua sektor riil.  Mulai dari sarana-prasarana transportasi yang selalu menghadirkan problema, seperti resiko macet, naiknya ongkos, rawan kecelakaan dan kriminalitas.  Sampai kepada terhentinya aktivitas produksi akibat liburnya para tenaga kerja, yang efeknya akan memacu laju inflasi kebutuhan pokok sebelum dan sesudah lebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tradisi unik lainnya adalah pemberian Tunjangan Hari Raya (THR), yang secara klasik selalu saja menyisakan persoalan.  Ironisnya, tunjangan khusus tersebut mestinya diterima oleh karyawan suatu usaha, tetapi malah juga diterima oleh orang-orang yang tidak terlibat dalam usaha apapun.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, jika sudah menjelang hari lebaran, para “oknum pengemis THR” bergentayangan di kantor instansi, toko, bahkan warung manisan.  Bahkan tempat-tempat hiburan, hotel dan restoran, bahkan rumah tinggal bos-bos perusahaan tidak luput dari target operasi pengumpulan “icak-icaknyo THR”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memakai beragam atribut dan bendera, mulai Wartawan (kebanyakan WTS alias Wartawan Tanpa Suratkabar), LSM (rata-rata LSM kategori LSMmmm alias Lembaga Sukanya Memprovokasi-menakuti-menipu-memeras-menghujat-menggurui-menyabotase-membodohi-mengemis-me… lainnya), Pejabat (biasanya pejabat kelas teri atau orang yang berlagak pejabat), sampai Orang Dekat Pimpinan (bisa ajudan kere, ngaku-ngaku famili, kawan bos atau tetangga jauh bos).  Konyol-nya, orang-orang yang “diagangi” juga rela memberikan “sekedar untuk lebaran…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena pemberian THR salah kaprah sudah terjadi sejak lama, dan terus saja berulang setiap tahunnya.  Bahkan ada yang menimbulkan “gate” (skandal), seperti yang terjadi di daerah ini, dan belum terselesaikan juga…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih heboh lagi, dengan dalih mau lebaran, para elit politik lokal sibuk “soan ke para pengusaha non pribumi”.  Dapat oleh-oleh selusin softdrink, jadilah…  Atau minta mentahnya saja, alias angpao…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal ada yang lebih mulia, yang dapat dikerjakan oleh mereka orang-orang terhormat, seperti kegiatan pemberian THR bagi fakir-miskin, anak yatim-piatu dan kaum dhuafah.  Toh, tidak seberapa yang dikeluarkan dibandingkan dengan rezeki yang didapat ketika duduk di singasana “jabatan basah”.  Hitung-hitung mencuci harta yang “suam-suam” alias tak jelas halal-haramnya… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tradisi unik lainnya adalah kesibukan di pusat-pusat perbelanjaan.  Mulai dari kesibukan para keluarga yang memborong bahan pembuat kue, softdrink, snack, baju baru, bahkan furniture khususnya kursi baru, sampai kesibukan para supir taksi, ojek, tukang becak, kuli angkut, bahkan preman yang mengintai mangsa...  Kesibukan ini semakin terasa menjelang detik-detik berakhirnya Bulan Suci Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tradisi berikutnya yang juga unik adalah keceriaan di “Malam Takbiran”.  Pada malam berakhirnya Ramadhan, tempat-tempat ibadah kaum muslim diramaikan dengan suara bedug bertalu-talu, mengiringi lapadz takbir yang berkumandang merdu dan syahdu.  Bahkan tidak sedikit diatara kita yang meneteskan air mata, ketika mendengar gema takbir berkumandang.  Entah beragam perasaan berkecamuk ketika itu, apalagi jika teringat keluarga yang jauh.  Jauh terpisah jarak, atau sudah tidak bersama lagi di dunia ini…  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-3314158389622753025?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/3314158389622753025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/lebaran-i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3314158389622753025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3314158389622753025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/lebaran-i.html' title='LEBARAN I'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyhtXs-gpI/AAAAAAAAANo/bYNI2_01U68/s72-c/IMG_2789.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-5708541943616375348</id><published>2009-10-01T21:05:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T21:08:38.031+07:00</updated><title type='text'>BUDIDAYA BELUT IV</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyghXf2s8I/AAAAAAAAANg/cc0Crrh_DdA/s1600-h/DSCN0308.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyghXf2s8I/AAAAAAAAANg/cc0Crrh_DdA/s200/DSCN0308.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389859349159392194" /&gt;&lt;/a&gt;Perkembangan Belut&lt;br /&gt;Belut berkembangbiak secara alami dialam terbuka dan dapat dibudidaya dengan perkembangbiakan normal dikolam dengan media pemeliharaan yang memenuhi persyaratan. Belut secara lami memiliki masa kawin selama musim hujan (4-5 bulan), dimalam hari dengan suhu sekitar 28° C atau lebih. Musim kawin ini ditandai dengan berkeliarannya belut jantan kepenjuru kolam, terutama ketepian dan dangkal yang akan menjadi lubang perkawinan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lubang berbentuk “U”dimana belut jantan akan membuat gelembung busa dipermukaan air untuk menarik perhatian betina, namun belut jantan menunggu pasangannya dikolam yang tidak berbusa. Telur-telur dikeluarkan disekitar lubang, dibawah busa dan setelah dibuahi akan dicakup pejantan untuk disemburkan dilubang persembunyian yang dijaga belut jantan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penetasan&lt;br /&gt;Telur-telur ini akan menetas setelah 9-10 hari, tetapi dalam pendederan menetas pada hari ke 12-14. Anak-anak belut ini memiliki kulit kuning yang semakin hari akan berangsur-angsur menjadi coklat. Belut jantan akan tetap menjaga sampai belut muda berusia dua minggu atau mereka meninggalkan sarang penetasan untuk mencari makanan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan dan kebiasaan makan&lt;br /&gt;Belut secara alamiah memakan segala jenis binatang kecil yang hidup atau terjatuh di air. Belut ini akan menyergap makanannya dengan membuat lubang perangkap, lubang ini menyerupai terowongan berdiameter 5 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hama belut&lt;br /&gt;Belut jarang terserang penyakit yang disebabkan oleh kuman atau bakteri, namun mereka sering kekurangan pangan, kekeringan atau dimakan sesama belut dan predator lainnya, sehingga memerlukan air mengalir agar tetap sehat.&lt;br /&gt;Setelah belut berkembang sesuai yang diharapkan, kita harus memperhatikan tata cara panen agar belut tidak luka dan tetap segar, baik untuk pasar lokal maupun antar daerah dan ekspor. Belut untuk pasar lokal hanya memerlukan ukuran sedang dengan umur 3-4 bulan, sedangkan ekspor perlu ukuran lebih besar dengan usia 6 – 7 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlakukan pasca panenpun juga harus diperhatikan, baik dalam membersihkan dan memperbaiki kolam pemeliharaan serta dilakukan penggantian media yang baru, sehingga makanan belut tidak habis bahkan semakin banyak.&lt;br /&gt;Belut merupakan makanan bergizi yang layak dikonsumsi manusia, sehingga dapat dipasarkan dimanapun, baik lokal maupun ekspor dengan harga yang cukup menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-5708541943616375348?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/5708541943616375348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/budidaya-belut-iv.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5708541943616375348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5708541943616375348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/10/budidaya-belut-iv.html' title='BUDIDAYA BELUT IV'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyghXf2s8I/AAAAAAAAANg/cc0Crrh_DdA/s72-c/DSCN0308.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-2470912052005927053</id><published>2009-09-30T20:56:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T21:05:20.084+07:00</updated><title type='text'>BUDIDAYA BELUT III</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Ssyf4Pe918I/AAAAAAAAANY/OtYcCF0LGxk/s1600-h/DSCN0295.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Ssyf4Pe918I/AAAAAAAAANY/OtYcCF0LGxk/s200/DSCN0295.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389858642633545666" /&gt;&lt;/a&gt;Pemilihan Benih&lt;br /&gt;Media pemeliharaan yang sudah lengkap dan siap untuk pemeliharaan, menuntut pemilihan bibit belut yang berkualitas agar menghasilkan keturunan normal.&lt;br /&gt;Syarat Benih Belut : pertama, anggota tubuh utuh dan mulus atau tidak cacat atau bekas gigitan. kedua, mampu bergerak lincah dan agresif. ketiga, penampilan sehat yang ditunjukan dengan tubuh yang keras, tidak lemas tatkala dipegang. keempat, tubuh berukuran kecil dan berwarna kuning kecoklatan. kelima, usia berkisar 2-4 bulan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu diperhatikan pula pemilihan induk belut jantan dan betina sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.  Ciri Induk Belut Jantan&lt;br /&gt;Berukuran panjang lebih dari 40 cm.&lt;br /&gt;Warna permukaan kulit gelap atau abu-abu.&lt;br /&gt;Bentuk kepala tumpul.&lt;br /&gt;Usia diatas sepuluh bulan.&lt;br /&gt;2.  Ciri Induk Belut Betina&lt;br /&gt;Berukuran panjang 20-30 cm&lt;br /&gt;Warna permukaan kulit cerah atau lebih muda&lt;br /&gt;Warna hijau muda pada punggung dan warna putih kekuningan pada perut&lt;br /&gt;Bentuk kepala runcing&lt;br /&gt;Usia dibawah sembilan bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-2470912052005927053?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/2470912052005927053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/budidaya-belut-iii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/2470912052005927053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/2470912052005927053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/budidaya-belut-iii.html' title='BUDIDAYA BELUT III'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Ssyf4Pe918I/AAAAAAAAANY/OtYcCF0LGxk/s72-c/DSCN0295.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4533109754273336789</id><published>2009-09-29T20:52:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:55:31.741+07:00</updated><title type='text'>BUDIDAYA BELUT II</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsydMEXXmhI/AAAAAAAAANI/MsVuIbvY8xk/s1600-h/6616_1112289650530_1325577325_30333928_3301058_s%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 97px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsydMEXXmhI/AAAAAAAAANI/MsVuIbvY8xk/s200/6616_1112289650530_1325577325_30333928_3301058_s%5B1%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389855684711389714" /&gt;&lt;/a&gt;Tempat/Lokasi Budidaya&lt;br /&gt;Pemilihan lokasi bakal pembuatan kolam ditempat yang tidak secara langsung terkena sinar matahari, meskipun dapat disiasati dengan pemberian peneduh. Disamping itu luas lahan dengan memperhatikan kemiringan dan batas calon kolam. Kolam ini dapat diatas tanah atau galian tanah, hal ini tergantung pada luas lahan yang akan memudahkan pengamatan, pembangunan konstruksi kolam, seperti pintu air, saringan dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan kolam&lt;br /&gt;Lokasi yang telah ditentukan dengan memperhatikan persyaratan teknis dan jenis kolam, baik kolam penampungan induk, kolam pemijahan dan pendederan serta kolam pembesaran. Kolam-kolam ini memiliki ukuran tersndiri, pertama, Kolam Penampungan Induk berukuran 200 cm x 400 cm x 80 cm, kedua Kolam Pemijahan 200 cm x 200 cm x 100 cm, ketiga, Kolam Pembesaran 500 cm x 500 cm x 120 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media Pemeliharaan&lt;br /&gt;Kolam budidaya belut menggunakan media pemelihaan sebagai tempat hidup berupa tanah/lumpur sawah yang dikeringkan, pupuk kandang, pupuk kompos (sekam/gabah padi yang dibusukkan), jerami padi, cincangan batang pisang, pupuk urea dan NPK dengan perbandingan kurang lebih sebagai berikut :&lt;br /&gt;Lapisan paling bawah tanah/lumpur setinggi 20 cm.&lt;br /&gt;1.  Lapisan pupuk kandang setinggi 5 cm.&lt;br /&gt;2.  Lapisan tanah/lumpur setinggi 10 cm.&lt;br /&gt;3.  Lapisan Pupuk kompos setinggi 5 cm.&lt;br /&gt;4.  Lapisan tanah/lumpur setinggi 10 cm.&lt;br /&gt;5.  Lapisan jerami padi setinggi 15 cm, yang diatasnya ditaburi secara merata pupuk urea 2,5 kg dan NPK 2,5 kg untuk ukuran kolam 500 cm x 500 cm. &lt;br /&gt;6. Perbandingan jumlah pupuk dan luas kolam ini juga dipergunakan dalam ukuran kolam, baik lebih besar maupun kecil.&lt;br /&gt;7. Lapisan tanah/lumpur setinggi 20 cm.&lt;br /&gt;8. Lapisan air dengan kedalaman setinggi 15 cm, yang ditaburi secara merata batang pisang sampai menutupi permukaan kolam.&lt;br /&gt;Seluruh media pemeliharaan ini didiamkan agar terjadi proses permentasi dan siap untuk pemeliharaan belut selama kurang lebih dua minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4533109754273336789?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4533109754273336789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/budidaya-belut-ii.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4533109754273336789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4533109754273336789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/budidaya-belut-ii.html' title='BUDIDAYA BELUT II'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsydMEXXmhI/AAAAAAAAANI/MsVuIbvY8xk/s72-c/6616_1112289650530_1325577325_30333928_3301058_s%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-883880522466007517</id><published>2009-09-28T20:45:00.001+07:00</published><updated>2009-10-07T20:56:13.125+07:00</updated><title type='text'>BUDIDAYA BELUT I</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsycYMf5lXI/AAAAAAAAANA/jrg7OeCMdok/s1600-h/6616_1109637024216_1325577325_30326889_1031805_s%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 97px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsycYMf5lXI/AAAAAAAAANA/jrg7OeCMdok/s200/6616_1109637024216_1325577325_30326889_1031805_s%5B1%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389854793541457266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Belut&lt;/strong&gt; adalah sekelompok ikan berbentuk mirip ular yang termasuk dalam suku Synbranchidae.  Suku ini terdiri dari empat genera dengan total 20 jenis.  Jenis-jenisnya banyak yang belum diperikan dengan lengkap sehingga angka-angka itu dapat berubah.  Anggotanya bersifat pantropis (ditemukan di semua daerah tropika).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Belut berbeda dengan sidat, yang sering dipertukarkan.  Ikan ini boleh dikatakan tidak memiliki sirip, kecuali sirip ekor yang juga tereduksi, sementara sidat masih memiliki sirip yang jelas.  Ciri khas belut yang lain adalah tidak bersisik (atau hanya sedikit), dapat bernafas dari udara, bukaan insang sempit, tidak memiliki kantung renang dan tulang rusuk.  Belut praktis merupakan hewan air darat, sementara kebanyakan sidat hidup di laut meski ada pula yang di air tawar.  Mata belut kebanyakan tidak berfungsi baik; jenis-jenis yang tinggal di gua malahan buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran tubuh bervariasi.  Monopterus indicus hanya berukuran 8,5 cm, sementara belut marmer Synbranchus marmoratus diketahui dapat mencapai 1,5m.  Belut sawah sendiri, yang biasa dijumpai di sawah dan dijual untuk dimakan, dapat mencapai panjang sekitar 1m (dalam bahasa Betawi disebut moa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan belut tidak suka berenang dan lebih suka bersembunyi di dalam lumpur.  Semua belut adalah pemangsa.  Daftar mangsanya biasanya hewan-hewan kecil di rawa atau sungai, seperti ikan, katak, serangga, serta krustasea kecil.&lt;br /&gt;Budidaya Belut saat ini dirasa sangat menguntungkan mengingat permintaan dalam dan luar negeri terus meningkat, namun Belut alam yang hidup bebas sangat sulit ditemukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan pestisida pembahas hama dilahan pertanian ternyata berdampak menghilangnya sebagian spesies ikan, termasuk belut.  Hal ini sangat memprihatinkan, bila dipandang dari segi keseimbangan alam.  Kelestarian alam merupakan tanggungjawab bersama penghuni bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budidaya Belut sebenarnya tidak sulit dan juga tidak mahal.  Masyarakat yang memiliki lahan sempit pun dapat memelihara belut.  Secara Teknis Budidaya dan pemeliharaan belut (monopterus albus) hanya memerlukan perhatian dalam memilih tempat/lokasi budidaya, pembuatan kolam, media pemeliharaan, memilih benih, perkembangbiakan belut, penetasan, makanan dan kebiasaan makan serta hama.  Disisi lain kita memerlukan tata cara panen, pasca panen, pemasaran dan pencatatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-883880522466007517?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/883880522466007517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/belut-monopterus-albus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/883880522466007517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/883880522466007517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/belut-monopterus-albus.html' title='BUDIDAYA BELUT I'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsycYMf5lXI/AAAAAAAAANA/jrg7OeCMdok/s72-c/6616_1109637024216_1325577325_30326889_1031805_s%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-1570331072111416269</id><published>2009-09-27T20:42:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:45:27.549+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE KELABU</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsybJ4xEGHI/AAAAAAAAAM4/0vLHYgAnoAQ/s1600-h/alya+figura.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 136px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsybJ4xEGHI/AAAAAAAAAM4/0vLHYgAnoAQ/s200/alya+figura.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389853448214943858" /&gt;&lt;/a&gt;Malam minggu,&lt;br /&gt;Tiada yang ditunggu,&lt;br /&gt;Engkau jauh,&lt;br /&gt;Dia jauh,&lt;br /&gt;Mereka jauh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam minggu,&lt;br /&gt;Hanya termangu,&lt;br /&gt;Ruang bisu,&lt;br /&gt;Piranti gagu,&lt;br /&gt;Lidah kelu…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Malam minggu,&lt;br /&gt;Lantai abu-abu,&lt;br /&gt;Kursi biru,&lt;br /&gt;Meja baru,&lt;br /&gt;Bunga layu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam minggu,&lt;br /&gt;Wajah kaku,&lt;br /&gt;Jemari beradu,&lt;br /&gt;Huruf satu-satu,&lt;br /&gt;Jadi episode kelabu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata sayu,&lt;br /&gt;Jiwa sendu,&lt;br /&gt;Hati ragu,&lt;br /&gt;Akankah berlalu,&lt;br /&gt;Sebuah bayang semu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berlalu,&lt;br /&gt;Esok menunggu,&lt;br /&gt;Harapan terus baru,&lt;br /&gt;Kenangan tetap satu,&lt;br /&gt;Kau, dia, mereka dan diriku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-1570331072111416269?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/1570331072111416269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-kelabu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1570331072111416269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1570331072111416269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-kelabu.html' title='SEBUAH EPISODE KELABU'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsybJ4xEGHI/AAAAAAAAAM4/0vLHYgAnoAQ/s72-c/alya+figura.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-5912877934416339594</id><published>2009-09-26T20:39:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:42:09.372+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE BEBAS</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyadAlR7EI/AAAAAAAAAMw/HJm4z6kkkjc/s1600-h/ayah,+alfi,+alya+disorot.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyadAlR7EI/AAAAAAAAAMw/HJm4z6kkkjc/s200/ayah,+alfi,+alya+disorot.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389852677218888770" /&gt;&lt;/a&gt;Jam sembilan malam ini,&lt;br /&gt;Terbebas diri,&lt;br /&gt;Dari ilusi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam sepuluh malam ini,&lt;br /&gt;Bebas memilih,&lt;br /&gt;Lepas jadi…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penjara hati memang sulit,&lt;br /&gt;Lebih dari perut melilit,&lt;br /&gt;Atau hutang membelit,&lt;br /&gt;Sungguh sakit…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korbanan rasa memang beda,&lt;br /&gt;Dari harta tak berhingga,&lt;br /&gt;Lebih dari nilai segala,&lt;br /&gt;Tentang cinta…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam sebelas malam ini,&lt;br /&gt;Masih saja di penjara hati,&lt;br /&gt;Belum rela bergeser bebaskan diri,&lt;br /&gt;Neraka ini memang membuat ngeri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah badan kuberi racun,&lt;br /&gt;Dengan caffeine dan nicotine…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada memendam rasa salah,&lt;br /&gt;Lebih baik kubebaskan saja dia…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebas… bebas…&lt;br /&gt;Bebaslah hati…&lt;br /&gt;Bebas… bebas…&lt;br /&gt;Bebas memilih…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masihlah…&lt;br /&gt;Atau sudahlah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-5912877934416339594?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/5912877934416339594/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-bebas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5912877934416339594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5912877934416339594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-bebas.html' title='SEBUAH EPISODE BEBAS'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyadAlR7EI/AAAAAAAAAMw/HJm4z6kkkjc/s72-c/ayah,+alfi,+alya+disorot.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-9183646292123276410</id><published>2009-09-25T20:37:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:39:44.360+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE NIKMAT</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyZ6DnbKcI/AAAAAAAAAMo/Sr3oOodvjQ4/s1600-h/ayah+papan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyZ6DnbKcI/AAAAAAAAAMo/Sr3oOodvjQ4/s200/ayah+papan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389852076737767874" /&gt;&lt;/a&gt;Kolak kolang-kaling pisang raja,&lt;br /&gt;Es kelapa muda gula merah,&lt;br /&gt;Segelas kopi agak pahit,&lt;br /&gt;Sebatang rokok,&lt;br /&gt;Sebuah ide…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup memang untuk dinikmati saja,&lt;br /&gt;Karena ketika mati nikmat itu sirna,&lt;br /&gt;Walau hanya sekedar mati rasa…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sepiring nasi beras ladang,&lt;br /&gt;Sepotong tempe gorengan,&lt;br /&gt;Semangkuk sup hangat,&lt;br /&gt;Sesendok sambal tomat,&lt;br /&gt;Hati senang,&lt;br /&gt;Jiwa nikmat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup kaya bukan lantaran harta,&lt;br /&gt;Sebab bahagia lebih dari segalanya,&lt;br /&gt;Nikmat hidup hanyalah sederhana,&lt;br /&gt;Selalu bersyukur dan ikhlas menerima…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebatang rokok lagi sehabis makan,&lt;br /&gt;Segelas kopi agak pahit lagi jadi teman,&lt;br /&gt;Sebuah layar datar dengan sebaris tuts huruf,&lt;br /&gt;Lengkaplah hanya untuk sekedar nikmati hidup…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup cuma sekali,&lt;br /&gt;Jadikan ia berarti…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-9183646292123276410?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/9183646292123276410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-nikmat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/9183646292123276410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/9183646292123276410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-nikmat.html' title='SEBUAH EPISODE NIKMAT'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyZ6DnbKcI/AAAAAAAAAMo/Sr3oOodvjQ4/s72-c/ayah+papan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-1231616792440828958</id><published>2009-09-24T20:35:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:37:43.511+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE BERPISAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyZbbifsuI/AAAAAAAAAMg/yDV8JwrXc48/s1600-h/ayah2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 139px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyZbbifsuI/AAAAAAAAAMg/yDV8JwrXc48/s200/ayah2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389851550583599842" /&gt;&lt;/a&gt;Selepas buka hari ini,&lt;br /&gt;Ayah akan pergi lagi,&lt;br /&gt;Entah berapa hari,&lt;br /&gt;Menjelang idul fitri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehabis sholat isya nanti,&lt;br /&gt;Ayah akan merantau lagi,&lt;br /&gt;Mencari nafkah untuk lebaran nanti,&lt;br /&gt;Untuk beli baju baru dan pernik idul fitri…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Doakan ayah dapat rezeki melimpah,&lt;br /&gt;Dari jalan yang terang, halal dan penuh berkah,&lt;br /&gt;Agar lekat di raga dan jiwa menjadi aliran darah,&lt;br /&gt;Agar anak-anak tumbuh perkasa, cerdas dan takwa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat memang rasanya,&lt;br /&gt;Pergi meninggalkan bahagia,&lt;br /&gt;Untuk bertarung dalam hidup dan kerja,&lt;br /&gt;Namun inilah makna tanggung jawab kepala keluarga…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk apalagi mengais rezeki,&lt;br /&gt;Jika bukan untuk keluarga terkasih…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk apa merelakan hari-hari sepi,&lt;br /&gt;Kalau bukan untuk anak-anak dan isteri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa kalian adalah mukjizat alami,&lt;br /&gt;Bagi ayah yang berjuang tanpa letih…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu dan cinta kalian adalah kekuatan hati,&lt;br /&gt;Untuk ayah yang tak lagi rasakan onak dan duri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab hidup adalah perjuangan menggapai asa,&lt;br /&gt;Sebab bagi ayah keluarga adalah segalanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-1231616792440828958?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/1231616792440828958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-berpisah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1231616792440828958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1231616792440828958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-berpisah.html' title='SEBUAH EPISODE BERPISAH'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyZbbifsuI/AAAAAAAAAMg/yDV8JwrXc48/s72-c/ayah2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-3394669908215095780</id><published>2009-09-23T20:33:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:35:51.220+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE BERBUKA</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyY9ZjQXqI/AAAAAAAAAMY/Plk4Sk928TE/s1600-h/alya+artis.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyY9ZjQXqI/AAAAAAAAAMY/Plk4Sk928TE/s200/alya+artis.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389851034653843106" /&gt;&lt;/a&gt;Jam enam sore di hari ini bulan ini,&lt;br /&gt;Seperti kemarin dan juga esoknya,&lt;br /&gt;Saat-saat menunggu buka puasa tiba…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di gelaran karpet kecil telah sedia,&lt;br /&gt;Hidangan berbuka penawar dahaga,&lt;br /&gt;Es kelapa muda, kolak dan irisan buah…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jam enam lewat lima belas menit tiba,&lt;br /&gt;Tabuhan bedug pertanda saat berbuka,&lt;br /&gt;Tangan tengadah berdoa kepada Sang Pencipta,&lt;br /&gt;Bersyukur akan hari-hari yang dilalui karena-Nya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sengaja kami berbuka puasa,&lt;br /&gt;Wajib atas kami karena Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulut mungil buah hati kami berdecap lucu,&lt;br /&gt;Menyeruput es kelapa muda suguhan bunda…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali celoteh canda turut mewarnai,&lt;br /&gt;Sementara hidangan buka tandas tak tersisa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segarnya es kelapa muda,&lt;br /&gt;Lebih dari sekedar penawar dahaga,&lt;br /&gt;Karena hikmah dibaliknya lebih bermakna,&lt;br /&gt;Akan arti menikmati rahmat dengan sederhana…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti saat berbuka,&lt;br /&gt;Seperti saat beribadah,&lt;br /&gt;Seperti saat bahagia membuncah,&lt;br /&gt;DIA memang Maha Kaya dan Pemurah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita manusia tinggal mengartikannya,&lt;br /&gt;Tiada berlebih dan tiada bersisa,&lt;br /&gt;Hidup dan keluarga ini ada,&lt;br /&gt;Hanya karena Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-3394669908215095780?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/3394669908215095780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-berbuka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3394669908215095780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3394669908215095780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-berbuka.html' title='SEBUAH EPISODE BERBUKA'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyY9ZjQXqI/AAAAAAAAAMY/Plk4Sk928TE/s72-c/alya+artis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-7262419880234632060</id><published>2009-09-22T20:28:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:33:34.470+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE SAHUR</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyXsJwYLzI/AAAAAAAAAMQ/6NYDLnMo0FQ/s1600-h/alfi+afrika.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 143px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyXsJwYLzI/AAAAAAAAAMQ/6NYDLnMo0FQ/s200/alfi+afrika.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389849638844510002" /&gt;&lt;/a&gt;Setengah empat dinihari,&lt;br /&gt;Lelap terjaga oleh gaduh anak masjid,&lt;br /&gt;Tetabuhan bertingkah kadang tak teratur,&lt;br /&gt;Seiring teriakan sengau bangunkan sahur…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat mata menggeliat perih,&lt;br /&gt;Kantuk yang tertahan karena sebuah keharusan,&lt;br /&gt;Esok harinya wajib puasa tunaikan rukun agama,&lt;br /&gt;Sementara juga contoh bagi isteri, anak dan keluarga…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lelaki kecil umur tujuh tahunan juga terbangun,&lt;br /&gt;Ketika sang ayah ajarkan sebuah ritual keyakinan,&lt;br /&gt;Bahwa hidup ini harus dihiasi dengan keimanan,&lt;br /&gt;Supaya kelak kuat ketika diterpa badai kehidupan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis kecil umur tiga tahunan menggeliat terjaga,&lt;br /&gt;Ketika sang bunda ajak nikmati arti kebersamaan,&lt;br /&gt;Dalam sebuah tuntunan keluarga sederhana sakinah,&lt;br /&gt;Supaya nanti tegar mendampingi nakhoda pilihan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam tiga dinihari bunda sudah terjaga,&lt;br /&gt;Menyiapkan sajian sahur bernuansa tradisi,&lt;br /&gt;Keluarga memang butuh sebuah ajaran lama,&lt;br /&gt;Tentang memegang tradisi luhur nan lestari…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku, bunda isteriku serta anakku Alfi dan Alya,&lt;br /&gt;Setiap tahun di satu bulan suci selalu menanti,&lt;br /&gt;Saat bahagia beribadah di bulan penuh berkah,&lt;br /&gt;Jelang hari kemenangan penuh ceria di idhul fitri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahur menjadi dinihari yang dinanti,&lt;br /&gt;Saat melawan kantuk dan lelap lena,&lt;br /&gt;Sahur menjadi penawar hidup nan gurih,&lt;br /&gt;Sebab badai masalah menggoreng jiwa lelah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam empat dinihari,&lt;br /&gt;Saat hidangan sahur telah tersaji,&lt;br /&gt;Semburat niat puasa terucap lirih,&lt;br /&gt;Dari kelu lidah soleh keluarga islami…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tanda imsyak datang sudah,&lt;br /&gt;Alya si gadis kecil tetap di dapur membantu bunda,&lt;br /&gt;Membereskan sisa sajian sahur yang masih tersisa,&lt;br /&gt;Sementara abangnya si Alfi menonton tivi siarah dakwah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terharu dan bahagia,&lt;br /&gt;Aku merasa inilah keluarga…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga kecil nan sederhana,&lt;br /&gt;Keluarga penyejuk relung jiwa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasti suasana sahur selalu kurindu,&lt;br /&gt;Pasti bukan hanya masakan isteriku,&lt;br /&gt;Kebersamaan dalam cinta menjadi nomor satu,&lt;br /&gt;Dari ikatan suci keluarga yang terlahir dari kalbu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh selalu kurindu saat-saat sahur itu,&lt;br /&gt;Dari waktu ke waktu yang berlalu,&lt;br /&gt;Dari sisa nafas yang tak tentu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-7262419880234632060?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/7262419880234632060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-sahur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7262419880234632060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7262419880234632060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-sahur.html' title='SEBUAH EPISODE SAHUR'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyXsJwYLzI/AAAAAAAAAMQ/6NYDLnMo0FQ/s72-c/alfi+afrika.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-486860518958176763</id><published>2009-09-21T20:26:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:28:29.367+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE BAHAGIA</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyXPrPoKNI/AAAAAAAAAMI/nDbx8mHHXvw/s1600-h/ayah+oscar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyXPrPoKNI/AAAAAAAAAMI/nDbx8mHHXvw/s200/ayah+oscar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389849149617744082" /&gt;&lt;/a&gt;Jam tiga dinihari,&lt;br /&gt;Mobil yang kutumpangi berhenti,&lt;br /&gt;Tepat di depan pagar rumah beraroma melati…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pintu pagar terali halaman penuh bunga,&lt;br /&gt;Seorang perempuan menunggu dengan sumringah,&lt;br /&gt;Terlihat cantik dengan tatapannya nan penuh cinta…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sesaat kemudian kulangkahkan kaki masuk ke rumah,&lt;br /&gt;Rumah yang kami dapat dengan keringat dan jerih payah,&lt;br /&gt;Saat bersama merenda hari-hari penuh suka duka dan cerita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aroma rumah ini tak kan ku lupa,&lt;br /&gt;Sensasi nyaman menyergap raga…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayup terdengar sapaan “Aldo” si pejantan kucing Persia,&lt;br /&gt;Dari kamar mengalun dengkuran halus anak-anakku tercinta,&lt;br /&gt;Gemericik air aquarium besar ruang tamu turut menambah&lt;br /&gt;serasa tentram ruang-ruang jiwa yang rindu kembali ke rumah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahagia luar biasa…&lt;br /&gt;Bahagia jiwa raga…&lt;br /&gt;Kembali ke dekapan sisi jiwa…&lt;br /&gt;Bersama untuk hari-hari tersisa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-486860518958176763?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/486860518958176763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-bahagia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/486860518958176763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/486860518958176763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-bahagia.html' title='SEBUAH EPISODE BAHAGIA'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyXPrPoKNI/AAAAAAAAAMI/nDbx8mHHXvw/s72-c/ayah+oscar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-5632405682558494044</id><published>2009-09-20T20:23:00.001+07:00</published><updated>2009-10-07T20:26:30.563+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE KEMBALI</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyWu1UOpEI/AAAAAAAAAMA/349EJkzTkt8/s1600-h/alfi+alya+billboard.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 164px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyWu1UOpEI/AAAAAAAAAMA/349EJkzTkt8/s200/alfi+alya+billboard.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389848585385714754" /&gt;&lt;/a&gt;Kembali dari perantauan nun jauh di mata,&lt;br /&gt;Terbayang rumah, isteri dan anak-anak tercinta,&lt;br /&gt;Entah telah sebagaimana rupa dan prilaku mereka,&lt;br /&gt;Saat berapa lama terpisah raga dari sang nakhoda bahtera…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Istriku pasti tambah langsing dan ayu,&lt;br /&gt;Sebab berdiet ketat dan minum pelangsing tubuh,&lt;br /&gt;Ditambah fikiran jauh berbaur menjadi segunung rindu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak laki-lakiku pasti tambah pintar dan nakal,&lt;br /&gt;Sebab naik kelas dan bertambah kawan dikenal,&lt;br /&gt;Ditambah lingkungan modern yang cenderung brutal…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak perempuanku pasti tambah cantik dan kenes,&lt;br /&gt;Sebab suka didandani bundanya sampai bikin gemes,&lt;br /&gt;Ditambah celoteh lucu dari meniru siapa saja yang interes…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali memang selalu membuat rindu,&lt;br /&gt;Dari keinginan bertemu dengan cinta dan masa lalu,&lt;br /&gt;Masa dimana semua seperti belum terenggut sepi nan bisu,&lt;br /&gt;Saat menanti untuk kembali ke rumah, istri dan anak-anakku,&lt;br /&gt;Yang ditinggal kemarin sebab demi kehidupan pencarian sesuatu,&lt;br /&gt;Sesuatu itu harapan, cita-cita, kasih, sayang, cinta dan segumpal rindu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-5632405682558494044?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/5632405682558494044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-kembali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5632405682558494044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5632405682558494044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-kembali.html' title='SEBUAH EPISODE KEMBALI'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyWu1UOpEI/AAAAAAAAAMA/349EJkzTkt8/s72-c/alfi+alya+billboard.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-6106965968546938663</id><published>2009-09-19T20:20:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:23:00.620+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE MEMENDAM</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyV9hxFilI/AAAAAAAAAL4/79VB6ye7nDY/s1600-h/ayah+billboard.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyV9hxFilI/AAAAAAAAAL4/79VB6ye7nDY/s200/ayah+billboard.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389847738324453970" /&gt;&lt;/a&gt;Semua yang memendam sungguh menyiksa,&lt;br /&gt;Memendam kerinduan bukanlah pilihan bijaksana,&lt;br /&gt;Memendam hasrat juga bukan solusi masalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi memendam benci yang membara,&lt;br /&gt;Bagai berjalan di atas duri bernanah,&lt;br /&gt;Atau hidup di dunia antah berantah…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Semua yang memendam tidak menentramkan jiwa,&lt;br /&gt;Memendam cinta yang membuncah di dada hingga kepala,&lt;br /&gt;Atau ketika memendam amarah entah kepada siapa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi memendam gagasan digjaya,&lt;br /&gt;Cukup dinanti kemudian diambil alih siapa,&lt;br /&gt;Sungguh menyakitkan sampai di aliran darah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku pendam rindu untuk siapa,&lt;br /&gt;Ku tanam hasrat juga untuk apa,&lt;br /&gt;Ku semai benci lalu jadi bagaimana…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku tuai cinta berbayang dusta buat apa,&lt;br /&gt;Ku tahan juga banyak gagasan seberapa lama,&lt;br /&gt;Sebab memendam bukan menyelesaikan segala…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-6106965968546938663?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/6106965968546938663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-memendam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6106965968546938663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6106965968546938663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-memendam.html' title='SEBUAH EPISODE MEMENDAM'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyV9hxFilI/AAAAAAAAAL4/79VB6ye7nDY/s72-c/ayah+billboard.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8163963192724323317</id><published>2009-09-18T20:19:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:20:48.493+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE KETAKUTAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyVcmDiFlI/AAAAAAAAALw/Lmc20YuUK9g/s1600-h/alfi+ayah+dinding.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 137px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyVcmDiFlI/AAAAAAAAALw/Lmc20YuUK9g/s200/alfi+ayah+dinding.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389847172539881042" /&gt;&lt;/a&gt;Aku tak boleh bicara,&lt;br /&gt;Aku dilarang bekerja,&lt;br /&gt;Aku diminta diam saja,&lt;br /&gt;Manakala mereka ada…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak kuasa bicara,&lt;br /&gt;Aku tak sanggup bekerja,&lt;br /&gt;Aku memilih mematung saja,&lt;br /&gt;Manakala mereka memintanya…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun aku juga tak kuasa,&lt;br /&gt;Tuk berikan tenaga bahkan jiwa,&lt;br /&gt;Juga persembahan raga bahkan nyawa,&lt;br /&gt;Manakala semua korbanan akan jadi sia-sia…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan mereka memang berbeda,&lt;br /&gt;Bahkan aku dan kamu tidaklah sama,&lt;br /&gt;Memandang arti takut dalam kehidupan,&lt;br /&gt;Sebab dibutuhkan lebih dari sekedar keberanian,&lt;br /&gt;Untuk menghadapi hidup yang penuh warna…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8163963192724323317?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8163963192724323317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-ketakutan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8163963192724323317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8163963192724323317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-ketakutan.html' title='SEBUAH EPISODE KETAKUTAN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyVcmDiFlI/AAAAAAAAALw/Lmc20YuUK9g/s72-c/alfi+ayah+dinding.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-3804738319236031181</id><published>2009-09-17T19:41:00.000+07:00</published><updated>2009-10-01T20:23:59.129+07:00</updated><title type='text'>MUDIK LEBARAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsSkMVYhfmI/AAAAAAAAAKw/Bn-4zy0IPz8/s1600-h/KOTA.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 128px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsSkMVYhfmI/AAAAAAAAAKw/Bn-4zy0IPz8/s200/KOTA.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387611586047344226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;MUDIK LEBARAN&lt;/strong&gt; menjadi tradisi unik, eksotik dan kolosal, dan hanya terjadi di Indonesia. Tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman dari perantauan menjelang perayaan hari raya umat Islam, menjadi sebuah fenomena yang telah berlangsung lama, serta menyisakan banyak cerita dan kenangan tersendiri bagi pelaku mudik lebaran.  Ada kebahagiaan tersendiri, disamping tak jarang menyisakan kesedihan yang mendalam dari kejadian yang bernama mudik...  &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Keceriaan terpancar dari wajah-wajah bahagia bercampur rindu dengan keluarga di tanah asal, manakala lebaran kali ini berkesempatan untuk mudik.  Namun juga ada kesedihan yang syahdu dari mereka yang jangankan untuk mudik, untuk makan keseharian saja masih berjuang.  Atau ketika ada bagian keluarga yang tidak dapat ditemui lagi di tradisi mudik lebaran kali ini, karena telah dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu sebelum hari raya, bahkan jauh hari, tempat pemberangkatan umum ramai, penuh sesak calon penumpang.  Entah di terminal bis, stasiun kereta api, pelabuhan kapal laut, atau di bandara.  Jalanan juga ramai oleh arus mudik kendaraan pribadi, mobil ataupun motor.  Tak jarang kejadian tidak mengenakkan atau musibah kecelakaan terjadi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan unik, terkadang &lt;em&gt;konyol&lt;/em&gt; terlihat dari prilaku para pemudik.  Dengan barang bawaan, yang kebanyakan adalah oleh-oleh untuk keluarga di kampung, dandanan yang "gaul" atau perlente, wajah sumringah bercampur kusut karena kelelahan antri membeli tiket, menjadi sebuah pemandangan "eksotis".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan, bahkan ribuan pemudik memadati tempat pemberangkatan, juga jalan raya menjadi sesuatu yang "kolosal".  Ramai, sesak dan "kusut" tergambar, terlebih turut diramaikan juga dengan pedagang asongan, sampai &lt;em&gt;calo tiket&lt;/em&gt;.  Warung pinggir jalan "kagetan" juga bermunculan di sepanjang jalur mudik, turut menangguk rezeki dari "kocek" para pemudik yang mampir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tua, muda, miskin, kaya, larut dalam suasana khas mudik pulang kampung.  Sayangnya, sebagian dari para pemudik yang mestinya masih berpuasa, terlihat tidak puasa.  Padahal bulan puasa masih belum usai.  Padahal lebaran adalah perayaan kemenangan bagi mereka yang sebulan penuh telah menunaikan ibadah puasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh dan unik, tapi nyata terjadi setiap tahunnya di bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri.  Aneh karena terjadi terus berulang tiap tahunnya dan hanya di Indonesia.   Unik karena setiap tahun arus pemudik terus bertambah ramai, dan selalu ada saja kejadian atau musibah.  Kecelakaan, &lt;em&gt;kecopetan&lt;/em&gt;, atau tidak kebagian tiket angkutan umum lebaran, sehingga gagal mudik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segala keunikan dan kejadian di hari mudik, tentu menjadi perhatian banyak pihak untuk mengantisipasinya.  Baik dari aparat, pelaku atau "agen" perjalan, juga para pemudik itu sendiri.  Hal-hal yang tidak diinginkan, tidak semestinya terjadi di suasana bahagia menyambut hari kemenangan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tradisi mudik lebaran tetap abadi di Indonesia, namun juga tetap memberikan suasana kondusif, semakin aman dan tidak menyisakan cerita duka.  Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1430 Hijriah, mohon maaf lahir dan bathin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-3804738319236031181?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/3804738319236031181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/mudik-lebaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3804738319236031181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3804738319236031181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/mudik-lebaran.html' title='MUDIK LEBARAN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsSkMVYhfmI/AAAAAAAAAKw/Bn-4zy0IPz8/s72-c/KOTA.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8528272783121585581</id><published>2009-09-16T20:16:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:18:58.340+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE SENJA</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyU4thJB2I/AAAAAAAAALo/ix4qSUaNJyA/s1600-h/ayah+berlayar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyU4thJB2I/AAAAAAAAALo/ix4qSUaNJyA/s200/ayah+berlayar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389846556067825506" /&gt;&lt;/a&gt;Senja temaram di dermaga,&lt;br /&gt;Kapal dan pelabuhan bersenggama,&lt;br /&gt;Anak buah kapal dan kuli bercengkerama,&lt;br /&gt;Penjahat dan perempuan nakal bercumbu mesra…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara nelayan kecil bersiap menjala,&lt;br /&gt;Pada malam dingin di belantara samudera,&lt;br /&gt;Mendapat ikan untuk ditukar uang tak seberapa,&lt;br /&gt;Demi terus melanjutkan hidupnya dan keluarga…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Senja bergulir berganti malam,&lt;br /&gt;Kapal berlayar memecah kelam,&lt;br /&gt;Beberapa orang pelabuhan jalani hidup yang hitam,&lt;br /&gt;Banyak nelayan tetap menjalani hidup dalam lilitan hutang…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja pada suatu ketika,&lt;br /&gt;Menjadi saksi fenomena hidup anak manusia,&lt;br /&gt;Yang gamang melewati pergantian malam yang maya,&lt;br /&gt;Pada hasil goresan pena dan ketikan huruf tak bermakna…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8528272783121585581?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8528272783121585581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-senja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8528272783121585581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8528272783121585581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-senja.html' title='SEBUAH EPISODE SENJA'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyU4thJB2I/AAAAAAAAALo/ix4qSUaNJyA/s72-c/ayah+berlayar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-6927045969987067821</id><published>2009-09-15T20:08:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:15:58.968+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE SEJARAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyS9jcdSjI/AAAAAAAAALg/FfOxpSYFXMI/s1600-h/ayah+tua.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 132px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyS9jcdSjI/AAAAAAAAALg/FfOxpSYFXMI/s200/ayah+tua.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389844440239917618" /&gt;&lt;/a&gt;Proklamasi,&lt;br /&gt;Kami bangsa Indonesia menyatakan,&lt;br /&gt;Dengan ini kemerdekaanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proklamasi,&lt;br /&gt;Kami pemuda Indonesia menyatakan,&lt;br /&gt;Satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Proklamasi,&lt;br /&gt;Kami rakyat Indonesia menyatakan,&lt;br /&gt;Sampai detik ini kami belum merdeka juga…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proklamasi,&lt;br /&gt;Kami penulis Indonesia menyatakan,&lt;br /&gt;Sejarah jangan hanya jadi tulisan emas di buku tua,&lt;br /&gt;Indah namun lapuk, dan sebentar lagi akan musnah sia-sia…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-6927045969987067821?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/6927045969987067821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-sejarah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6927045969987067821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6927045969987067821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-sejarah.html' title='SEBUAH EPISODE SEJARAH'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyS9jcdSjI/AAAAAAAAALg/FfOxpSYFXMI/s72-c/ayah+tua.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4740571132044079172</id><published>2009-09-14T20:06:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:15:36.729+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE HEROIK</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsySdhv8UNI/AAAAAAAAALY/yY43hy9eaEg/s1600-h/ayah+demo.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 194px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsySdhv8UNI/AAAAAAAAALY/yY43hy9eaEg/s200/ayah+demo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389843890028957906" /&gt;&lt;/a&gt;Akan kuayunkan senjata pusaka usang,&lt;br /&gt;Untuk membela kaum yang lemah dan malang…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan ku bidikkan warisan senapan tua,&lt;br /&gt;Ke dada musuh yang pongah dan jumawa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan ku relakan jiwa dan raga,&lt;br /&gt;Untuk perjuangan merebut segenap asa…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun takkan ku ikhlaskan hati nurani,&lt;br /&gt;Hanya untuk mendapat gelar pahlawan sepi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merdeka atau mati,&lt;br /&gt;Pilihan mudah namun tak pasti,&lt;br /&gt;Sebab hidup tidak merdeka terasa pedih,&lt;br /&gt;Sebab merdeka tapi mati juga akan merugi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4740571132044079172?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4740571132044079172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-heroik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4740571132044079172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4740571132044079172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-heroik.html' title='SEBUAH EPISODE HEROIK'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsySdhv8UNI/AAAAAAAAALY/yY43hy9eaEg/s72-c/ayah+demo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4537864694829822371</id><published>2009-09-13T20:03:00.001+07:00</published><updated>2009-10-07T20:15:01.683+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE KERAGUAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyR_olwbqI/AAAAAAAAALQ/B5X52OnBt9k/s1600-h/ayah+serem.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyR_olwbqI/AAAAAAAAALQ/B5X52OnBt9k/s200/ayah+serem.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389843376469208738" /&gt;&lt;/a&gt;Aku ragu untuk memulai,&lt;br /&gt;Sebab aku tidak berani mengakhiri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ragu untuk menjalani,&lt;br /&gt;Sebab aku tak kuasa untuk berhenti…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ragu untuk membuka diri,&lt;br /&gt;Sebab selalu ketakutan akan melukai hati…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku ragu untuk mulai menjalani membuka diri,&lt;br /&gt;Sebab semuanya pernah kualami dan akhirnya pedih…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali aku ragu jika sebaliknya terjadi,&lt;br /&gt;Sebab aku anti menutup diri meski selalu bersiap mati,&lt;br /&gt;Sebab mati adalah titik nadir hidup dimana tiada keraguan lagi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4537864694829822371?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4537864694829822371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-keraguan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4537864694829822371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4537864694829822371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-keraguan.html' title='SEBUAH EPISODE KERAGUAN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyR_olwbqI/AAAAAAAAALQ/B5X52OnBt9k/s72-c/ayah+serem.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4782603200343891094</id><published>2009-09-12T20:01:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:03:37.235+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE PENANTIAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyRVL2ElcI/AAAAAAAAALI/zSHAe11j5TU/s1600-h/bunda+card.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 142px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyRVL2ElcI/AAAAAAAAALI/zSHAe11j5TU/s200/bunda+card.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389842647198504386" /&gt;&lt;/a&gt;Selalu kunanti saat itu datang,&lt;br /&gt;Kau hadir dengan sejuta sayang,&lt;br /&gt;Walau tak membawa seikat kembang…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu kunanti masa itu tiba,&lt;br /&gt;Kau datang dengan beribu rasa,&lt;br /&gt;Walau tak memendam sedikit cinta…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penantian ku belumlah usai,&lt;br /&gt;Walau raga kita telah bercerai,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku nanti sebab tak sanggup memilih,&lt;br /&gt;Antara harus mendahului atau menemui…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naifnya aku, &lt;br /&gt;Egoisnya aku, &lt;br /&gt;Bodohnya aku,&lt;br /&gt;Itu yang kau dan aku mau…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4782603200343891094?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4782603200343891094/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-penantian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4782603200343891094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4782603200343891094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-penantian.html' title='SEBUAH EPISODE PENANTIAN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyRVL2ElcI/AAAAAAAAALI/zSHAe11j5TU/s72-c/bunda+card.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4251024378523730127</id><published>2009-09-11T19:58:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T20:01:17.338+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE KERINDUAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyQzCpKHKI/AAAAAAAAALA/u2rcT_blsKw/s1600-h/bunda+di+bus.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyQzCpKHKI/AAAAAAAAALA/u2rcT_blsKw/s200/bunda+di+bus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389842060612869282" /&gt;&lt;/a&gt;Aku rindu hari kemarin,&lt;br /&gt;Sebab aku tak dapat temui lagi,&lt;br /&gt;Karena semuanya telah jadi kenangan sepi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku rindu hari ini,&lt;br /&gt;Sebab aku saja baru memulai,&lt;br /&gt;Dan semuanya juga akan menjadi kenangan…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku rindu hari esok,&lt;br /&gt;Sebab aku tidak tahu apa yang akan terjadi,&lt;br /&gt;Karena kemarin dan hari ini hanyalah sisa masa esok,&lt;br /&gt;Dari siklus hidup seorang makhluk bernama manusia…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4251024378523730127?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4251024378523730127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-kerinduan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4251024378523730127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4251024378523730127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-kerinduan.html' title='SEBUAH EPISODE KERINDUAN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyQzCpKHKI/AAAAAAAAALA/u2rcT_blsKw/s72-c/bunda+di+bus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8211897453790851438</id><published>2009-09-10T19:43:00.000+07:00</published><updated>2009-10-07T19:57:51.192+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE KEBENCIAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyP4HlFkYI/AAAAAAAAAK4/ksVpIotlebI/s1600-h/ayah+disenter.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 167px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyP4HlFkYI/AAAAAAAAAK4/ksVpIotlebI/s200/ayah+disenter.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389841048325689730" /&gt;&lt;/a&gt;Aku benci hidup,&lt;br /&gt;Sebab hidup membuat jiwaku redup…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku benci mati,&lt;br /&gt;Sebab mati membuatku lemah hati…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku lebih benci antara hidup dan mati,&lt;br /&gt;Sebab saat itu jiwa dan hatiku berkelahi dengan nurani…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aku benci kamu,&lt;br /&gt;Yang telah salah menilai aku,&lt;br /&gt;Ini hanyalah sebuah episode kebencianku,&lt;br /&gt;Yang telah keliru menilai bentuk kecintaanmu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8211897453790851438?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8211897453790851438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-kebencian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8211897453790851438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8211897453790851438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/sebuah-episode-kebencian.html' title='SEBUAH EPISODE KEBENCIAN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SsyP4HlFkYI/AAAAAAAAAK4/ksVpIotlebI/s72-c/ayah+disenter.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-2125398237902767002</id><published>2009-09-09T16:07:00.003+07:00</published><updated>2009-09-10T21:32:10.233+07:00</updated><title type='text'>MITOS SEMBILAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SqkNnR23voI/AAAAAAAAAKo/fdsJZ75017E/s1600-h/header+lg.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 91px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SqkNnR23voI/AAAAAAAAAKo/fdsJZ75017E/s200/header+lg.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379846198330375810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;MITOS&lt;/strong&gt; atau kepercayaan manusia terhadap fenomena alam seringkali dihubung-hubungkan dengan simbol angka, seperti angka &lt;strong&gt;SEMBILAN&lt;/strong&gt;.  Angka sembilan dipercaya adalah angka tertinggi dari asal bilangan, dari nol sampai sembilan, bukan sepuluh.  Karena sepuluh terdiri atas angka satu dan nol.  Sembilan karena merupakan angka tertinggi, dipercaya sebagai simbol kesempurnaan dari puncak keberhasilan tertinggi, atau dianggap angka pembawa hoki...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saking percayanya manusia terhadap suatu mitos, misalnya simbol angka sembilan, beberapa dari mereka sengaja mencari apa saja yang melekat di dirinya berasal atau memiliki inisial "sembilan".  Misalnya, dari mulai nomor handphone, nomor polisi (plat) kendaraan, sampai peristiwa yang dirancang terjadi pada tanggal sembilan bulan sembilan tahun dua ribu sembilan, seperti hari ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang mencoba peruntungan (hoki) di bilangan sembilan, namun banyak juga hasilnya tidaklah terlalu "signifikan".  Bahkan cenderung sebuah "nihilisme" atau kesia-siaan.  Keniscayaan yang sebenarnya adalah bahwa semua yang telah dan akan terjadi merupakan "takdir" yang telah digariskan oleh Yang Maha Kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita, manusia tinggal menjalankan apa yang sudah semestinya menjadi "rencana besar" dari Tuhan Yang Maha Akbar.  Mitos sembilan merupakan sensasi perasaan manusia saja akan rencana hidup yang lebih baik.  Padahal, tidak ada upaya yang dapat mengangkat harkat, martabat dan merubah hidup manusia, selain Allah dan manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, hari ini dipenuhi dengan angka sembilan.  Untuk kalender Masehi, hari ini tertanggal sembilan, bulan sembilan (september), tahun dua ribu sembilan.  Sedangkan untuk kalender Hijriah, hari ini merupakan tanggal sembilan belas, bulan Ramadhan atau bulan sembilan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua memaknai hari ini sebagai hari "bertuah" atau hari pembawa keberuntungan (hoki).  Dalam kepercayaan Tionghoa, angka sembilan merupakan simbol aura positif, kebaikan dan peruntungan.  Padahal apalah arti angka-angka, karena merupakan buatan manusia semata.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara yang menciptakan manusia yang berfikir tentang angka, tetap kembali kepada zat pembuat hidup, Tuhan Yang Maha Esa.  Dia yang tidak berbilang, dia tunggal, esa dan tiada sekutu (jamak).  Intinya, simbol sembilan memang hanya sekedar mitos, "Mitos Sembilan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-2125398237902767002?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/2125398237902767002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/mitos-sembilan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/2125398237902767002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/2125398237902767002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/mitos-sembilan.html' title='MITOS SEMBILAN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SqkNnR23voI/AAAAAAAAAKo/fdsJZ75017E/s72-c/header+lg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-170403962643167278</id><published>2009-09-08T16:19:00.000+07:00</published><updated>2009-09-09T17:10:04.077+07:00</updated><title type='text'>KERBAU PETANI</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sqd0rm2w-HI/AAAAAAAAAKg/RyRpxrenVR4/s1600-h/Kebo+karet.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sqd0rm2w-HI/AAAAAAAAAKg/RyRpxrenVR4/s200/Kebo+karet.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379396572430792818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;KERBAU&lt;/strong&gt; sebagai salah satu hewan ternak yang multimanfaat, terutama bagi dunia pertanian, khususya petani di Indonesia.  Pemanfaatan hewan kerbau, selain daging dan susunya, di banyak desa pertanian yang memiliki hamparan sawah, kerbau menjadi teman setia petani dalam mengolah lahan.  Kemampuan kerbau dalam menarik bajak sawah, tidak diragukan lagi.  Jika mengandalkan tenaga manusia, seharinya petani hanya mampu mengerjakan satu atau dua petak, sekitar seperempat hektar.  Sementara jika dibantu oleh kerbau, dapat dibajak satu sampai dua hektar persegi sawah..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kerbau telah menjadi sahabat petani, dan petani telah memposisikan kerbau sebagai hewan peliharaan bernilai lebih dari ternak.  Lihat saja di sungai atau rawa pada sore hari di pedesaan, petani dan anak tani sibuk memandikan kerbau mereka setelah seharian membantu bekerja di sawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Simbiose&lt;/em&gt; antara petani dan kerbau, tidak lagi menjadi &lt;em&gt;konotasi satire&lt;/em&gt;, bahwa kerbau adalah budak petani.  Lihat saja di kandang-kandang kerbau, di bawah rumah panggung atau di samping halaman rumah petani.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerbau petani dapat beristirahat nyaman di kandang yang sudah tersedia pakan rumput segar.  Kemudian pada malam harinya dihidupkan api unggun di dekat kandang, untuk menghangatkan dan mengusir nyamuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan tenaga kerbau sebagai penarik bajak, menjadi simbol kerja keras tanpa pamrih, yang terkadang terpelesetkan menjadi "&lt;em&gt;perbudakan&lt;/em&gt;".  Padahal, penerapan cara budidaya pertanian, seperti pada pengolahan tanah, yang memakai tenaga ternak dan manusia, menjadi lebih ramah lingkungan daripada memakai mesin dan bahan kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat membajak, tak jarang kerbau membuang kotorannya di sawah yang sedang diolah, dan tentu saja kotoran kerbau dapat menjadi sumber bahan organik penyubur tanah.  Memang jumlahnya tidak "&lt;em&gt;signifikan&lt;/em&gt;" jika acuannya pemupukan sesuai anjuran.  Namun setidaknya, ketergantungan petani terhadap pupuk kimia dapat terus dikurangi, bahkan tidak sama sekali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan bahan kimia, pastilah akan menimbulkan dampak bagi lingkungan dan manusia itu sendiri.  Apalagi jika penerapannya di lahan usahatani secara membabi-buta, lantaran &lt;em&gt;promosi&lt;/em&gt; berlebih dari para "&lt;em&gt;formulator&lt;/em&gt;" karena "terpaksa" mengejar target pabrik dan penjualan produk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan kimia yang digunakan dalam berusahatani, setiap aplikasinya akan meninggalkan sisa atau "&lt;em&gt;residu&lt;/em&gt;" di lahan, tanaman dan makhluk hidup lainnya, termasuk manusia.  &lt;em&gt;Residu&lt;/em&gt; bahan kimia, seperti pupuk dan pestisida, semakin lama setiap harinya akan ter"a&lt;em&gt;kumulasi&lt;/em&gt;" menjadi senyawa beracun yang berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah di zaman sekarang, lebih banyak timbul penyakit yang menghinggapi manusia, baik jumlah maupun macam penyakitnya.  Bisa jadi, dan sebagian memang karena efek bahan kimia yang beracun, yang tertinggal di balik lahan pertanian, diserap oleh akar tanaman.  Atau langsung "kontak" dengan tanaman dan manusia melalui pernafasan (udara), minuman (air tercemar) dan makanan (tanaman tercemar). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga, pada masa terakhir ini, muncul keinginan untuk perubahan pola hidup, misalnya dengan pola makan manusia yang mengkonsumsi makanan dari bahan baku makanan organik, bebas bahan kimia.  Lucunya, manusia "modern" lebih suka makanan (sayur dan buah) yang segar, utuh tanpa cacat, daripada yang terlihat agak rusak.  Lebih lucu lagi, manusia sekarang "&lt;em&gt;jijik&lt;/em&gt;" mengkonsumsi makanan yang terlihat agak rusak karena dimakan serangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ketika mereka membayangkan bahwa sayur dan buah yang akan dikonsumsi, dipupuk dengan "kotoran ternak".  Padahal, pupuk kimia pasti ada efek residu beracun, dan sementara pupuk non kimia, seperti kotoran kerbau, tidak ada efek beracun karena telah melalui proses "&lt;em&gt;penguraian&lt;/em&gt;" di alat pencernaan ternak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita kerbau petani yang membuang kotoran di sawah yang sedang diolah, tentu menjadi salah satu contoh "&lt;em&gt;simbolik&lt;/em&gt;" betapa kearifan lokal telah memberikan banyak pelajaran berharga tentang hidup.  Bahwa alam memiliki &lt;em&gt;filosofi&lt;/em&gt; sendiri, tentang daur kehidupan alami, tanpa rekayasa dan tidak ada efek residu berbahaya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-170403962643167278?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/170403962643167278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/kerbau-petani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/170403962643167278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/170403962643167278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/kerbau-petani.html' title='KERBAU PETANI'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sqd0rm2w-HI/AAAAAAAAAKg/RyRpxrenVR4/s72-c/Kebo+karet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-388234939855196881</id><published>2009-09-07T14:26:00.002+07:00</published><updated>2009-09-07T15:13:44.720+07:00</updated><title type='text'>ORGANIK vs ANORGANIK</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SqS3GYbwznI/AAAAAAAAAKY/Ve8fg1JV8Rg/s1600-h/Semprot+padi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SqS3GYbwznI/AAAAAAAAAKY/Ve8fg1JV8Rg/s200/Semprot+padi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378625175253208690" /&gt;&lt;/a&gt;Trend pertanian negara agraris dewasa kini, seperti Indonesia, seiring target yang dikampanyekan instansi terkait, adalah "&lt;em&gt;Pertanian Organik Indonesia 2010&lt;/em&gt;".  Tentu saja, kendala terbesar dan terberat adalah merubah sikap petani untuk beralih dari ketergantungan terhadap saprodi "Anorganik" menjadi lebih berdaya dengan sistem budidaya pertanian "Organik".  Sehingga, semangat produksi pertanian menjadi lebih ramah lingkungan, sama saja dengan membenturkan antara "&lt;strong&gt;Organik versus Anorganik&lt;/strong&gt;".&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan bahan-bahan kimiawi pabrikan (anorganik), seperti pupuk dan pestisida dalam usaha budidaya pertanian, disadari kini akan berdampak terhadap efek &lt;em&gt;residu&lt;/em&gt; (sisa) senyawa berbahaya yang tertinggal di tanah, bahkan di produksi tanaman.  Sementara, manusia semakin menyadari bahwa, kesehatan tubuhnya sangat dipengaruhi oleh salah satunya pola makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola makan di zaman modern sekarang ini, masyarakat lebih cenderung mengkonsumsi makanan siap saji (&lt;em&gt;fastfood&lt;/em&gt;), atau makanan berbahan baku dari produk awetan.  Produk awetan dari komoditi pertanian, dapat terlihat dari penampilan fisik yang super unggul tanpa cacat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, justru komoditi pertanian yang terlihat cacat, menandakan bahwa produk pertanian tersebut dimakan juga oleh makhluk hidup lain, yang artinya aman juga dikonsumsi manusia.  Tinggal lagi, produk pertanian bebas bahan kimia tersebut disortir dan di"&lt;em&gt;grading&lt;/em&gt;" sebelum masuk ke pasar atau supermarket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun disadari betul bahwa, untuk level petani yang masih tradisional dan berskala usaha kecil (usahatani), penggunaan pola pertanian organik di satu sisi belum akrab dan "tidak lazim" seperti yang sudah mereka kerjakan turun-temurun.  Penggunaan pupuk kimia dan pestisida sudah "merakyat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, jika petani mau beralih ke pola pertanian organik, justru akan lebih dapat diefisienkan biaya dari pembelian saprodi anorganik, meskipun dibutuhkan tenaga dan perhatian ekstra.  Tenaga dan perhatian dimaksud adalah dari sisi pemeliharaan tanaman yang lebih cenderung manual dan berbasis limbah daur ulang bahan organik ramah lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi yang lain, perusahaan pupuk dan pestisida yang sudah besar dan mendapatkan keuntungan berlipat dari produksi mereka, tentu tidak akan tinggal diam.  Akan banyak upaya yang dilakukan untuk meng"&lt;em&gt;counter&lt;/em&gt;" kampanye "pertanian organik".  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani akan jadi penonton saja, melihat pertarungan besar antara "&lt;em&gt;negara&lt;/em&gt;" melawan "&lt;em&gt;swasta&lt;/em&gt;", atau "&lt;em&gt;peneliti&lt;/em&gt;" berhadapan dengan "&lt;em&gt;pengusaha&lt;/em&gt;", diantara pilhan "&lt;em&gt;organik&lt;/em&gt;" versus "&lt;em&gt;anorganik&lt;/em&gt;".  Pemenangnya akan meraih simpati rakyat, walaupun belum tentu juga dapat merubah pola usahatani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban akhir sebenarnya ada pada kebanyakan kita, para konsumen yang sebagian besar (bahkan utama) konsumsi kita dari bahan baku komoditi pertanian.  Pilihan pola makan sehat berimbas terhadap hidup sehat, tentu akan lebih "&lt;em&gt;menjanjikan&lt;/em&gt;" daripada pola makan salah kaprah yang beresiko tidak sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah kesehatan lebih mahal, daripada sedikit tambahan uang yang dikeluarkan untuk membeli atau menikmati sajian organik..?  Dan akan lebih mahal lagi jika pola makan organik berdampak positif dengan pola hidup sehat, terbebas dari efek kimiawi bahan anorganik yang terbukti meracuni tubuh.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, pilih "&lt;em&gt;Organik&lt;/em&gt;" atau "&lt;em&gt;Anorganik&lt;/em&gt;"...?  Pilihannya hanya ada pada kita konsumen, bukan petani atau pengusaha sebagai produsen, bukan juga pemerintah sebagai pembuat program kebijakan pertanian organik 2010...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-388234939855196881?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/388234939855196881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/organik-vs-anorganik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/388234939855196881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/388234939855196881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/organik-vs-anorganik.html' title='ORGANIK vs ANORGANIK'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SqS3GYbwznI/AAAAAAAAAKY/Ve8fg1JV8Rg/s72-c/Semprot+padi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4907910230507326451</id><published>2009-09-06T17:46:00.008+07:00</published><updated>2009-09-06T18:45:10.885+07:00</updated><title type='text'>BUBAR (BUKA BARENG)</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SqOTWIZ-6FI/AAAAAAAAAKQ/oG81aoalefM/s1600-h/050520091170.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SqOTWIZ-6FI/AAAAAAAAAKQ/oG81aoalefM/s200/050520091170.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378304388433373266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;BUBAR&lt;/strong&gt; atau buka bareng, ini adalah istilah "gaul" anak zaman sekarang untuk menyebutkan suatu kegiatan buka puasa bersama atau juga disingkat "buber".  Buka bareng atau berbuka puasa bersama, biasanya dilakukan oleh suatu komunitas yang terbentuk karena ikatan darah, kekeluargaan, adat, pendidikan, profesi atau rekan sejawat, atau "just friends"... &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang penting, dimana ada "bubar", pasti disitu dijumpai banyak kesamaan dari keberagaman karakter "member" yang hadir. Terlihat dari tingkah, gaya dan bahan omongan yang senada.  Intinya memang "bubar" dimaksudkan untuk mempererat silaturrahmi di bulan suci Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun diantara hal positif dari kegiatan buka bersama, menyimpan fenomena ironis pada sisi lain.  Sementara menjelang maghrib beberapa komunitas sudah mendatangi tempat berbuka, entah rumah salah satu anggota, atau restoran, atau cafe...  Sementara itu masih banyak gelandangan, pengemis, fakir, miskin dan anak jalanan yang masih berada di jalan, mengais rezeki untuk makan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kegiatan "bubar" masih banyak yang belum menyentuh, merangkul, bahkan mengajak kaum dhuafa untuk turut bersama berbuka puasa.  Mereka yang tidak hanya di bulan puasa saja berpuasa, tapi sepanjang tahunnya mereka telah terbiasa berpuasa, alias tidak makan seharian karena tidak mendapatkan rezeki sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis di seberang kantorku, ada cafe yang tiap harinya, menjelang maghrib selama bulan suci Ramadhan selalu ramai, penuh sesak oleh pengunjung yang akan berbuka puasa.  Banyak mobil berderet parkir di depan cafe muslim tersebut. Sementara itu, pemandangan terbalik terlihat di persis di depan kantorku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang parkir, pedagang asongan dan anak jalanan melihat iri ke arah cafe yang ramai, oleh orang-orang berduit, oleh irama musik country...  Sesaat mereka terlihat berbuka puasa dengan air putih dan gorengan murah meriah dari gerobak kaki lima yang "ngetem" sesaat, sebelum diusir aparat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering juga, kami berbuka puasa bersama staf kantor yang masih "standby", dengan menu gorengan dan es teh manis.  Sekedar membasahi kerongkongan yang kering dan menganjal perut setelah seharian berpuasa.  Sesekali, kami bagi menu sederhana buka puasa kami dengan anak jalanan dan tukang parkir...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaahh...  Ternyata "bubar" tidak hanya milik orang berduit, kamipun dapat juga melakukannya, meskipun tidak "semewah" dan "seheboh" mereka di cafe seberang kantor.  Ternyata kebersamaan itu indah, jika kita bersama mereka yang benar-benar berpuasa karena iman dan takwa, bukan karena "tidak enak" dengan kolega...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejurus kemudian, pedagang gerobak gorengan, asongan dan anak jalanan melenggang ke dunia mereka kembali.  Bekerja mengais rezeki, bukan untuk sahur atau berbuka puasa besok.  Tapi memang untuk menganjal perut, untuk tetap bertahap hidup di dunia yang keras dan penuh "orang munafik"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berjuang sahabat, semoga dapat terus bertahan hidup, meskipun harus berpuasa sepanjang tahun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4907910230507326451?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4907910230507326451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/bubar-buka-bareng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4907910230507326451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4907910230507326451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/bubar-buka-bareng.html' title='BUBAR (BUKA BARENG)'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SqOTWIZ-6FI/AAAAAAAAAKQ/oG81aoalefM/s72-c/050520091170.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-5649053967816977262</id><published>2009-09-05T18:32:00.003+07:00</published><updated>2009-09-05T18:55:11.807+07:00</updated><title type='text'>MY WIFE</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SqJMZwff5DI/AAAAAAAAAKI/ENUN-1N4iDw/s1600-h/ayah+%26+bunda.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SqJMZwff5DI/AAAAAAAAAKI/ENUN-1N4iDw/s200/ayah+%26+bunda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377944910431249458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;MY WIFE&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;&lt;em&gt;is Vera Yulita&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;.  Banyak kesamaan diantara kami, yang membuat kami berjodoh, selain juga ada juga berapa perbedaan.  Kami berdua sama-sama anak kedua.  Basic pendidikan kamipun sama, Sarjana Pertanian.  Beda usia kami tertaut hanya setahun lima bulan, makanya kesetaraan usia membuat kami mudah saling memahami.  Isteriku yang dulunya adik teman sekolahku, tinggi badanya melebihiku, konon kata orang tua membawa rezeki bagi keluarga.  Isteriku anak perempuan satu-satunya di keluarganya, namun jauh dari sifat manja...  &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kami dikarunia dua orang anak yang lucu dan pintar.  Alfi anak laki-laki pertama kami, dan adiknya perempuan bernama Alya.  Kedua anak kami lahir pada masa, tempat dan kerjaku yang berbeda.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfi lahir di masa awal pernikahan kami di klinik bersalin Dwi Sari Lubuklinggau.  Masa itu perekonomian kami masih sulit, karena aku masih bekerja sebagai Dosen di salah satu perguruan tinggi swasta kecil, dan tentu saja gajinya tidak seberapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alya lahir di masa perekonomian keluarga kecil kami sudah mulai membaik, dia lahir di klinik Permata Bunda Lubuklinggau.  Masa itu aku bekerja di banyak profesi, selain Dosen, juga kontraktor dan baru diterima sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum Kota Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua anak kami adalah permata hati, buah cinta kasih kami.  Keduanya kami sayangi, tidak membeda-bedakan satu dengan yang lainnya.  Dan kedua anak kami besar dalam asuhan kasih sayang kami, ayah bundanya serta perhatian kakek neneknya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteriku sosok seorang wanita yang tegar, kuat dan penuh perhatian dengan keluarga.  Terkadang cerewet dan &lt;em&gt;judes&lt;/em&gt;, namun tidak melunturkan sosok keibuannya yang luar biasa.  Suka dan duka telah kami jalani bersama, dan isteriku selalu setia mendorong semangatku dan mendampingi setiap penyelesaian masalahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sayang dan cinta isteri serta anak-anakku, bahkan lebih.  Do'a dan harapan mereka membuat aku tak lelah mencari nafkah, dan tak letih bekerja walaupun dimana ada rezeki.  Yang penting halal dan diridhoi Tuhan Yang Maha Pemurah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini kudedikasikan untuk isteriku, yang setia dan perhatian, terhadap aku dan anak-anakku.  Tak dapat kubayangkan jika bukan Vera Yulita yang menjadi isteriku, dengan segala dinamika kerjaku yang &lt;em&gt;fulltime&lt;/em&gt; dan berpindah-pindah, tempat maupun profesi, dia selalu sabar dan tabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih bunda, terima kasih isteriku.  Kekuatan do'a dan perhatianmu adalah kekuatan hati dan semangat kerjaku, suamimu.  Vera Yulita memang benar-benar isteri sejati, &lt;em&gt;because she is my wife&lt;/em&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-5649053967816977262?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/5649053967816977262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/my-wife.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5649053967816977262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5649053967816977262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/my-wife.html' title='MY WIFE'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SqJMZwff5DI/AAAAAAAAAKI/ENUN-1N4iDw/s72-c/ayah+%26+bunda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-7796642503868674474</id><published>2009-09-04T02:33:00.000+07:00</published><updated>2009-09-04T02:40:34.165+07:00</updated><title type='text'>MY LITTLE ANGEL</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sp-ALsEYxUI/AAAAAAAAAJ4/eXCyGNM5x9o/s1600-h/IMG_0207.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sp-ALsEYxUI/AAAAAAAAAJ4/eXCyGNM5x9o/s200/IMG_0207.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377157418400138562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;ALYA AISYAH MAHARANI is my little angel&lt;/strong&gt;.   Tanggal 4 September, hari ini tepat berusia 3 tahun 3 bulan, karena Alya lahir tanggal 4 Juni 2006.  Tanggal dimana saat kuterima gaji pertama sebagai pengganti antar waktu komisioner KPU Kota Lubuklinggau.  Bidadari kecilku lahir normal di klinik Permata Bunda.  Lengkap sudah kebahagiaan keluarga kecilku, karena anak pertamaku laki-laki, Alfi Aushaf Fernanda, dan pelengkapnya adalah adik perempuannya, Alya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai perempuan kecil, Alya sangat manja dan kenes.  Apalagi dari sebelah keluarga bundanya, isteriku, Alya satu-satunya (sekarang) cucu perempuan.  Sementara dari sebelah keluargaku, Alya merupakan cucu kedua perempuan, setelah anak perempuan dari kakak kandungku yang tua.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, dua keluarga ini "irit perempuan".  Bunda Alya saja, satu-satunya anak perempuan dari tiga bersaudara.  Sepupunya kebanyakan laki-laki, sepupu Alya juga banyak laki-laki.  Jadilah Alya gadis kecil yang &lt;em&gt;tomboy&lt;/em&gt;, ikut prilaku abangnya Alfi dan kakak-kakak sepupunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucunya, prilaku &lt;em&gt;tomboy&lt;/em&gt; Alya, adalah gambaran masa kecil bundanya, Vera Yulita.  Seperti kata orang tua, air hujan tidak akan jatuh jauh dari cucurannya.  Alya memang &lt;em&gt;tomboy&lt;/em&gt;, tapi manja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dibalik sifat manjanya, ternyata Alyaku cukup "&lt;em&gt;girly&lt;/em&gt;".  Terlihat ketika habis mandi, Alya minta didandani oleh bundanya agar terlihat selalu cantik.  Sampai-sampai lipstik bundanya diminta untuk dipakai juga oleh Alya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ada tetamu, Alya terlihat membantu bundanya menyiapkan air dan pengganan untuk tamu.  Hal ini sering membuat tamu-tamuku senyum melihat tingkah Alya, apalagi jika tamuku tidak punya anak perempuan, sehingga bertambah ingin mereka dapat anak perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alya juga sangat perhatian dengan aku, bundanya dan abangnya.  Setiap ada kesempatan pasti kami berdua ngobrol, baik langsung atau lewat telepon, layaknya Alya sudah besar saja.  Misalnya celotehnya di telepon yang selalu bikin gregetan, "ayah dimana, lagi apa, sama siapa...?"  Persis dialog dalam tayangan sebuah iklan tivi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika bunda atau abangnya sakit, Alya pasti sangat perhatian.  Sambil memegang kening atau tangan bunda atau abangnya, Alya bertanya, "sakit ya, itulah jangan nakal, diam ya, jangan nangis..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mmh... Alya memang bidadari kecilku.  Celotehnya, senyumnya, tingkah-polahnya, bikin aku selalu rindu bersama-sama dengannya, juga Alfi abangnya dan bundanya, isteriku tercinta.  Termasuk ketika Alya menangis, tertawa, &lt;em&gt;ngambek&lt;/em&gt;, marah... tetap bidadari ini lucu dan kenes. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa nanti, ayah dan bunda mau, Alya tetap jadi bidadari keluarga kecil kita.  Yang menjaga ayah dan bunda yang nanti renta, serta yang mengingatkan abang Alfi jika jalannya salah.  &lt;em&gt;Because Alya is my little angel&lt;/em&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-7796642503868674474?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/7796642503868674474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/my-little-angel.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7796642503868674474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7796642503868674474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/my-little-angel.html' title='MY LITTLE ANGEL'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sp-ALsEYxUI/AAAAAAAAAJ4/eXCyGNM5x9o/s72-c/IMG_0207.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-5762648504812811112</id><published>2009-09-03T16:14:00.002+07:00</published><updated>2009-09-03T17:05:43.171+07:00</updated><title type='text'>RUMAH SUSUN</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sp-JqMOWwKI/AAAAAAAAAKA/pnEoVn_xhKk/s1600-h/IMG_2362.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sp-JqMOWwKI/AAAAAAAAAKA/pnEoVn_xhKk/s200/IMG_2362.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377167838032609442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;RUMAH SUSUN&lt;/strong&gt; memang dibutuhkan bagi masyarakat perkotaan, walaupun realitas hidup di rumah susun sungguh ruwet dan  penuh fenomena yang bagi orang kebanyakan mungkin tidak dapat diterima akal sehat.  Hal ini lantaran gambaran kehidupan orang-orang di rumah susun, terlihat seperti suatu koloni lebah, atau seperti halnya hidup di sangkar burung.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal mereka yang tinggal di rumah susun, adalah juga manusia biasa seperti juga manusia yang lain.  Yang membedakannya adalah karena mereka tidak mampu untuk menyewa, apalagi membeli rumah yang layak seperti orang berada.  Jadilah mereka tinggal bersusun di ruang-ruang bersekat dinding dan lantai rumah susun.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Melihat kehidupan di rumah susun memang unik, ruwet dan dinamis, penuh gambaran realitas hidup yang rumit.  Selain keluarga, yang tinggal di rumah petak ukuran 3 x 4 meter persegi atau 4 x 5 meter persegi, juga banyak individual, atau individu yang sewaktu-waktu "tidak sendiri".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran individu seperti yang terakhir, adalah mereka yang menjadi "simpanan" orang di luar rumah susun.  Bisa wanita, bisa juga laki-laki, toh kehidupan metropolitan serba mungkin walau bikin kepala pusing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segmentasi orang-orang yang tinggal di rumah susun juga sangat variatif.  Dari yang pendidikan tinggi, sampai tidak berpendidikan.  Dari orang baik-baik dan soleh, sampai manusia bejat dan penjahat.  Dari manusia normal, baik fisik maupun psikis, sampai manusia abnormal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga pekerjaan, dari yang bekerja di perusahaan, buruh harian, supir, ojek, tukang becak, pekerja dunia malam, atau malah tidak bekerja alias pengangguran.  Yang jelas, mayoritas mereka memiliki pekerjaan yang tidak tetap atau permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan yang tidak bekerja di rumah susun juga cukup banyak, namun mereka masih tetap dapat bertahan hidup.  Hal ini lantaran mereka menjadi "peliharaan" atau "simpanan" bos-bos yang mencari alternatif kebutuhan biologis, sembunyi dari hidup keluarga mereka yang carut-marut dan tidak harmonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun segmentasinya, masyarakat di rumah susun adalah suatu koloni yang diciptakan oleh pembuat kebijakan perkotaan.  Dengan dalih sempitnya tanah tidak sebanding dengan padatnya penduduk, sementara masih banyak masyarakat yang tinggal di tempat yang tidak layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah susun adalah solusinya, dengan pemanfaatan lahan yang efisien mampu ditampung banyak penduduk di petak-petak rumah susun, dengan harga sewa atau harga jual yang terjangkau.  Lihat saja, satu blok rumah susun berlantai empat saja, dapat menampung sampai 40 KK, atau lebih dari 100 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika rumah susun adalah solusi untuk mengatasi persoalan rumah tempat tinggal, betul adanya.  Tapi jika dalihnya adalah untuk menyediakan rumah yang layak, tidak betul adanya.  Mana ada rumah yang layak, lorong tiap lantainya "jorok" dan kumuh, sama saja dengan tempat-tempat yang tidak layak huni lainnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika rumah susun dibangun sebagai alternatif tempat tinggal dengan pemanfaatan lahan yang efisien, betul adanya.  Tapi jika alasannya adalah untuk menampung mereka yang selama ini tinggal di tempat yang tidak layak, tidak juga tepat.  Karena yang dapat menyewa atau membeli petak rumah susun, tetap mereka yang memiliki kemampuan untuk itu, bukan mereka yang tinggal di kolong jembatan atau tempat kumuh lainnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah susun, memang unik.  Harga sewa atau beli petak di bawah lebih mahal ketimbang petak di atasnya.  Tapi bagi mereka yang memang berniat "sembunyi" dari publik, justru petak atas yang menjadi incaran tempat tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun dinamika kejadiannya, rumah susun tetap dapat menciptakan kesan asri jika ditata dengan baik.  Dan tentu saja calon penghuninya dapat dipilah lebih selektif agar dapat menciptakan kondisi rumah susun yang lebih tertib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, yah... Namanya rumah susun, ya seperti itulah.  Tersusun atas petak-petak, kubus, tingkat, lorong dan blok, demikian juga penghuninya yang terdiri atas banyak strata sosial dari segmentasi pekerjaan "inferior" dan orang-orang "marjinal". Mau apalagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-5762648504812811112?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/5762648504812811112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/rumah-susun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5762648504812811112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5762648504812811112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/rumah-susun.html' title='RUMAH SUSUN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sp-JqMOWwKI/AAAAAAAAAKA/pnEoVn_xhKk/s72-c/IMG_2362.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8407821652207814784</id><published>2009-09-02T20:08:00.004+07:00</published><updated>2009-09-02T21:46:02.473+07:00</updated><title type='text'>OPERASI PASAR</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sp6FEKlgtaI/AAAAAAAAAJw/IbJj0kByU14/s1600-h/IMG_2395.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sp6FEKlgtaI/AAAAAAAAAJw/IbJj0kByU14/s200/IMG_2395.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376881311734609314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;OPERASI PASAR&lt;/span&gt; biasa dilakukan menjelang bulan puasa atau menjelang hari raya.  Operasi pasar dimaksudkan sebagai bakti sosial bagi masyarakat yang kurang mampu untuk dapat membeli sembilan kebutuhan pokok (sembako) agar dapat terbantu dalam menyiapkan perayaan hari raya.  Biasanya dilakukan oleh sekelompok orang yang peduli, organisasi, perusahaan atau pemerintah.  Namun ironisnya, terkadang operasi pasar hanya "lips service" yang belum menyentuh objek sasaran yang diharapkan.  Hal ini dikarenakan, jangankan untuk membeli sembako murah, untuk membeli makanan sehari-hari saja mereka (fakir miskin) tidak mampu, sebab tidak ada rupiah...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Adalah pemerintah daerah yang punya hajatan setiap tahunnya menggelar operasi pasar murah, melalui instansi yang kompeten mengurusinya.  Adalah pengusaha dan perusahaan sebagai produsen (yang diminta untuk partisipasi) yang punya produk untuk bahan penjualan di pasar murah.  Dan konsumen adalah fakir miskin yang punya keinginan (tapi tidak punya kemampuan) untuk mendapatkan sembako murah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga pilar ekonomi pasar, yaitu produsen, konsumen dan pemerintah yang harus sinergis membangun kekuatan ekonomi pasar.  Jika salah satu pilar tidak kuat, atau terlalu kuat, maka akan terjadi kondisi pasar yang tidak stabil.  Ketidakstabilan pasar pada gilirannya akan berdampak terhadap instabilisasi sosial politik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia dengan penduduk yang banyak dan beragam adat-istiadat, tentu merupakan aset yang tak terhingga.  Hal tersebut didukung oleh sumberdaya yang melimpah ruah tiada habis, selagi dikelola dengan adil dan bijaksana.  Pemerintah sebagai pengelola aset negara republik ini tentu tidak boleh berpangku tangan saja dalam memberdayakan segenap aspek hidup warga negaranya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi pasar murah mungkin salah satu solusi dalam penciptaan iklim yang kondusif demi stabilitas negara.  Banyak lagi solusi lainnya yang harus ditumbuhkembangkan tidak semata hanya temporer dan insidentil, apalagi hanya "lips service"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program-program pembangunan pada setiap era rezim kekuasaan di negeri ini (katanya) selalu berpihak kepada rakyat.  Namun batasan rakyat yang mana, masih menjadi polemik dan sederetan wacana publik yang tak pernah tuntas dibahas.  Pembahasan hal yang sama dengan frame berbeda telah dilakukan pada banyak ruang pertemuan, bahkan sembari makan-makan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara rakyat, banyak yang masih memikirkan bagaimana dapat makan.  Nanti dulu bagaimana membeli bahan makanan.  Negeri yang kaya raya ini memang terlihat naif dan angkuh, apalagi terhadap orang tak mampu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi pasar (sembako) murah hanya pernik kecil yang telah diperbuat oleh komunitas peduli rakyat tak mampu.  Apapun dalihnya, bagaimanapun kamuflasenya, dan seperti apapun polanya, setidaknya cukup membantu untuk sekedar "menyenangkan rakyat".  Bukankah, fakir miskin dan rakyat terlantar (semestinya memang) dipelihara oleh negara...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8407821652207814784?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8407821652207814784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/operasi-pasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8407821652207814784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8407821652207814784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/operasi-pasar.html' title='OPERASI PASAR'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sp6FEKlgtaI/AAAAAAAAAJw/IbJj0kByU14/s72-c/IMG_2395.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8656042054853947628</id><published>2009-09-01T16:18:00.002+07:00</published><updated>2009-09-01T17:01:51.698+07:00</updated><title type='text'>BATU PEPE</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpzoLGmmRKI/AAAAAAAAAJo/CDc8K_eVIZs/s1600-h/Pinggir+sawah.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpzoLGmmRKI/AAAAAAAAAJo/CDc8K_eVIZs/s200/Pinggir+sawah.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376427332622238882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;BATU PEPE&lt;/strong&gt;, sebuah kawasan di pinggiran Kota Lubuklinggau, dusun kecil yang permai, dengan aliran irigasi sederhana yang tak pernah kering.  Irigasi ini mengairi sawah dan kolam ikan petani, serta menjadi sarana mandi-cuci-kakus (mck).  Petaninya juga sudah tidak tradisional, namun belum terlalu modern.  Batu Pepe, dusun kecil dimana terdapat Balai Benih Ikan yang mensuplai kebutuhan benih ikan masyarakat sekitarnya, untuk dibesarkan menjadi ikan konsumsi, dimakan sendiri sekeluarga, dijual di pasar atau dijadikan ikan kolam pancing...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Batu Pepe dari Kota Lubuklinggau hanya berjarak 10 kilometer, termasuk dalam wilayah Kecamatan Lubuklinggau Utara I, dari arah Palembang melalui jalan lintas Sumatera ke arah Jambi.  Dulunya, Batu Pepe ini merupakan "rompok" atau tempat tinggal keluarga yang menetap berkelompok.  Sebagian keluarga yang menetap di dusun ini adalah para pendatang dari Jawa Barat, sebagian lagi pribumi etnis asli Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seiring dengan waktu, pembauran antara pendatang dan pribumi sudah lama terjalin harmonis, melalui ikatan perkawinan atau hubungan kerja dan interaksi sosial lainnya.  Batu Pepe walaupun kecil, namun dari sini dihasilkan cukup beragam produk pertanian, dari beras, ikan, sampai ternak unggas maupun ruminansia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kultur masyarakatnya yang terbuka, walaupun ekslusif karena sedikit, memudahkan informasi dan inovasi masuk.  Sehingga berapa kali dilaksanakan program kegiatan, baik dari pemerintah, swasta maupun organisasi nirlaba.  Bertepatan juga lokasi Batu Pepe terletak di tepi zona penyanggah (&lt;em&gt;buffer zone&lt;/em&gt;) Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena berdampingan dengan zona penyanggah kawasan konservasi terbesar di pulau Sumatera, Batu Pepe juga sudah berapa kali mendapat bantuan dari donatur (&lt;em&gt;funding&lt;/em&gt;) luar negeri.  Namun sayangnya, dari sekian banyak bantuan berupa dana, tidak jelas kemana larinya.  Terlihat bangunan fasilitas umum di dusun pinggir kota ini tidak banyak berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal potensi Batu Pepe walaupun kecil, namun tetap memberikan andil dalam suplai produksi pangan yang pada gilirannya turut menumbuhkan geliat ekonomi rakyat melalui usahatani.  Dari dusun kecil bernama Batu Pepe, dihasilkan beras sebagai sumber makanan pokok, kemudian ikan, ayam, itik, kambing, sapi dan kerbau sebagai sumber protein, serta sayuran dan buah sebagai sumber vitamin bagi masyarakat kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekecil apapun usahatani yang dilakukan petani Batu Pepe misalnya, tetap memberikan sumbangsih bagi hajat hidup orang banyak.  Coba bayangkan jika tidak ada lagi orang yang mau jadi petani, maka darimana kita mendapatkan sumber pangan kebutuhan hidup sehari-hari..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8656042054853947628?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8656042054853947628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/batu-pepe.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8656042054853947628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8656042054853947628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/09/batu-pepe.html' title='BATU PEPE'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpzoLGmmRKI/AAAAAAAAAJo/CDc8K_eVIZs/s72-c/Pinggir+sawah.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4563202421131439592</id><published>2009-08-31T16:40:00.004+07:00</published><updated>2009-08-31T23:10:21.847+07:00</updated><title type='text'>HAK PATEN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Spubi0QV2OI/AAAAAAAAAJg/TWCsHRP0xnk/s1600-h/buat+songket.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 188px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Spubi0QV2OI/AAAAAAAAAJg/TWCsHRP0xnk/s200/buat+songket.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376061602641860834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;HAK PATEN&lt;/strong&gt; menjadi pembicaraan hangat dari sebuah berita aktual tentang "klaim" kepemilikan aset budaya asli Nusantara oleh negara tetangga, yang serumpun lagi, Malaysia.  Setelah aset budaya, aset lainnya bukan tidak mungkin akan diklaim, bahkan dirampok secara paksa.  Lihat saja blok Ambalat yang terus diincar kapal perang Malaysia.  Dan bisa jadi, sudah banyak aset lain selain budaya dan kekayaan lainnya yang di"piracy" dan di"paten" oleh negara lain, tidak hanya Malaysia.  &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika mau dibuat daftar inventaris aset asli Nusantara yang telah dirampok dan dipatenkan menjadi milik negara lain, akan sangat menyakitkan hati dan melukai rasa kebangsaan.  Semangat patriotisme dan jiwa nasionalisme akan bergelora yang akan bertendensi letupan gejolak, yang bisa jadi justru ini juga yang diinginkan oleh negara-negara perampok aset sumberdaya bumi Nusantara...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri ini memang kaya sumberdaya yang menjadi aset tak terhingga nilainya.  Saking kaya bumi Nusantara, kita anak bangsa warga negara Indonesia selalu lalai dan telah terlena karena dimanja kekayaan alam yang berlimpah-ruah.  Persis tikus yang mati di lumbung padi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan negara kepulauan ini, dari ujung barat Aceh sampai ujung timur Papua, konon tidak akan habis-habisnya.  Tentu saja jika pengelolaan kekayaan sumberdaya alam dilakukan dengan bijaksana dan lestari.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi kekayaan budaya negeri yang dulunya sebelum merdeka, merupakan kerajaan-kerajaan yang tersebar di seluruh kepulauan nusantara.  Baru pada zaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, kerajaan-kerajaan kecil bersatu dan berkoloni dalam satu pemerintahan.  Dan inilah cikal-bakal tumbuhnya rasa persatuan di Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aset budaya nusantara dari kekayaan budaya zaman kerajaan dahulu, jika dihitung bukan main banyaknya.  Dari bahasa, tarian, adat-istiadat, makanan, atau tenunan, seperti songket Palembang. Tarian inilah yang beberapanya sudah di"rampok" oleh negara tetangga dan di"klaim" sebagai budaya mereka.  Sebut saja Reog Ponorogo, wayang kulit, dan tari pendet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, yang nyaris luput dari perhatian publik di tanah air, misalnya tempe yang sudah dipatenkan Jepang, menyusul kemudian beberapa &lt;em&gt;plasma nutfah&lt;/em&gt;, kekayaan genetika alam Indonesia juga dijarah dan diklaim.  Dari makhluk hidup mikroskopis sampai species besar, yang jelas-jelas endemik Indonesia, juga dirampok hak patennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh ironis memang.  Setelah semua terungkap di media, baru anak bangsa bereaksi.  Memang kita terlena oleh kekayaan yang kita miliki.  Sehingga, sudah lumrah ketika dirampok baru teriak.  Atau ketika sudah kejadian baru berbuat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4563202421131439592?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4563202421131439592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/hak-paten.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4563202421131439592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4563202421131439592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/hak-paten.html' title='HAK PATEN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Spubi0QV2OI/AAAAAAAAAJg/TWCsHRP0xnk/s72-c/buat+songket.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8789592888426402705</id><published>2009-08-30T16:52:00.004+07:00</published><updated>2009-08-30T17:29:15.936+07:00</updated><title type='text'>THE LITTLE NIAGARA</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SppMmO_xH7I/AAAAAAAAAJY/10oCQVePYfg/s1600-h/TEMAM2.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SppMmO_xH7I/AAAAAAAAAJY/10oCQVePYfg/s200/TEMAM2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375693324964405170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;LITTLE NIAGARA&lt;/strong&gt; itu bernama Air Terjun Temam dari sungai Temam.  Letaknya di wilayah selatan Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan.  jarak tempuh melalui perjalanan darat dari pusat Kota Lubuklinggau hanya 10 kilometer, atau dapat ditempuh sekitar 15 menit.  Air Terjun Temam ini meskipun kecil, tapi cukup indah dan seolah air terjun Niagara yang terkenal di dunia.  Keindahan "the little niagara" ini juga menyimpan banyak misteri, seperti kebanyakan tempat-tempat fenomena alam lainnya...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berapa kali terjadi kecelakaan di aliran air terjun ini, sampai memakan korban jiwa.  Bahkan, pada saat-saat tertentu, apalagi jika musim hujan, aliran di bawah air terjun berarus liar.  Berbahaya sekali untuk mandi apalagi menyeberang sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situ muncul berbagai cerita misteri.  Konon setiap tahunnya, Air Terjun Temam harus memakan korban sebagai tumbal.  Tidak tahu dari mana asal cerita tersebut, sehingga membuat orang-orang berfikir untuk datang berwisata ke "the little niagara of Lubuklinggau" ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dahulunya, pengelolaan Air Terjun Temam sebagai objek wisata sudah berjalan cukup baik.  Namun seiring dengan banyaknya kejadian atau musibah di aliran air terjun, sehingga sekarang objek wisata tersebut nyaris tidak terurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang sekali sebenarnya, jika salah satu aset wisata alam yang ada, ditelantarkan hanya karena gosip cerita mistik tak bertanggung-jawab.  Padahal, banyak objek wisata di tempat lain yang justru menjadikan cerita mistik sebagai daya tarik objek wisata tersebut, misalnya Wisata Gunung Kawi atau Air Terjun Niagara sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang tinggal tergantung kemauan dan kemampuan pemerintah daerah setempat untuk menjadikan aset wisata alam menjadi tujuan wisata yang ramai dikunjungi.  Tergantung "&lt;em&gt;brand image&lt;/em&gt;" yang akan dibangun terhadap objek wisata itu sendiri.  Misalnya (lagi) membuat Air Terjun Temam seperti Niagara...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Air Terjun Temam menjadi "the little niagara", lengkap dengan paket fasilitas wisata modern.  Seperti fasilitas hotel atau penginapan, restoran atau warung jajan, listrik, jalan dan lapangan parkir.  Jika fasilitas utama sudah ada, pasti akan menyusul layanan wisata lainnya secara "&lt;em&gt;multiflier effect&lt;/em&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sulit menyulap sebuah kawasan wisata yang sepi menjadi ramai.  Sebab wisata sudah menjadi kebutuhan hidup manusia modern, apalagi bagi penduduk di wilayah yang miskin hiburan.  Untuk rekreasi saja harus jauh-jauh keluar kota.  Sementara aset wisata untuk tujuan rekreasi keluarga ada di dalam wilayah kota.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada mendukung pertumbuhan objek wisata "malam", kan lebih terhormat membangun objek wisata alam, seperti &lt;em&gt;the little Niagara&lt;/em&gt;, Air Terjun Temam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8789592888426402705?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8789592888426402705/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/little-niagara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8789592888426402705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8789592888426402705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/little-niagara.html' title='THE LITTLE NIAGARA'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SppMmO_xH7I/AAAAAAAAAJY/10oCQVePYfg/s72-c/TEMAM2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4160422770121982217</id><published>2009-08-29T17:24:00.004+07:00</published><updated>2009-08-29T17:51:04.482+07:00</updated><title type='text'>PRESIDEN</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpkCeXxSh1I/AAAAAAAAAJQ/3wkGmU7NgJw/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 100px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpkCeXxSh1I/AAAAAAAAAJQ/3wkGmU7NgJw/s200/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375330351043479378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;PRESIDEN&lt;/strong&gt; adalah sebutan pemimpin bagi sebuah negara.  Layaknya seorang pemimpin tertinggi negara, pekerjaan dan tanggung-jawabnya seiring dengan gaya hidup kesehariannya.  Gaya hidup glamour, mewah dan eksklusif menghiasi hari-hari sang presiden.  Bahkan presiden-presiden kecil (gubernur, bupati, walikota) ikut larut dalam gaya hidup pemimpin wilayah, bahkan berlebih.  Meskipun demikian, tetap ada saja presiden yang sederhana, rendah hati dan lebih mencintai rakyatnya daripada hartanya...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gaya hidup presiden yang selalu ada di wilayah layanan kelas satu (VVIP), menjadi ikon beberapa produk yang ingin mengedepankan "high style" dan "number one".  Dari mulai taxi mewah sampai kelas paling mahal kamar hotel berbintang, atau jabatan tertinggi di sebuah perusahaan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada saja sebutan presiden untuk sebuah kesederhanaan, jauh dari kesan glamour dan mewah.  Misalnya sebutan menu makanan, seperti tempe presiden dan tahu presiden atau sebutan untuk pemimpin organisasi mahasiswa intrakampus, Presiden BEM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ternyata, tidak banyak presiden yang lebih mencintai kesederhaan daripada kemewahan.  Lebih mencintai rakyatnya daripada hartanya.  Dan lebih menyayangi keluarganya daripada koleganya, apalagi tim sukses pemenangan sewaktu kampanye...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak banyak juga presiden yang menghargai arti pengorbanan dan kesetiaan orang-orang yang mencintainya.  Lebih banyak presiden yang menganggap pengorbanan dan kesetiaan adalah lumrah, sebagai bentuk fanatisme seorang hamba kepada rajanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih sedikit lagi presiden (juga para presiden kecil), atau malah tidak ada lagi sekarang, yang tak segan membantu tanpa pamrih, ikhlas berbagi, bahkan dengan pihak yang dianggap "merugikan" atau "musuh".  Mungkin keikhlasan tersebut hanya ada pada "presiden" tertinggi umat Islam, Nabi Muhammad SAW...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4160422770121982217?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4160422770121982217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/presiden.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4160422770121982217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4160422770121982217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/presiden.html' title='PRESIDEN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpkCeXxSh1I/AAAAAAAAAJQ/3wkGmU7NgJw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8895818660019197923</id><published>2009-08-28T13:05:00.003+07:00</published><updated>2009-08-28T13:36:13.434+07:00</updated><title type='text'>MASJID AGUNG</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Spd0lL44_qI/AAAAAAAAAJI/U2-wQND8AaE/s1600-h/Masjid_1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Spd0lL44_qI/AAAAAAAAAJI/U2-wQND8AaE/s200/Masjid_1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374892862485364386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;MASJID AGUNG&lt;/strong&gt; biasanya merupakan sebutan untuk tempat ibadah (masjid) yang besar atau masjid tertua di suatu wilayah.  Setiap kota di negeri ini yang penduduknya mayoritas beragama Islam, dapat dijumpai satu masjid yang menjadi sentra peribadatan umat muslim bernama Masjid Agung.  Setiap masjid memiliki ciri khas arsitektur yang berbeda, apalagi berdirinya masjid tersebut seiring dengan sejarah negeri ini yang dahulu penduduknya mayoritas beragama Hindu.  Makanya, untuk sebutan masjid tua atau besar masih memakai istilah Hinduisme, agung yang artinya besar...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Foto di atas adalah Masjid Agung Kota Lubuklinggau, sebuah kota yang orbitasinya paling jauh dari ibukota Provinsi Sumatera Selatan, Palembang.  Berjarak 365 kilometer perjalanan darat, yang dapat ditempuh sekitar 6 jam dari Palembang, melalui jalan lintas tengah sumatera ke arah Provinsi Bengkulu.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lubuklinggau merupakan kota sedang dari pemekaran Kabupaten Musi Rawas pada tahun 2003, dimana sebelumnya Lubuklinggau merupakan ibukota Kabupaten Musi Rawas.  Sejak otonomisasi, banyak daerah di republik ini yang dimekarkan, termasuk Musi Rawas dan Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya di Kota Lubuklinggau ketika masih menjadi ibukota Kabupaten Musi Rawas, telah memiliki Masjid Agung (lama) di depan kantor Polres.  Dan setelah pemekaran, didirikan lagi Masjid Agung (baru) di pusat kota, sebelah lapangan Merdeka.  Karena Masjid Agung (lama) adalah aset Pemerintah Kabupaten Musi Rawas yang belum diserahkan ke Pemerintah Kota Lubuklinggau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Masjid Agung, aset dan fasilitas lainnya juga masih banyak yang belum serah terima.  Seperti terminal bus, perkantoran, lapangan terbang, gedung olahraga dan stadion.  Masing-masing meng"klaim" bertanggung jawab terhadap aset tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung saja Makam Pahlawan tidak dibagi dua, atau dibuat lagi Makam Pahlawan (baru).  Atau, Bukit Sulap yang menjadi ikon dan lambang kedua daerah baik Musi Rawas maupun Lubuklinggau, tidak dibelah dua atau dicari Bukit Sulap (baru).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Agung yang idealnya selain tempat peribadatan, juga menjadi sentra pemersatu umat muslim di suatu wilayah.  Bukan persaingan "prestise" atau rebutan aset.  Bukan juga sebagai wacana saling pamer kemegahan dan ke"agung"an...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah contohnya Masjid Agung Lubuklinggau dan Masjid Agung Musi Rawas yang hanya berjarak kurang dari 1 kilometer saja, terpisah oleh rel kereta api, terminal dan pasar inpres.  Sungguh ironi, dan bertendensi arogansi kekuasaan semata...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8895818660019197923?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8895818660019197923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/masjid-agung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8895818660019197923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8895818660019197923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/masjid-agung.html' title='MASJID AGUNG'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Spd0lL44_qI/AAAAAAAAAJI/U2-wQND8AaE/s72-c/Masjid_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8815697859895559873</id><published>2009-08-27T12:43:00.003+07:00</published><updated>2009-08-27T13:19:20.858+07:00</updated><title type='text'>KOLANG-KALING</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpYgdBwXjsI/AAAAAAAAAJA/TJmOWvcJHS8/s1600-h/IMG_2080.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpYgdBwXjsI/AAAAAAAAAJA/TJmOWvcJHS8/s200/IMG_2080.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374518888372866754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;KOLANG-KALING&lt;/strong&gt; atau juga dikenal dengan "beluluk" adalah bahan baku olahan dari buah dari tanaman aren (&lt;em&gt;Arenga pinnata&lt;/em&gt;) yang banyak dijumpai pada bulan puasa (Ramadhan) sebagi sajian buka puasa.  Buah aren merupakan buah majemuk, dalam satu tandan malai terdapat serombongan buah.  Kolang-kaling berasal dari daging buah, sama seperti buah tanaman jenis &lt;em&gt;Palmae&lt;/em&gt; lainnya.  Ukuran buah aren kecil, sebesar pinang atau bola pimpong.  Warna kulit buah hijau tua dengan sabut dan tempurung tipis.  Dan buah aren yang masih bergetah dapat mengakibatkan gatal-gatal...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu tandan buah aren, dapat menghasilkan sampai 10 kilogram kolang-kaling.  Cara pengolahan dari buah aren menjadi kolang-kaling sederhana dan tradisional.  Buah aren yang masih melekat di tandannya dilepas, kemudian direbus dalam air mendidih untuk menghilangkan getahnya yang dapat membuat gatal.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah buah aren direbus, maka akan mudah mengupas sabut dan tempurungnya untuk diambil daging buah.  Daging buah aren inilah yang disebut sebagai kolang-kaling.  Untuk selanjutnya, kolang-kaling direndam dalam air dingin agar awet.  Jika air terus disalin (diganti) setiap harinya, kolang-kaling dapat tahan selama 2 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan suci Ramadhan, permintaan konsumen terhadap kolang-kaling cukup tinggi.  Hal ini berhubungan dengan tradisi keluarga dalam menyajikan hidangan berbuka puasa melengkapi minuman dan makanan dengan kolang-kaling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak variasi minuman dan makanan khas Indonesia yang memasukkan kolang-kaling sebagai pelengkap atau campuran, seperti es campur, es buah, es cincau, dan minuman dingin lainnya.  Untuk sajian makanan khas juga banyak yang melengkapinya dengan kolang-kaling, seperti jenis kolak, dari kolak pisang sampai kolak duren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan puasa memang bulan penuh berkah, misalnya saja petani aren yang mendapat rezeki tambahan tahunan dari tanaman aren.  Selain gula aren, ijuk, lidi dan manfaat lainnya dari tanaman aren, juga dihasilkan kolang-kaling yang laris manis pada bulan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga per kilogram kolang-kaling sekarang berkisar antara 3 ribu sampai 5 ribu rupiah di tingkat desa, dan bisa mencapai 15 ribu rupiah per kilogramnya di kota.  Harga ini relatif terjangkau, karena 1 kilogram kolang-kaling dapat diramu menjadi pelengkap hidangan berbuka untuk banyak variasi makanan dan minuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk keluarga besar yang beranggotakan lebih dari 10 orang, 1 kilogram kolang-kaling dapat memuaskan dalam sajian berbuka sampai 2 atau 3 hari.  Dan untuk keluarga kecil yang hanya tak lebih dari 5 orang, maka dengan 1 kilogram kolang-kaling cukuplah untuk pelengkap sajian berbuka selama 1 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolang-kaling memang menjadi bahan makanan eksotis dan khas bulan puasa di negeri ini.  Sumber bahan baku kolang-kaling juga merupakan tanaman khas Indonesia, aren.  Darinya, banyak variasi masakan yang dapat dibuat ibu-ibu untuk hidangan berbuka puasa keluarga tercinta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8815697859895559873?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8815697859895559873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/kolang-kaling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8815697859895559873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8815697859895559873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/kolang-kaling.html' title='KOLANG-KALING'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpYgdBwXjsI/AAAAAAAAAJA/TJmOWvcJHS8/s72-c/IMG_2080.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-7246330675767282630</id><published>2009-08-26T16:30:00.004+07:00</published><updated>2009-08-26T17:41:14.507+07:00</updated><title type='text'>JEMBATAN AMPERA</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpUBQecqk8I/AAAAAAAAAI4/OFy_tddcEuQ/s1600-h/20062009190.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpUBQecqk8I/AAAAAAAAAI4/OFy_tddcEuQ/s200/20062009190.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374203112899384258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;JEMBATAN AMPERA&lt;/strong&gt; adalah jembatan yang melintasi sungai Musi yang membelah Kota Palembang menjadi seberang ulu dan seberang ilir.   Jembatan ini dibangun pada masa kemerdekaan, sehingga diberi nama Ampera atau singkatan dari Amanat Penderitaan Rakyat.  Jembatan Ampera dengan panjang lebih dari 1 kilometer, dahulunya di bagian tengah dapat dinaikkan untuk memberi kesempatan kapal besar yang berlayar melintas di bawah jembatan.  Namun sekarang karena banyak bagian mesin rotor pengangkat jembatan rusak, sehingga jembatan Ampera tidak dinaik-turunkan lagi...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada malam hari, jembatan Ampera terlihat berkilau karena lampu-lampu hias yang dipasang di sepanjang jembatan.  Cahaya lampu hias memantul di permukaan sungai Musi di bawahnya, menyajikan pemandangan yang indah.  Keindahannya banyak mengundang para turis berlama-lama memandang jembatan Ampera yang berdiri anggun.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan indah jembatan Ampera dapat dinikmati langsung di atas jembatan, atau di bawah jembatan.  Pemandangan dari bawah jembatan atau dari sungai Musi, dapat dinikmati dengan menumpang "ketek" atau perahu motor tradisional, dengan sewa tidak terlalu mahal, antara 25 sampai 50 ribu rupiah per jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak di atas atau dari bawah jembatan Ampera, pemandangan akan lebih indah lagi jika dinikmati dari sisi seberang ilir, tepatnya dari Benteng Kuto Besak (BKB).  Benteng dimana di bagian depannya yang menghadap langsung ke Sungai Musi, terdapat pelataran yang luas.  Di pelataran ini banyak para penjual makanan ringan dan asongan, serta lapangan parkir yang tersedia 24 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari menikmati malam cerah di tepian sungai Musi, memandang jembatan Ampera, kita dapat menikmati juga makanan khas Kota Palembang.  Ada tukang "mie tektek" atau mie goreng khas jajanan malam, ada tukang "pempek" dan "tekwan" atau "model", ini nama-nama makanan khas Kota Palembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau jika kita ingin suasana lain penuh romantisme, dapat berkunjung di restoran terapung di tepian Sungai Musi.  Atau hanya duduk-duduk santai di bibir sungai Musi di kursi taman BKB yang tersedia sepanjang lebih 1 kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi di malam minggu, atau hari libur, atau di bulan Ramadhan, BKB terlihat ramai di pagi hari, sore dan malam hari.  Banyak orang yang datang sekedar menikmati semilir angin sungai Musi nan indah dengan pemandangan jembatan Ampera yang megah, sembari menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan Ampera memang indah, di pagi, sore dan malam hari.  Jembatan Ampera memang mampu menyajikan pemandangan eksotis di balik historinya yang panjang.  Banyak kenangan orang-orang yang mengenal dan memandang jembatan Ampera.  Termasukkah anda...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-7246330675767282630?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/7246330675767282630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/jembatan-ampera.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7246330675767282630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7246330675767282630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/jembatan-ampera.html' title='JEMBATAN AMPERA'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpUBQecqk8I/AAAAAAAAAI4/OFy_tddcEuQ/s72-c/20062009190.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-7772088874686245898</id><published>2009-08-25T12:15:00.004+07:00</published><updated>2009-08-26T16:28:05.737+07:00</updated><title type='text'>DOGAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpOC8CfZd1I/AAAAAAAAAIg/9bDs7RYnG7o/s1600-h/6690_1029952289059_1832935043_63445_2438008_s.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpOC8CfZd1I/AAAAAAAAAIg/9bDs7RYnG7o/s200/6690_1029952289059_1832935043_63445_2438008_s.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373782748355458898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;DOGAN&lt;/strong&gt; atau kelapa muda adalah sesuatu yang paling dicari saat dahaga menghinggapi keringnya kerongkongan, apalagi pada bulan puasa seperti sekarang ini.  Diminum dengan campuran susu, gula aren atau gula pasir dan es, atau hanya disajikan seperti adanya, dogan tetap dapat menjadi penawar rasa haus.  Lebih lengkap lagi jika air dogan segar dicampur bersama daging buah dan beberapa potongan kecil buah lainnya, plus &lt;em&gt;nata de coco&lt;/em&gt;, es dogan jadi lebih lezat. Apalagi air kelapa muda atau dogan, terutama mitos kelapa hijau, dipercaya dapat memberikan banyak khasiat...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan puasa, di pinggiran jalan, di atas trotoar, di persimpangan jalan, atau di tanah agak lapang yang ramai dan terlihat orang lalu-lalang, dogan terlihat menggunung bersama tandannya.  Dijual per buah untuk hidangan berbuka puasa.  Dan selalu habis tandas tak bersisa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa memang daya tarik dogan di bulan puasa.  Luar biasa juga memang daya beli masyarakat muslim yang bakan berbuka puasa dengan sajian minuman segar es dogan.  Dan cukup luar biasa omzet "pedagang dogan kagetan", pun demikian juga petani kelapa kebagian rezeki tahunan dari dogan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah bulan puasa memang beragam, tergantung bagaimana kita menyikapi dan memahami hakekat berpuasa itu sendiri.  Dimulai dari beragam kegunaan dan manfaat ekonomis yang beruntun dan berurutan waktu (&lt;em&gt;timing&lt;/em&gt;) konsumsi atau pemakaiannya, dari sebatang kelapa.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan puasa, dogan paling dicari dari beragam minuman penawar dahaga kala berbuka.  Kelapa tua giliran diambil santannya, saat puasa dan manakala mendekati hari raya idhul fitri nanti.  Baik sebagai bahan penyedap masakan sahur dan berbuka puasa, atau bahan pembuat kue-kue lebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun kelapa muda, di penghujung puasa dan menjelang hari raya, diambil dan dibuat kerajinan tangan khas lebaran, ketupat.  Ketupat menjadi ikon lebaran, karena tak lengkap suasana lebaran tanpa hidangan ketupat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pedesaan, selain ketupat, umbut kelapa juga dijadikan sayur pelengkap kemeriahan suasana lebaran.  Tentu saja hidangan dari bahan kelapa, dipermewah dengan daging ayam dan bebek, atau kambing dan sapi, bahkan kerbau dan rusa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua keceriaan, kemeriahan dan keagungan lebaran idhul fitri merupakan cerminan rasa syukur kaum muslim akan rezeki yang diberikan Sang Pencipta.  Bahkan kemeriahan lebaran juga menjadi momentum silaturrahmi, saling memaafkan dan saling berbagi.  Sungguh menyejukkan, laksana segarnya air dogan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-7772088874686245898?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/7772088874686245898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/dogan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7772088874686245898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7772088874686245898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/dogan.html' title='DOGAN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpOC8CfZd1I/AAAAAAAAAIg/9bDs7RYnG7o/s72-c/6690_1029952289059_1832935043_63445_2438008_s.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-5235591067551363533</id><published>2009-08-24T17:23:00.000+07:00</published><updated>2009-08-25T17:52:22.558+07:00</updated><title type='text'>PERSIAN CAT</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpO8NkUTKHI/AAAAAAAAAIw/pTROhpL-TCk/s1600-h/IMG_2043.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpO8NkUTKHI/AAAAAAAAAIw/pTROhpL-TCk/s200/IMG_2043.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373845721656273010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;PERSIAN CAT&lt;/strong&gt; atau kucing persia merupakan salah satu dari sekian jenis kucing di dunia ini yang memiliki keunggulan dari trah kucing lainnya.  &lt;em&gt;Persian cat&lt;/em&gt; memiliki bulu-bulu lebat dan tebal, dengan warna mata hijau atau warna terang lainnya, ekor panjang dengan bulu-bulu lebat.  Yang membedakan &lt;em&gt;persian cat&lt;/em&gt; dari kucing lainnya dengan perbedaan yang mencolok adalah bentuk wajahnya yang relatif datar, karena hidungnya yang "pesek"...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Persian cat merupakan kucing piaraan hobiis yang mahal.  Seekor anakan kucing persia berumur 3 bulanan seharga 1 sampai 2 juta rupiah.  Jika sudah berumur satu tahun atau lebih, bisa mencapai 3 juta rupiah, bahkan puluhan juta rupiah jika memiliki performa sempurna atau juara lomba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepintas, kucing persia mirip dengan kucing angora.  Perbedaannya dari ketebalan bulu-bulu dan bentuk wajah atau hidung, disamping ukuran tubuh kucing angora lebih kecil dari kucing persia.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seekor kucing persia jantan, jika tumbuh sehat sempurna, panjang bentang tubuh dari kepala hingga ekor bisa mencapai 1 meter lebih.  Persis anak harimau atau musang dewasa.  Performa yang angker tersebut, tidak sama dengan sifatnya yang lembut dan  manja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persian cat, seperti juga jenis kucing piaraan lainnya, memiliki sifat manja dengan tuannya, manusia.  Suka dibelai dan diperhatikan, serta di perlakukan khusus.  Dari mulai mandi, perawatan bulu, telinga, kuku dan gigi, sampai asupan makanan khusus ditambah vitamin sebagai suplement.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seekor persian cat berumur 1 tahun dapat menghabiskan biaya sekurangnya 200 ribu rupiah per bulan, untuk makan dan perawatannya.  Jika umurnya semakin tua dengan pertumbuhan tubuh masih terus bertambah, maka biaya yang dikeluarkan lebih besar lagi per bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantas saja harga kucing persia cukup mahal.  Harga yang pantas tersebut sebanding dengan kepuasan sang pemilik persian cat, manakala membelai dan bercengkerama dengan hewan kesayangannya... (&lt;em&gt;for "Aldo", our persian cat&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-5235591067551363533?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/5235591067551363533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/persian-cat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5235591067551363533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5235591067551363533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/persian-cat.html' title='PERSIAN CAT'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpO8NkUTKHI/AAAAAAAAAIw/pTROhpL-TCk/s72-c/IMG_2043.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-3002907426039755150</id><published>2009-08-23T11:34:00.000+07:00</published><updated>2009-08-25T14:29:44.732+07:00</updated><title type='text'>PUASA "YANGYUK"</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpNrVCkXJSI/AAAAAAAAAIY/6279dBXVC3I/s1600-h/09072009197.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpNrVCkXJSI/AAAAAAAAAIY/6279dBXVC3I/s200/09072009197.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373756789593941282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;PUASA&lt;/strong&gt; bagi umat muslim wajib hukumnya, terutama bagi yang telah akil baligh, tidak berhalangan dan sehat.  Namun bagi anak-anak, berpuasa menjadi pendidikan normatif sejak dini yang harus diperkenalkan dan dilatih.  Meskipun demikian, pembelajaran anak-anak yang paling tepat adalah dengan contoh dari orang tua.  Bisa juga dengan motivasi, stimulasi berupa hadiah, atau malah sedikit paksaan disipliner.  Namun yang unik, anak-anak yang belum wajib berpuasa, dilatih dengan puasa tidak penuh sehari, atau anak-anak sendiri mengistilahkan, "puasa yangyuk" atau "puasa setengah periuk"...   &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Alya, anak gadisku yang masih berumur 2 tahun, saat sahur pasti ikut bangun, meski matanya masih sipit terkantuk-kantuk.  Ketika ditanya apakah besok ikut berpuasa, dijawabnya dengan &lt;em&gt;kenes&lt;/em&gt;, "iya besok puasa yangyuk..."  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat aku bingung, tidak faham maksud celoteh si kecil.  Bundanya menjelaskan, puasa "yangyuk" artinya puasa setengah periuk atau setengah hari saja.  Aku jadi tersenyum, bangga dengan si kecil yang sudah mulai melatih dirinya berpuasa.  Bekal yang baik jika kelak ia dewasa, tidak berat lagi lantaran sudah terbiasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa "yangyuk" atau setengah periuk atau puasa setengah hari, menjadi kebiasaan pembelajaran bagi anak-anak keluarga muslim Indonesia modern.  Berbeda dengan pembelajaran zaman kita kecil dahulu, tidak mengenal puasa setengah hari.  Yang namanya puasa, harus penuh satu hari, dari imsyak sebelum subuh sampai buka waktu maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alya dan anak-anak kecil muslim Indonesia lainnya, cukup familiar dengan toleransi orang tua mereka dalam pembelajaran berpuasa di bulan suci Ramadhan.  Mereka cukup senang dan perlahan mulai memahami makna menahan diri, dimulai dari menahan haus dan lapar saat berpuasa, walaupun hanya puasa "yangyuk"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun istilahnya untuk "latihan berpuasa" bagi anak-anak, yang terpenting adalah proses pembelajarannya.  Hasil akhirnya nanti dapat dirasakan sang anak, manakala mereka telah tumbuh dewasa, dan harus berpuasa penuh.  Kemudian juga mengajarkan hal yang sama kepada anak-anak mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya latihan berpuasa bukan hanya untuk pembiasaan saja, namun lebih kepada kestabilan emosi dan psikologis, bahkan kesehatan pencernaan.  Berpuasa memang dapat mendatangkan banyak manfaat, bisa jadi dimulai dari &lt;em&gt;puasa yangyuk&lt;/em&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-3002907426039755150?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/3002907426039755150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/puasa-yangyuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3002907426039755150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3002907426039755150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/puasa-yangyuk.html' title='PUASA &quot;YANGYUK&quot;'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpNrVCkXJSI/AAAAAAAAAIY/6279dBXVC3I/s72-c/09072009197.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-6856446860913102222</id><published>2009-08-22T10:58:00.000+07:00</published><updated>2009-08-25T14:28:52.788+07:00</updated><title type='text'>RAMADHAN TIBA</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpNiinKiPoI/AAAAAAAAAIQ/UcnCHf_rvo0/s1600-h/lo21.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 98px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpNiinKiPoI/AAAAAAAAAIQ/UcnCHf_rvo0/s200/lo21.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373747127151378050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;RAMADHAN&lt;/strong&gt;, bulan suci umat Islam telah tiba.  Bulan dimana diwajibkan umat muslim untuk berpuasa sebulan penuh.  Bulan dimana pahala perbuatan baik dilipatgandakan.  Bulan dimana dosa-dosa diampuni dan manusia disucikan hatinya, untuk kembali "fitrah", suci bersih.  Ramadhan merupakan bulan yang dinanti oleh seluruh pemeluk agama Islam di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.  Karena banyak hikmah dan amal jariah, selain kewajiban berpuasa, yang dapat menjadi penyejuk hati manusia, setelah selama setahun hidup dalam dinamika zaman yang kian tiada menentu...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan telah tiba...  Suara mercon dan percik kembang api menghiasi udara malam di bulan Ramadhan, diiringi teriakan nyaring bocah-bocah tanggung yang bergembira menabuh beduk atau kentongan, membangunkan penduduk untuk sahur.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan telah tiba...  Iring-iringan umat "berkopiah dan berkerudung", berduyun ke masjid di malam setelah maghrib.  &lt;em&gt;Sholat tarawih berjamaah&lt;/em&gt; di tiap malam penuh berkah, menjadi pelengkap ibadah puasa di siang harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan telah tiba...  Penjual makanan dan minuman ramai bertebaran atau berkumpul di satu tempat, &lt;em&gt;pasar kagetan&lt;/em&gt; yang ada hanya di bulan Ramadhan.  Pasar dimana menyajikan jualan khas menu "buka puasa", yang mendatangkan rezeki setahun sekali bagi para pedagang kecil "pasar bedug".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan telah tiba...  Saatnya kembali intropeksi diri akan apa yang telah dicapai, didapat dan diberikan oleh Sang Pencipta.  Bahwa merasakan derita orang fakir yang terbiasa menahan haus dan lapar, tidak hanya sekedar merasakannya saja.  Namun juga dengan membagi rasa suka dengan bersedekah, atau sekedar menyediakan buka bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan telah tiba...  Waktu buka puasa telah tiba, dan menjadi saat yang paling dinanti bagi yang berpuasa.  Malam menggeliat fajar, sahur pun tiba dan menyajikan aroma khusyuk sembari menyantap hidangan malam.  Sebaris niat suci mengalir lirih, "nawaitu sauma ghoddin..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-6856446860913102222?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/6856446860913102222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/ramadhan-tiba.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6856446860913102222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6856446860913102222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/ramadhan-tiba.html' title='RAMADHAN TIBA'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpNiinKiPoI/AAAAAAAAAIQ/UcnCHf_rvo0/s72-c/lo21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8145253992320917511</id><published>2009-08-21T14:06:00.000+07:00</published><updated>2009-08-25T14:27:40.825+07:00</updated><title type='text'>TRADISI ZIARAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpON5gEOoLI/AAAAAAAAAIo/EVWvE-T53Qk/s1600-h/IMG_2025.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpON5gEOoLI/AAAAAAAAAIo/EVWvE-T53Qk/s200/IMG_2025.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373794799382864050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;TRADISI ZIARAH&lt;/strong&gt; menyambut bulan suci Ramadhan bagi umat muslim telah berlangsung sejak dahulu.  Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari tradisi ziarah tersebut, baik pelajaran tentang cara menghargai anggota keluarga walaupun sudah meninggal dunia, tentang mengingat bahwa setelah hidup pasti datang mati, tentang ungkapan rasa sayang dengan cara mendoakan orang tua atau kerabat yang telah lebih dahulu berpulang ke alam barzah...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tradisi ziarah memang lebih ramai dilakukan saat akan memasuki bulan suci Ramadhan.  Bulan dimana umat muslim berpuasa, bulan dimana konon syetan "dirantai" dan bulan dimana "penghuni kubur" diistirahatkan dari siksa kubur...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun paling tidak, dengan tradisi ziarah, sehari sebelum puasa, pemakaman umum terlihat bersih, sejuk dan ramai dikunjungi penziarah.  Kepulan asap dari pembakaran rumput kering dan sisa seresah daun kamboja kering, menjadi "&lt;em&gt;wallpaper&lt;/em&gt;" yang menakjubkan, sekaligus berbau mistis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun makna dibalik, tersirat dan tersuratnya, tradisi ziarah tetap memberikan hal-hal yang baik bagi umat manusia.  Bagaimana dia memperlakukan orang yang sudah lebih dahulu meninggal, begitu juga dia nanti jika saatnya tiba...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika kita tidak ada waktu sedikitpun untuk berziarah, membawa air, kembang dan sapu lidi ke makam keluarga, ada banyak cara ziarah lainnya.  Paling tidak saat selesai sholat, do'a kita panjatkan kepada orang tercinta yang telah berpulang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allahumma firli zunubi waliwalidaiya, &lt;br /&gt;warham humma kama robbayani soghiroh..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8145253992320917511?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8145253992320917511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/tradisi-ziarah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8145253992320917511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8145253992320917511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/tradisi-ziarah.html' title='TRADISI ZIARAH'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SpON5gEOoLI/AAAAAAAAAIo/EVWvE-T53Qk/s72-c/IMG_2025.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-7983940373681583778</id><published>2009-08-20T11:34:00.004+07:00</published><updated>2009-08-20T12:29:34.781+07:00</updated><title type='text'>MUNTOK PORT</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SozU8e3leVI/AAAAAAAAAII/NDcqCHu5ynE/s1600-h/IMG_1956.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SozU8e3leVI/AAAAAAAAAII/NDcqCHu5ynE/s200/IMG_1956.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371902591089604946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;MUNTOK PORT&lt;/strong&gt; adalah salah satu akses masuk ke pulau Bangka melalui jalur laut.  Pelabuhan tua ini tidak cukup ramai disinggahi kapal, dan hanya terbatas kapal penumpang atau kapal barang tertentu saja.  Untuk kapal khusus penumpang, hanya ada dua perusahaan pelayaran yang melayani muatan Palembang-Muntok atau sebaliknya.  Sementara untuk muatan barang, hanya beberapa kapal &lt;em&gt;ferry&lt;/em&gt; yang melayani angkutan barang dari dan ke Muntok.  Tak heran, suasana sepi, tidak terlalu ramai di sepanjang hari dari pagi sampai malam, menjadi pemandangan lumrah...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Suasana Muntok Port dahulunya cukup ramai aktivitas bongkar-muat, datang-pergi dan transaksi dagang terjadi.  Namun sejak beberapa perusahaan bisnis membuka sendiri tempat berlabuh kapal perusahaan di titik-titik yang tersebar di sepanjang bibir pantai pulau Bangka, praktis Muntok Port hanya terbatas untuk penumpang dan barang jalur Palembang-Muntok pulang pergi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, peran pelabuhan seperti Muntok Port, cukup strategis dari sisi dinamika sosial ekonomi.  Jalur pendistribusian barang ekonomi, maupun akses keluar-masuk pelaku ekonomi, dapat berlangsung dengan dukungan sebuah pelabuhan.  Bahkan kehidupan sosial berlangsung dinamis di mulai dari sebuah pelabuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pelabuhan pada saat kapal bersandar saja, transaksi ekonomi banyak terjadi.  Mulai dari jasa kuli panggul barang, sampai agen perjalanan darat (travel) yang ramai beraktivitas di pelabuhan.  Demikian juga warung jajan, pedagang asongan, loper koran, bahkan &lt;em&gt;penjahat&lt;/em&gt; meramaikan aktivitas sebuah pelabuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan suasana hati ketika pertama kali kita mendarat di sebuah pelabuhan.  Kesan asing, harapan, cita-cita, juga kekhawatiran dan kecemasan berbaur dengan rasa bahagia dan sukacita.  Beberapa "alim" malah harus sujud mencium bumi saat pertama kali ia menjejakkan kaki di bumi yang baru didatangi, sebagai pertanda "syukur" akan kebesaran Sang Pencipta Bumi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muntok Port dari dahulu sudah terkenal di mancanegara, ketika kejayaan perdagangan biji lada putih (&lt;em&gt;muntok white pepper&lt;/em&gt;) atau ketika biji-biji putih timah keluar dari pulau Bangka.  Pulau ini memang identik dengan "&lt;em&gt;yang putih-putih&lt;/em&gt;", dari ladanya, timah sampai "&lt;em&gt;amoy&lt;/em&gt;" nya yang memang penduduk asli Bangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain lada, timah dan amoy, Bangka juga terkenal dengan terasi, kerupuk getas, madu pahit dan kue bangkit.  Ditambah masakan "lempah kuning" nya yang khas, mengiringi tradisi "nganggung" atau makan bersama ketika perayaan hari-hari tertentu.  Sungguh Bangka memang eksotis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Muntok Port semua kekhasan Bangka dapat dikenal oleh orang luar.  Sejarah mencatat bahwa, penduduk asli Bangka selain pribumi lokal, memang percampuran (blasteran) antara penduduk lokal dan etnis Tionghoa.  Tak heran jika melihat orang Bangka berkulit putih dan bermata sipit, seperti juga di Pontianak misalnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah sudah hukum alam atau kewajaran, dimana ada kota pelabuhan di negeri ini, disitu banyak dijumpai keturunan dari perkawinan penduduk lokal dan pedagang luar negeri, seperti Cina, India, Arab dan Eropa.  Turunan silang tersebut sudah menjadi penduduk asli pelabuhan dengan "&lt;em&gt;akulturasi&lt;/em&gt;" budaya yang unik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muntok Port, seperti pelabuhan lain memang memiliki andil besar dalam percampuran budaya dan aktivitas ekonomi.  Senyapnya Muntok Port tidak berarti sepinya aktivitas.  Justru dibalik kesenyapannya, telah terjadi dan akan terus terjadi kejadian-kejadian yang tak terduga.  Sebab dari sini awalnya sebuah pulau akan dikenal, dikunjungi dan dikenang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-7983940373681583778?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/7983940373681583778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/muntok-port.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7983940373681583778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7983940373681583778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/muntok-port.html' title='MUNTOK PORT'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SozU8e3leVI/AAAAAAAAAII/NDcqCHu5ynE/s72-c/IMG_1956.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4132290399773102058</id><published>2009-08-19T19:55:00.002+07:00</published><updated>2009-08-19T20:43:56.333+07:00</updated><title type='text'>SENJA DI DERMAGA</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sov56LD9xWI/AAAAAAAAAIA/DwHpFrSK-CY/s1600-h/IMG_1968.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sov56LD9xWI/AAAAAAAAAIA/DwHpFrSK-CY/s200/IMG_1968.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371661758366598498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;SENJA DI DERMAGA&lt;/strong&gt; menyajikan pemandangan indah nan eksotis.  Manakala matahari mulai menepi, siap-siap tenggelam di ufuk barat, cahaya jingga terlihat menyemburat di balik tiang-tiang kapal yang nampak seperti &lt;em&gt;siluet&lt;/em&gt;.  Sementara air berpendar, membiaskan cahaya lembut sore hari menjelang malam.  Hmm..., sungguh indah, meski tak seindah kehidupan orang di dermaga, seperti nelayan kecil, anak buah kapal, hingga kuli pelabuhan...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Senja memang menyajikan aroma mistis, penuh misteri.  Pergantian siang ke malam, panas terik ke sejuk, terang benderang ke temaram, semua tersaji sebagai sebuah misteri alam semesta.  Memang, manusia hanya dapat menikmati, tapi alam memiliki jawaban lain di balik semua fenomena yang terjadi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja menjadi saatnya nelayan bersiap hendak melaut, mengail rezeki di dingin malam, di tengah samudera yang juga penuh misteri.  Kadang tenang, kadang bergolak, bahkan menakutkan.  Nelayan bersiap mengembangkan layar perahu kecilnya, melaju menuju laut lepas, berharap dapat hasil tangkapan untuk dijual kepada tengkulak esok paginya.  Cukuplah untuk makan sekeluarga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak buah kapal yang bersandar, ketika senja menghampiri, bersiap turun ke pelabuhan menikmati malam di meja minuman keras bersama perempuan malam.  Gaji yang kecil habis sekejab, untuk esoknya menyinggahi pelabuhan lainnya, dan kembali menikmati hidup yang maya, dari waktu ke waktu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara anak buah kapal yang akan berlayar, bersiap di pos tugasnya masing-masing.  Bekerja dengan giat, mengeluarkan tenaga dan keringat, sebab berharap gaji yang sepadan.  Namun kemudian, pendapatan yang tidak seberapa kembali berhamburan habis di telan kehidupan malam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuli pelabuhan ketika senja, tetap terjaga dari lelap.  Berharap ada angkutan barang yang siap dipanggul, kemudian mendapat upah ala kadarnya.  Keringat bercampur debu, rasa kantuk bercampur lelah, tak dihiraukannya.  Semua demi hidupnya dan keluarga yang menanti harap di rumah gubuk tepi dermaga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misteri hidup memang aneh, tapi benar nyata dan ada.  Sementara orang-orang nun jauh dari pelabuhan bersantai di tempat nyaman, orang-orang di pelabuhan tetap bekerja, meskipun temaram senja datang pertanda malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja di dermaga memang indah, penuh cerita, menyimpan misteri, dan berbagai hikmah dapat terjadi.  Di balik tiang-tiang kapal, di bawah atap pelabuhan, di bayang remang lampu merkuri, atau di tabir jingga cahaya senja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4132290399773102058?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4132290399773102058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/senja-di-dermaga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4132290399773102058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4132290399773102058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/senja-di-dermaga.html' title='SENJA DI DERMAGA'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sov56LD9xWI/AAAAAAAAAIA/DwHpFrSK-CY/s72-c/IMG_1968.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-353859494555020408</id><published>2009-08-18T19:05:00.001+07:00</published><updated>2009-08-19T19:48:39.438+07:00</updated><title type='text'>TUJUH BELASAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sovr83OpvfI/AAAAAAAAAHw/7bb-jm_r5GY/s1600-h/IMG_1906.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sovr83OpvfI/AAAAAAAAAHw/7bb-jm_r5GY/s200/IMG_1906.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371646411419532786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;TUJUH BELASAN&lt;/strong&gt;, sebuah istilah yang akrab terdengar setahun sekali di republik ini.  Istilah tujuh belasan melambangkan tanggal 17 Agustus setiap tahunnya yang diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai hari kemerdekaan.  Tanggal itu juga menjadi hari lahir bangsa ini yang memproklamirkan kemerdekaannya, terlepas dari penjajahan.  Setiap tahunnya, tujuh belasan menjadi tanggal keramat, karena banyak peristiwa di balik peringatan yang telah memakan korban jiwa, harta dan benda, melalui gerakan perjuangan tiada henti selama berabad-abad untuk lepas dari belenggu kolonialisasi penjajah...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini, 64 tahun sudah bangsa Indonesia merdeka.  Banyak cara dan kegiatan yang dilakukan untuk mengenang dan memperingati detik-detik bersejarah bagi bangsa ini.  Sebelum, saat, maupun sesudah hari tanggal tujuh belas bulan Agustus, anak bangsa memeriahkannya dengan berbagai macam cara.  Dari mulai perlombaan, karnaval atau pawai, pameran, pesta rakyat sampai upacara dan ziarah ke makam pahlawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh belasan menjadi bermakna tiap tahunnya, walaupun berbeda momentum dan konteks ungkapan yang ingin disampaikan.  Hal ini berkaitan dengan laju perkembangan bangsa dari tahun ke tahun, seiring dengan dinamikia sosial politik negara demokrasi ini.  Disamping itu juga, kebijakan negarawan dan perhatian serta kepedulian &lt;em&gt;multi stakeholder&lt;/em&gt; dalam menyikapi arti peringatan tujuh belasan, turut memberi warna peringatan kemerdekaan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah..., yang terpenting adalah tujuh belasan setiap tahunnya tetap meriah.  Di sana sini diadakan perlombaan rakyat, seperti panjat pinang, lari karung, sepeda hias, makan kerupuk, dan lain-lain.  Pesta rakyat digelar pada siang dan malam harinya, dimana berduyun-duyun masyarakat ramai menghadirinya.  Pawai dan karnaval menjadi tontonan yang menghibur serta ditunggu masyarakat yang rela berjam-jam berdiri di pinggir jalan, berpanas-panas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah..., bangsa ini memang sederhana dan mengagumkan.  Merah putih melambai berkibar gagah di tiang-tiang depan rumah, kantor dan tempat umum.  Hiasan rumah dan kantor juga didominasi warna merah dan putih.  Setiap tujuh belasan, lautan merah putih bertebar di segenap penjuru tanah air.  Merah putih ada dimana-mana, di gunung dan pantai, di hutan dan pemukiman, bahkan di laut dan udara...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh belasan selalu meninggalkan cerita lucu, namun heroik.  Tujuh belasan juga mampu membuat bangsa ini hening sesaat mengenang detik-detik proklamasi, untuk kemudian hiruk-pikuk dalam keramaian acara rakyat.  Semoga setiap tujuh belasan tetap meriah, tetap dikenang, tetap ada merah putih berkibar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-353859494555020408?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/353859494555020408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/tujuh-belasan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/353859494555020408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/353859494555020408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/tujuh-belasan.html' title='TUJUH BELASAN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sovr83OpvfI/AAAAAAAAAHw/7bb-jm_r5GY/s72-c/IMG_1906.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4672107060808390463</id><published>2009-08-17T22:39:00.000+07:00</published><updated>2009-08-19T13:59:45.278+07:00</updated><title type='text'>TIANG BENDERA</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SorLpORzLZI/AAAAAAAAAHo/3l0FSli2rsQ/s1600-h/24042009048.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SorLpORzLZI/AAAAAAAAAHo/3l0FSli2rsQ/s200/24042009048.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371329414660566418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;TIANG BENDERA&lt;/strong&gt; berdiri menunjuk langit, di tengah-tengah tanah lapang perkantoran.  Berbagai ukuran tinggi tiang, menunjukkan kemegahan kantor yang mendirikannya.  Pun demikian juga dengan ukuran besar bendera merah putih (jika tiang diperuntukkan bagi sang saka), menunjukkan partisipasi &lt;em&gt;kredibel&lt;/em&gt; aparatur yang memasang bendera pada tiangnya.   Namun, sampai sejauh mana pemaknaan tiang bendera bersama benderanya sendiri, masih menjadi &lt;em&gt;retorika&lt;/em&gt; anak bangsa...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, bangsa ini, Indonesia tercinta memperingati hari kelahirannya, proklamasi 17 Agustus.  Hari dimana bangsa ini terbebas dari belenggu penjajahan selama berabad-abad.  Hari dimana penindasan kaum kolonial terbebaskan oleh perjuangan dan gerakan nasionalis yang bergelora, dan telah memakan banyak korban nyawa, harta serta air mata duka.  Hari dimana Bung Karno dan Bung Hatta membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 17 Agustus setiap tahunnya diperingati sebagai hari kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah bangsa berdaulat di benua Asia Tenggara.  Berbagai kegiatan dibuat dan diikuti oleh seluruh kalangan masyarakat untuk memeriahkan hari bersejarah tersebut.  Berbagai kemeriahan terjadi dimana-mana, di seantero nusantara, sebutan negeri khatulistiwa yang maha kaya ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, kekayaan sumberdaya alamnya yang "&lt;em&gt;gemah ripah loh jinawi&lt;/em&gt;", sampai saat ini hanya dinikmati oleh segelintir manusia saja secara berlebih.  Namun sebagian besar masyarakatnya (terutama rakyat kecil dan kaum marjinal), selalu berkekurangan hidup akibat himpitan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih ironis lagi, kaum pejuang dan keluarganya, masih banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan di negeri yang dulu mereka bela dengan segenap korbanan, darah dan jiwa raga.  Ternyata, bangsa yang telah merdeka ini, belum mampu memerdekakan rakyatnya secara utuh dan keseluruhan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemerdekaan saat ini hanya dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mapan secara finansial dan ekonominya saja.  Tidak bagi kelompok masyarakat yang masih mengais rezeki dengan susah payah, hanya untuk makan sehari-hari, di pelosok pedalaman pedesaan dan di tempat kumuh perkotaan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebodohan, penindasan, kemelaratan masih banyak dijumpai di negeri yang (konon) kaya raya ini.  Orang pintar sibuk berdebat dan mencari celah penumpukkan harta kekayaan untuk kesenangan dan warisan.  Orang bodoh sibuk bertengkar dan memperebutkan lubang rezeki hanya untuk makan dan bertahan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara semua fenomena sosial tersebut (masih) berlangsung, tiang bendera berdiri kokoh, angkuh menggapai langit dengan kibaran gagah sang merah putih.  Seolah tiang dan benderanya ingin berkata, kemerdekaan tidak hanya sebatas retorika dan omong kosong nasionalisme belaka.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tianga bendera nan tinggi bersama sang bendera nan megah seakan ingin berteriak bahwa, bukan ini yang mereka inginkan.  Namun makna kemerdekaan itu sendiri adalah pembebasan segenap lapisan masyarakat dari belenggu duka derita akibat ulah manusia yang hanya ingin merdeka sendiri, tanpa memikirkan bahwa lingkungannya berhak juga untuk merdeka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti egoismenya sang tiang bendera yang berdiri congkak...  Seperti merdekanya bendera yang berkibar-kibar diterpa angin...  Seperti angin (udara) yang bebas merdeka dan ada dimana-mana...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4672107060808390463?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4672107060808390463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/tiang-bendera.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4672107060808390463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4672107060808390463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/tiang-bendera.html' title='TIANG BENDERA'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SorLpORzLZI/AAAAAAAAAHo/3l0FSli2rsQ/s72-c/24042009048.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-7622353069535832213</id><published>2009-08-16T20:50:00.003+07:00</published><updated>2009-08-19T19:50:47.108+07:00</updated><title type='text'>KOLAM PANCING</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Soq0UlZn0qI/AAAAAAAAAHg/ZDn8py-Aljk/s1600-h/IMG_0868.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Soq0UlZn0qI/AAAAAAAAAHg/ZDn8py-Aljk/s200/IMG_0868.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371303771322700450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;KOLAM PANCING&lt;/strong&gt; dewasa kini menjadi bisnis yang menjamur di banyak tempat di negeri ini.  Pemanfaatan kolam atau genangan air yang dibuat kolam, kemudian diisi ikan, menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan akhir-akhir ini.  Hal ini didukung oleh pola hidup masyarakat perkotaan yang membutuhkan "&lt;em&gt;refreshing&lt;/em&gt;" dari kejenuhan rutinitas kerja, dengan pilihan wisata murah meriah seperti memancing, menjadikan bisnis kolam pancing tumbuh subur...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bermodal sewa alat pancing dan umpan yang relatif murah, para pemancing dapat menikmati suasana dan "&lt;em&gt;relaksasi&lt;/em&gt;" pemancingan ikan.  Banyak kemanfaatan yang didapat di kolam pemancaingan.  Kegemaran memancing dapat tersalurkan, suasana kolam pancing yang di"&lt;em&gt;setting&lt;/em&gt;" pemilik kolam pancing sedemikan rupa dapat menenteramkan, dan ditambah ikan hasil pancingan juga dapat dinikmati.  Hmm...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat saja di hari libur, kolam pancing ramai dikunjungi orang-orang.  Baik yang datang sendiri-sendiri, maupun kelompok atau bersama keluarga.  Kolam pancing memang dijadikan pilihan rekreasi di hari libur, ketika objek wisata lainnya telah jenuh atau membosankan, atau berjarak jauh, ataupun mahal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu harinya, pemilik kolam pancing dapat meraup jutaan rupiah.  &lt;em&gt;Revenue&lt;/em&gt; didapat dari mulai parkir, &lt;em&gt;restribusi&lt;/em&gt; masuk, sewa alat pancing, sampai ke penjualan ikan yang diperoleh pemancing lalu ditimbang dan dihargai per bobot ikannya.  Apalagi jika kolam pancing menyediakan juga pelayanan masakan ikan, bertambah lagi peluang pemasukan bagi pebisnis kolam pancing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri ini memang aneh...  Padahal potensi perairan di Indonesia luas dan masih banyak menyimpan kekayaan &lt;em&gt;aquatik&lt;/em&gt;, mulai ikan air tawar, sampai &lt;em&gt;flora&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;fauna&lt;/em&gt; air asin (laut).  Namun masih saja dibutuhkan tempat khusus untuk kegiatan penangkapan (&lt;em&gt;ekstraktif&lt;/em&gt;) satwa air, seperti kolam pancing...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak apalah, selagi kegemaran memancing dapat memberikan multimanfaat secara simultan dan sinergis, kolam pancing menjadi pilihan (&lt;em&gt;opportunity&lt;/em&gt;) para pihak.  Baik bagi pemancing, pemilik kolam pancing, bahkan ikan itu sendiri sebagai objek budidaya, minimal beberapa species ikan dapat lestari...  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali, ini salah satu contoh pendekatan &lt;em&gt;sosioekonomis&lt;/em&gt; dari dinamika kehidupan makhluk bernama manusia, yang selalu butuh sesuatu yang berbeda, dari hari ke hari...  Tapi sampai kapan...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-7622353069535832213?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/7622353069535832213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/kolam-pancing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7622353069535832213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7622353069535832213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/kolam-pancing.html' title='KOLAM PANCING'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Soq0UlZn0qI/AAAAAAAAAHg/ZDn8py-Aljk/s72-c/IMG_0868.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4922765966318263598</id><published>2009-08-15T20:10:00.000+07:00</published><updated>2009-08-18T20:48:41.539+07:00</updated><title type='text'>MANISNYA SALAK</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoqpAt64OJI/AAAAAAAAAHY/trIHraonEoE/s1600-h/DSCN1303.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoqpAt64OJI/AAAAAAAAAHY/trIHraonEoE/s200/DSCN1303.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371291335384381586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;SALAK&lt;/strong&gt; (&lt;em&gt;Salacca edulis reinw.&lt;/em&gt;) adalah salah satu buah eksotis benua Asia.  Tanaman ini menyebar dari dataran tinggi sampai rendah, dan masuk dalam &lt;em&gt;family palmae&lt;/em&gt;.  Buah salak sudah terkenal dan dibudidayakan sejak lama di Indonesia, bahkan dari pengembangan tanaman salak telah menghasilkan beberapa varietas salak unggul, yang menghasilkan turunan salak berumur panen singkat, buah besar, daging buah tebal, berasa &lt;em&gt;masir&lt;/em&gt; dan manis...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penyebaran tanaman salak di Indonesia cukup merata, dari Aceh sampai Papua.  Sentra-sentra produksi salak unggul di negara tropis ini banyak terdapat di pulau Sumatera, Jawa dan Bali.  Dari pedalaman sampai halaman rumah pemukiman, banyak dijumpai tanaman salak.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut didukung selain oleh agroklimat sebagai syarat tumbuh tanaman salak memungkinkan tumbuh subur, juga lantaran pemeliharaan sampai reproduksi buah salak relatif mudah dan sederhana.  Sebagaimana tanaman jenis &lt;em&gt;Palmae&lt;/em&gt; yang lainnya, tanaman salak mudah tumbuh, berkembang-biak dan berproduksi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal lagi bagaimana perlakuan budidaya yang akan berimbas terhadap kuantitas dan kualitas produksi buah salak.  Bahkan untuk jenis salak lokal yang memiliki beberapa keunggulan, tanpa perlakuan budidaya secara khusus, dapat menghasilkan buah yang banyak, besar dan manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah salak dapat tersedia sepanjang musim, karena sifat produksi tanaman &lt;em&gt;monocotyl&lt;/em&gt; yang masuk dalam &lt;em&gt;family Palmae&lt;/em&gt;, memang tidak tergantung musim.  Makanya buah salak dapat dijumpai setiap waktunya di kios buah, toko dan supermarket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah salak memang manis.  Manisnya buah salak membuat buah ini dijadikan sebagai hidangan "pencuci mulut" atau oleh-oleh, buah tangan.  Namun ironisnya, manisnya salak, tidak semanis nasib petani kecil salak.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani tradisional yang membudidayakan salak, hanya memiliki populasi tanaman salak terbatas.  Hal ini dikarenakan harga jual buah salak tidak terlalu menjanjikan, seperti halnya mangga atau durian.  Disamping itu, sifat tanamannya yang memiliki &lt;em&gt;kanofi&lt;/em&gt; tanaman yang cukup besar, seperti halnya kelapa sawit (&lt;em&gt;elaeis guenensis&lt;/em&gt;), menyebabkan tidak efisiennya pemanfaatan lahan usahatani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara lahan usahatani petani yang sudah sempit, diperuntukkan lebih utama untuk tanaman pokok, seperti padi (&lt;em&gt;oryza sativa&lt;/em&gt;).  Dan salak jadilah selingan tanaman saja diantara tanaman pokok.  Salak memang manis buahnya, tapi tidak semanis nasibnya, juga nasib petani kecil yang menanamnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4922765966318263598?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4922765966318263598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/manisnya-salak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4922765966318263598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4922765966318263598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/manisnya-salak.html' title='MANISNYA SALAK'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoqpAt64OJI/AAAAAAAAAHY/trIHraonEoE/s72-c/DSCN1303.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-7253864083320792067</id><published>2009-08-14T12:00:00.003+07:00</published><updated>2009-08-14T13:05:01.743+07:00</updated><title type='text'>PEKING DUCK</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoT4nrfA9OI/AAAAAAAAAHQ/d7wqZT1-VnA/s1600-h/IMG_0655.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoT4nrfA9OI/AAAAAAAAAHQ/d7wqZT1-VnA/s200/IMG_0655.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369690016303871202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;PEKING DUCK&lt;/strong&gt; atau bebek peking adalah jenis bebek yang akhir-akhir ini menjadi trend konsumsi hidup sehat dari sumber protein hewani.  Tekstur dan citarasa daging bebek peking memiliki kekhasan tersendiri, berbeda dengan daging bebek yang lain.  Dan yang lebih memberikan sugesti bagi penikmat hidangan daging unggas, kandungan kolesterol daging bebek peking rendah, sehingga tidak sampai menaikkan tensi darah bagi penderita hipertensi...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Baru setahun terakhir ini bebek peking menjadi pembicaraan ramai di dunia kuliner.  Padahal, hidangan bebek peking menjadi menu tradisi keluarga di daratan Tiongkok.  Bebek peking memang dikhususkan menjadi sumber daging, bukan telurnya.  Telur bebek peking hanya dimanfaatkan untuk dijadikan bakal anak bebek peking (DOD).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertumbuhan bebek peking relatif cepat, apalagi jika dipacu pertumbuhannya dengan pemberian pakan yang tepat.  Dalam waktu tiga bulan, bobot seekor bebek peking dapat mencapai 1,5 sampai 2 kilogram.  Pakan unggas ini juga dapat didiversifikasi dengan campuran dedak, sayuran dan nutrisi, disamping pakan pabrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sampai saat ini, sangat disayangkan bahwa pangsa pasar bebek peking terbatas, baru masuk di pasaran eksklusif.  Hal ini disebabkan karena menu bebek peking baru disajikan di restoran tertentu dan hotel berbintang.  Jikapun ada di warung pinggir jalan, disebabkan konsumen di sekitar warung telah mengenal khasiat bebek peking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sugesti bahwa daging bebek peking rendah kolesterol cukup menjanjikan bagi konsumen yang ingin tetap menikmati daging dengan tetap dapat mengontrol kesehatannya.  Hal tersebut ditambah lagi dengan asumsi bahwa daging bebek dapat juga meningkatkan stamina dan "&lt;em&gt;libido&lt;/em&gt;" para penikmatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prospek bebek peking bagi peternak dan dunia kuliner memang cukup menjanjikan.  Satu porsi hidangan bebek peking seharga berkisar 25 ribu rupiah, dari seperempat daging utuh (&lt;em&gt;karkas&lt;/em&gt;) bebek, cukup terjangkau bagi kantong konsumen.  Bagi pengusaha kuliner, dengan modal pembelian bahan baku daging bebek 60 ribu rupiah per ekornya, sehingga marjin keuntungan dari seekor bebek dapat mencapai 40 ribu rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan bagi kantong peternak, seekor bebeknya dijual 30 ribu rupiah per kilogram.  Jadi seekor bebek dengan berat 2 kilogram, dapat dijual seharga 60 ribu rupiah.  Dengan modal produksi (&lt;em&gt;cost production&lt;/em&gt;) ternak per ekornya rerata 20 ribu, maka pendapatan (&lt;em&gt;benefit&lt;/em&gt;) dapat diterima peternak 40 ribu per ekornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal lagi bagaimana trend hidangan sehat, seperti sajian bebek peking, dapat memberikan efek berantai (&lt;em&gt;multiflier effect&lt;/em&gt;) dari sisi manfaat.  Jawabannya ada pada kita konsumen, para pecinta kuliner, pengusaha dan peternak itu sendiri...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-7253864083320792067?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/7253864083320792067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/peking-duck.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7253864083320792067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7253864083320792067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/peking-duck.html' title='PEKING DUCK'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoT4nrfA9OI/AAAAAAAAAHQ/d7wqZT1-VnA/s72-c/IMG_0655.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-3580183801934206994</id><published>2009-08-13T11:33:00.003+07:00</published><updated>2009-08-13T12:15:51.118+07:00</updated><title type='text'>KAMPOENG TANI GATHERING</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoOeFHawaNI/AAAAAAAAAHI/y1Fe6CWnbKE/s1600-h/Pasarpagi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoOeFHawaNI/AAAAAAAAAHI/y1Fe6CWnbKE/s200/Pasarpagi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369308991483570386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;KAMPOENG TANI GATHERING&lt;/strong&gt; adalah salah satu strategi kegiatan yang menjadi media untuk mensosialisasikan produk pertanian kepada masyarakat luas, terutama pelaku bisnis yang berkaitan langsung dengan komoditas pasca panen pertanian.  Kegiatan ini juga menjadi wahana bagi petani untuk lebih termotivasi dalam berusahatani dengan bertemu dan berdiskusi antar petani, sampai mengadakan kesepakatan dengan calon pembeli (&lt;em&gt;buyer&lt;/em&gt;) produk, yang pada intinya lebih membuka akses pasar...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara, yaitu Pertamina melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang memiliki &lt;em&gt;awarness&lt;/em&gt; kepada petani dengan program bantuan kredit berbunga ringan.  Dengan dibantu fasilitasi pendampingan oleh Lembaga Agribisnis Mitra (Agrim), PKBL sudah menyalurkan bantuan kredit bagi banyak petani di wilayah Sumatera Bagian Selatan, tidak hanya bagi usahatani, bahkan juga usaha kecil dan menengah lainnya yang membutuhkan stimulan modal pengembangan usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam melaksanakan pembinaan dan pengembangan usaha kecil  dan menengah PT. Pertamina (Persero) menitik beratkan pada peningkatan usaha dan peningkatan nilai tambah serta kesempatan kerja, agar terwujud suatu industri kecil yang tangguh dan kuat sehingga dapat dan mampu berperan sekaligus sebagai komponen penting dalam membantu pemerintah untuk menciptakan stabilitas perekonomian nasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program PKBL PT. Pertamina (Persero) bertujuan untuk meningkatkan roda gerak ekonomi sehingga mensejahterakan rakyat melalui kemitraan antara BUMN dengan usaha kecil termasuk koperasi.  Komitmen Pemerintah melalui BUMN dalam hal ini PT. Pertamina (PERSERO) adalah menciptakan iklim yang kondusif bagi usaha kecil untuk dapat berkembang dengan memanfaatkan peluang, kemudahan dan keberpihakan pemerintah.  Pada gilirannya diharapkan para mitra dapat memberdayakan dirinya sendiri (mandiri) dan mampu berperan aktif dalam upaya memenangkan persaingan pasar terutama dalam era globalisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penciptaan lingkungan usaha yang kondusif sebagian besar dapat dipenuhi oleh ketersediaan dana, dengan demikian cakupan penerima Program Kemitraan dan Bina Lingkungan akan lebih luas dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat yang pada gilirannya merupakan tanggung jawab sosial perusahaan (&lt;em&gt;Corporate Sosial Responsibility&lt;/em&gt;).  Diharapkan kegiatan ini akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) serta membantu pemerintah membuka lahan pekerjaan bagi usia produktif yang tidak memiliki pekerjaan, yang berarti juga ikut berperan dalam mengentaskan kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyaluran kredit yang telah dilakukan oleh PKBL PT. Pertamina (Persero) Region II Sumbagsel di wilayah Provinsi Sumatera Selatan yaitu di Kabupaten Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin (Muba), Kota Lubuklinggau, Musi Rawas (Mura), Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), Lahat dan Kota Pagar Alam.  Sedangkan di wilayah Provinsi Lampung yaitu di Liwa (Lampung Selatan), di Provinsi Bengkulu yaitu di Curup (Rejang Lebong), di Provinsi Jambi yaitu di Kota Jambi, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur, dan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu di Bangka Tengah dan Bangka Induk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyaluran kredit tersebut difasilitasi oleh lembaga pendamping, yaitu Lembaga Agribisnis Mitra (Agrim).  Lembaga ini selain sebagai mediator penyaluran kredit, juga sebagai fasilitator kelompok tani mitra dalam penguatan kelembagaan dan pasca produksi, sampai kepada pengembalian kredit tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga Agrim, menjembatani keinginan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup dan melalui penyaluran kredit dari PKBL PT. Pertamina (Persero) Region II Sumbagsel untuk petani, secara tidak langsung juga ikut berperan dalam mensukseskan Visi dan Misi Provinsi Sumatera Selatan sebagai Lumbung Pangan Nasional khususnya, dan Sumbagsel umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program penyaluran kredit untuk petani ini akan sangat sulit diukur tingkat keberhasilannya tanpa adanya kegiatan pendampingan di lapangan.  Untuk itu sebagai bagian dari program kemitraan ini, Lembaga Agrim mendampingi petani mitra binaan Pertamina untuk peningkatan kualitas hidup petani, sedangkan di fihak Pertamina sendiri adalah sebagai kegiatan untuk mengamankan kredit yang telah dikucurkan agar tidak disalahgunakan oleh mitra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berjalan, program kemitraan Pertamina dengan kelompok tani mitra yang difasilitasi oleh Lembaga Agrim, petani telah sampai kepada kegiatan pasca produksi usahatani dalam rangka pengembalian kredit.  Pasca produksi tersebut lebih dititikberatkan kepada pemasaran produk sehingga mendatangkan nilai ekonomis dan kemanfaatan secara simultan (&lt;em&gt;benefit value&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai salah satu strategi untuk membantu petani mitra mencapai maksud di atas, maka dipandang perlu dijembatani antara petani sebagai produsen dengan pasar sebagai konsumen, melalui sebuah kegiatan fasilitasi bernama “Kampoeng Tani Gathering 2009”. Kegiatan yang &lt;em&gt;include&lt;/em&gt; di dalamnya adalah pameran (&lt;em&gt;expo&lt;/em&gt;), pusat informasi (&lt;em&gt;information center&lt;/em&gt;) dan lokakarya serta temu agribisnis (&lt;em&gt;gathering&lt;/em&gt;).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akankah kegiatan "Kampoeng Tani Gathering 20009" tersebut dapat memberikan dampak (&lt;em&gt;impact point&lt;/em&gt;) bagi petani khususnya, dan bagi masyarakat luas umumnya?  Kita tunggu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-3580183801934206994?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/3580183801934206994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/kampoeng-tani-gathering.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3580183801934206994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3580183801934206994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/kampoeng-tani-gathering.html' title='KAMPOENG TANI GATHERING'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoOeFHawaNI/AAAAAAAAAHI/y1Fe6CWnbKE/s72-c/Pasarpagi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-206091825947875670</id><published>2009-08-12T12:33:00.002+07:00</published><updated>2009-08-12T13:23:58.104+07:00</updated><title type='text'>PUTARAN SATU</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoJf3Sz6ojI/AAAAAAAAAHA/pP6ntSzgvhU/s1600-h/SBY1oke.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 198px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoJf3Sz6ojI/AAAAAAAAAHA/pP6ntSzgvhU/s200/SBY1oke.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368959109326086706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;PUTARAN SATU&lt;/strong&gt; mengisyaratkan tentang berlangsungnya aktivitas tahap pertama dari beberapa rotasi yang mestinya terjadi.  Namun tidak mesti putaran satu diikuti putaran dua atau seterusnya, manakala aktivitas terhenti usai rotasi pertama.  Sebab terhentinya aktivitas dapat karena dihentikan, berhenti di tengah aktivitas atau berhenti dengan sendirinya.  Idiomatikalisasi hal ini seperti Pilpres...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dihentikannya putaran satu Pilpres hanya dimungkinkan akibat kerusuhan yang terjadi secara luas atau bencana alam.  Berhentinya tahapan dan proses Pilpres di tengah jadwal diakibatkan terjadinya pelanggaran secara merata yang dilakukan oleh unsur penyelenggara, sehingga diperlukan jeda untuk "take over" oleh institusi kompeten.  Dan berhenti dengan sendirinya putaran satu karena telah selesai tahapannya dengan hasil Pilpres sesuai amanat peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, telah diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia tentang  sengketa Pilpres 2009 dari gugatan dua pasangan Capres Cawapres terhadap hasil Pilpres.  Terlepas apa bunyi keputusan setebal 420 halaman yang dibacakan di MK, rakyat Indonesia sebagai partisan yang berhak atas aspirasi politiknya, tidaklah terlalu mempersoalkan hasil keputusan pemenang Pilpres.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun banyak pihak mengomentari bahwa masih banyak kekurangan dan kesalahan yang terjadi dari seluruh rangkaian tahapan Pilpres 2009.  Tetap saja semua kalangan, apalagi tokoh negeri ini, menjunjung sportifitas sebuah kompetisi politik.  Menang atau kalah, itu hanya persoalan amanah suara rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertarungan politik memperebutkan simpati rakyat, bukanlah suatu yang ringan dan &lt;em&gt;sepele&lt;/em&gt;.  Untuk itu diperlukan kerja keras, gagasan cerdas, sumberdaya pendukung fanatis dan tentu saja biaya mahal.  Jikapun syarat tersebut sudah ada dan terpenuhi, tidaklah menjadi jaminan juga dapat menjadi sang pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi pemenang sebuah kompetisi politik, diperlukan investasi politik sejak lama, sehingga berbekas positif di hati rakyat.  Karena rakyat yang menentukan siapa yang jadi pemenangnya.  Suara rakyat adalah suara Tuhan adalah benar adanya.  Jika rakyat berkehendak, maka filosofisnya itu semata kehendak Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putaran satu Pilpres 2009 telah usai.  Pertarungan politik memperebutkan posisi paling strategis di negeri ini sudah selesai.  Tinggal ke depan pertarungannya adalah membuktikan semua janji kampanye. Dan jika terjadi (lagi) retorika politik bahwa janji adalah janji, apalagi janji politik, mengisyaratkan ketidaksiapan kontestan memegang sebuah amanah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tunggu apa dan bagaimana realisasi visi misi kandidat pemenang Pilpres 2009.  Sebagai pemegang amanah rakyat, mestinya rakyat lebih diperhatikan daripada tim sukses pemenangan.  Dan janganlah jargon "janji tinggal janji" menjadi nyayian usang rakyat yang masih banyak menderita, bahkan kelaparan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-206091825947875670?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/206091825947875670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/putaran-satu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/206091825947875670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/206091825947875670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/putaran-satu.html' title='PUTARAN SATU'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoJf3Sz6ojI/AAAAAAAAAHA/pP6ntSzgvhU/s72-c/SBY1oke.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-9116573993525605335</id><published>2009-08-11T09:54:00.002+07:00</published><updated>2009-08-11T10:40:39.118+07:00</updated><title type='text'>KETIKA MUSIM DUREN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoDeOMGOQtI/AAAAAAAAAG4/QifZ4_1VB9Q/s1600-h/Angkut+Duren.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoDeOMGOQtI/AAAAAAAAAG4/QifZ4_1VB9Q/s200/Angkut+Duren.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368535091172491986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Ketika musim duren&lt;/strong&gt; telah tiba, semerbak aromanya menyebar di seluruh pelosok negeri, dari Aceh sampai Papua.  Aroma khas menyengat dari buah duren masak tercium dari jalanan dusun sampai mal megah metropolitan.  Sebuah nuansa eksotis menjadi fenomena setahun sekali saat musim kemarau melanda negeri, saatnya musim duren tiba...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Duren (&lt;em&gt;durio zibethinus&lt;/em&gt;) merupakan tanaman buah khas benua Asia.  Bentuk buah, aroma dan rasanya yang khas menjadikan duren sebagai salah satu buah primadona sehingga disebut "king of fruit".  Apalagi saat musim duren tiba, seluruh wilayah di negeri khatulistiwa ini, dibanjiri oleh buah duren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah duren memang memanjakan lidah penikmat buah.  Rasanya yang manis dengan tekstur daging buah yang pulen berserat halus, ditambah aromanya yang menyengat, menambah fantasi para penggemar duren.  Kehangatan tubuh manakala buah duren dimakan mentah membuat para penikmat buah duren menjadi keranjingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buah duren memang mengandung senyawa alkololic.  Sehingga jika buah duren dikonsumsi dalam jumlah banyak, akan mengakibatkan orang "mabuk duren".  Apalagi untuk orang yang tidak terbiasa makan buah duren dalam jumlah banyak.  Atau bagi mereka yang mengidap alergi, akan membuat seluruh tubuh terasa terbakar panas dan kemudian gatal-gatal.  Namun bagi para penggila duren, kekhasan rasa dan aroma buah duren selalu membuat ketagihan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari buah duren juga dapat diolah menjadi beberapa varian produk olahan.  Dari makanan ringan seperti "lempok" atau sejenis wajik, sampai "tempoyak" yang menjadi bahan masakan khas Sumatera.  Beberapa orang memang tidak menjadi penikmat produk olahan buah duren, lantaran "jijik" dengan bentuk daging buah yang kuning lembek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagi sebagian besar penduduk negeri ini, bahkan orang luar, sangat menikmati buah duren yang hadir setahun sekali, saat musim duren tiba.  Dan ketika saat itu datang, berkeranjang buah duren diturunkan dari gunung tinggi, dari tengah hutan belantara, dari pohon duren menjulang, sampai ke pinggir dusun hingga ruangan berpendingin di supermarket.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ketika buah Asia yang berduri kulitnya, teronggok dijual bijian atau kiloan.  Bentuk buah sebesar kelapa, berwarna kuning kecoklatan dan menebarkan aroma harum menyengat.  Saat itu berarti musim duren telah tiba...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-9116573993525605335?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/9116573993525605335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/ketika-musim-duren.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/9116573993525605335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/9116573993525605335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/ketika-musim-duren.html' title='KETIKA MUSIM DUREN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SoDeOMGOQtI/AAAAAAAAAG4/QifZ4_1VB9Q/s72-c/Angkut+Duren.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-1241345994798169522</id><published>2009-08-10T13:43:00.003+07:00</published><updated>2009-08-10T14:02:50.645+07:00</updated><title type='text'>WHITE PEPPER</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sn_FjYveayI/AAAAAAAAAGw/kWySFUPXMLs/s1600-h/IMG_0593.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sn_FjYveayI/AAAAAAAAAGw/kWySFUPXMLs/s200/IMG_0593.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368226492576590626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Indonesia&lt;/strong&gt; merupakan salah satu negara penghasil dan pengekspor lada putih terbesar di dunia.  Produksi lada putih Indonesia yang sebagian terbesar dihasilkan dari Provinsi Bangka Belitung dengan merk dagang “Muntok White Pepper”, telah dikenal sejak jaman kolonial Belanda, dengan rasa dan aroma yang khusus, yang tidak dimiliki oleh lada putih dari tempat/ wilayah lain di dunia.  Muntok White Pepper dikenal sebagai salah satu lada terbaik di dunia. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Produksi lada putih Indonesia secara keseluruhan, mengalami kecenderungan yang terus menurun dari 43.500 ton (2000), 35.000 ton (2001), 41.000 ton (2002), 32.000 ton (2003), 25.000 ton (2004), 21.000 ton (2005), 20.000 ton (2006), 21.000 ton (2007), 20.000 ton (2008).  Penurunan produksi lada putih yang cukup signifikan ini cukup memprihatinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan produksi Muntok White Pepper berjumlah 33.000 ton (2002), 27.000 ton (2003), 20.000 ton (2004), 16.000 ton (2005), 14.000 ton (2006), 14.000 ton (2007), 13.000 ton (2008).  Export yang berasal dari Provinsi Bangka Belitung berjumlah 29.448 ton (2002), 21.199 ton (2003), 9.805 ton (2004), 11.568 ton (2005), 10.677 ton (2006), 11.000 ton (2007), 8.500 ton (2008). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam satu dasawarsa terakhir situasi perkebunan lada kita mengalami kemunduran dari semua segi. Dari segi yang paling umum terlihat pada  luas pertanaman, produksi, dan ekspor mengalami kemunduran yang sangat signifikan, apalagi dari segi inovasi hampir tidak ada kemajuan kalaupun tidak disebut kemunduran.  Indonesia yang merupakan daerah tropis penghasil utama lada, situasi ini tentu sangat mengkhawatirkan, terutama bila tidak ada perhatian khusus kita akan dapat menjadi pengimpor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara jelas kenyataan ini dapat terlihat di daerah-daerah pusat produksi lada. Provinsi Bangka Belitung yang sejak lama dikenal menjadi  pusat produksi lada putih, kondisi sebagian besar pertanaman petani sangat memprihatinkan, pemeliharaan sangat minimum bahkan tanpa pemeliharaan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Provinsi Lampung yang dikenal sebagai pusat produksi lada hitam, kondisinya tidak jauh berbeda dengan yang di Bangka Belitung.  Beberapa wilayah lain yang secara tradisional menjadi daerah produsen lada yang sukses seperti Kalimantan Barat kondisinya “setali tiga uang”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya gejala tersebut, tetapi yang paling pasti adalah faktor harga komoditas yang cenderung rendah dengan gejolak yang besar sehingga tidak cukup menarik bagi petani untuk berinovasi meningkatkan produksi perkebunannya.  Selain itu  tanaman ini merupakan tanaman yang batangnya tidak berkayu, sukulen, dan merambat, sehingga sangat mudah terserang hama dan penyakit, terutama infeksi jamur,  bakteri, serangga dan bahkan nematoda.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tanaman tahunan, hal ini merupakan masalah yang sangat pelik karena kerugian besar yang timbul dan secara teknis penyulaman tidak dapat mengejar produksi.  Pada gilirannya produktivitas lada menjadi sangat rendah, tidak hanya karena produktivitas per pohon  yang sangat rendah tetapi juga populasi per luasannya cepat berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat dari kedua faktor tersebut banyak petani meninggalkan tanaman lada dan beralih ke tanaman lain, seperti kopi, kakao, karet dan kelapa sawit.  Padahal secara crop ecologis tanaman lada lebih sesuai dibandingkan timah yang merusak lingkungan dan kelapa sawit yang menghendaki radiasi surya tinggi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Wahyudi (1989), pada dasarnya tanaman lada masih dapat memiliki daya saing yang lebih baik dari berbagai tanaman tersebut, bila pengelolaannya dapat dilaksanakan dengan lebih baik dari yang ada sekarang.  Selain pengelolaan, kondisi yang sangat mendukung pengembangan lada di Bangka adalah adanya tipe iklim yang bimodal.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya 2 puncak musim kemarau yaitu Januari dan April-Juni.  Kemarau pendek pada bulan Januari mendorong pembentukan bunga.  Selanjutnya bunga yang terbentuk, akan disempurnakan lagi perkembangan buahnya pada kemarau yang lebih panjang pada April – Juni, sehingga menaikkan produktivitas.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai cermin beberapa negara tetangga seperti Thailand, Malaysia dan Vietnam, yang pasti menghadapi persoalan serupa, masih mampu meningkatkan kinerja, paling tidak dari produksi dan ekspor yang masih meningkat.  Secara logika pasti ada yang salah dengan perkebunan kita.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya upaya yang dilaksanakan bukanlah hal-hal yang sama sekali baru atau spektakuler, tetapi sudah menjadi pengetahuan umum masyarakat, hanya tidak diterapkan untuk mempertahankan dan mengembangkan kinerja lada, yaitu pelaksanaan rekomendasi teknis sesuai dengan kondisi spesifik setempat dan didukung oleh kelembagaan sebagai wahana dari penerapan rekomendasi teknis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-1241345994798169522?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/1241345994798169522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/white-pepper.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1241345994798169522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1241345994798169522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/white-pepper.html' title='WHITE PEPPER'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sn_FjYveayI/AAAAAAAAAGw/kWySFUPXMLs/s72-c/IMG_0593.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-6458362346411559202</id><published>2009-08-09T15:18:00.006+07:00</published><updated>2009-08-09T16:57:00.982+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE PEREMPUAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sn6dPQWEX4I/AAAAAAAAAGo/Ug_UaW_huFo/s1600-h/DSCN1223.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 146px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sn6dPQWEX4I/AAAAAAAAAGo/Ug_UaW_huFo/s200/DSCN1223.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367900691283337090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sn6dHyHbBPI/AAAAAAAAAGg/fEO97piPDo8/s1600-h/Titi+Kamal1.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 158px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sn6dHyHbBPI/AAAAAAAAAGg/fEO97piPDo8/s200/Titi+Kamal1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367900562909758706" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang perempuan tidak muda lagi, &lt;br /&gt;Sendiri menjalani hidupnya yang keras…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang perempuan belumlah tua renta,&lt;br /&gt;Sendiri mengarungi hari-hari penuh tanya…&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kemanakah dia hari ini,&lt;br /&gt;Sementara siang menjelang sore,&lt;br /&gt;Bersiap untuk menghibur orang-orang linglung,&lt;br /&gt;Perempuan dengan dandanan terkini siap tebarkan aroma kepalsuan…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada malam temaram, namun gemerlap,&lt;br /&gt;Perempuan yang masih terlihat cantik, namun semu,&lt;br /&gt;Temani lelaki yang lupa keluarga, namun selalu bergaya,&lt;br /&gt;Pada sebuah episode kegembiraan senyap, namun gaduh…&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Malam-malam tidaklah terlalu panjang,&lt;br /&gt;Manakala lelaki sepi bertandang di &lt;em&gt;guest room&lt;/em&gt;,&lt;br /&gt;Malam-malam akan panjang dan melelahkan,&lt;br /&gt;Manakala lelaki berduit tawarkan kenikmatan berhamburan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang memang tidaklah menjadi tujuan hidup si perempuan,&lt;br /&gt;Namun uang yang mengantarkan perempuan kembali,&lt;br /&gt;Meniti hari-hari pada kehidupan malam yang maya,&lt;br /&gt;Sebab ia tak sanggup menderita karena tak punya…&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seorang perempuan yang tiga kali bersuami,&lt;br /&gt;Namun selalu kandas lantaran jadi yang kedua,&lt;br /&gt;Perempuan yang sejak kecil terpisah dari keluarganya,&lt;br /&gt;Bingung hendak kemana dan apa yang dikejarnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang lelaki tidak terlalu tua tawarkan aroma kasih sayang,&lt;br /&gt;Perempuan menyambutnya dengan sebelah hati yang galau,&lt;br /&gt;Lelaki itu ajak kembali si perempuan mengenal sajadah,&lt;br /&gt;Yang telah lama dilupakan karena berdo’a hanya sia-sia…&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seorang perempuan tidak butuh sajadah dan do’a-do’a,&lt;br /&gt;Ia jemu dengan harapan dan cita-cita hanya sekedar kata,&lt;br /&gt;Lelaki penuh cinta pasrah atas jawaban perempuan goyah,&lt;br /&gt;Sebab mereka beranjak dari pertemuan sekejab di malam gemerlap…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan dengan mata indah namun redup tersedak,&lt;br /&gt;Lelaki dengan tangan kasih melambai lirih kepada situasi,&lt;br /&gt;Perpisahan memang mereka jadikan pertemuan tak berakhir,&lt;br /&gt;Namun pertemuan di saat yang keliru telah tunjukkan keajaibannya…&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dua hati dapatlah bersatu di dunia yang sama,&lt;br /&gt;Namun dua hati tidaklah abadi di dunia yang berbeda…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan penuh harapan dan cita-cita yang tak nyata,&lt;br /&gt;Lelaki penuh kasih dan cinta datang dari dunia nyata…&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perempuan tidak pernah menyesali yang terjadi,&lt;br /&gt;Lelaki ikhlas terhadap semua yang telah terjadi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang perempuan tidak muda lagi tetap sendiri,&lt;br /&gt;Seorang lelaki tidak terlalu tua masih ada sebelah hati…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan tertawa lirih dalam isak tangis sepi,&lt;br /&gt;Lelaki menangis sunyi dalam kenangan tak bertepi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palembang, 9 Agustus 2009&lt;br /&gt;(&lt;em&gt;dedicate for ladies club&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-6458362346411559202?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/6458362346411559202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/sebuah-episode-perempuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6458362346411559202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6458362346411559202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/sebuah-episode-perempuan.html' title='SEBUAH EPISODE PEREMPUAN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sn6dPQWEX4I/AAAAAAAAAGo/Ug_UaW_huFo/s72-c/DSCN1223.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-1508445453526180778</id><published>2009-08-08T17:45:00.006+07:00</published><updated>2009-08-09T16:00:59.938+07:00</updated><title type='text'>SEBUAH EPISODE LELAKI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sn1ZN3p2vMI/AAAAAAAAAE4/IDpoov4gKj0/s1600-h/IMG_0603.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sn1ZN3p2vMI/AAAAAAAAAE4/IDpoov4gKj0/s200/IMG_0603.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367544425708174530" /&gt;&lt;/a&gt;Bulan penuh di cakrawala malam,&lt;br /&gt;Dingin subuh sebentar lagi kan jelang…&lt;br /&gt;Seorang lelaki tetap terjaga dari lena malam yang lelap…&lt;br /&gt;Redup mata, redup rembulan, seakan sama…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah hati tergeletak lemah di sisi malam…&lt;br /&gt;Sendiri, sepi…&lt;br /&gt;Pada malam, pada rembulan…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Cakrawala masih kelam…&lt;br /&gt;Bintik bintang di langit beradu dengan tetes bening embun…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki, rembulan malam, cakrawala kelam, bintik bintang, bening embun jelang pagi…&lt;br /&gt;Seakan tak kuasa tuk hampiri hati…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tergeletak… &lt;br /&gt;Sendiri…&lt;br /&gt;Lelaki…&lt;br /&gt;Sepi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya dengan siapa lagi…&lt;br /&gt;Sisi malam tetap kelam…&lt;br /&gt;Sebuah hati tetap sepi…&lt;br /&gt;Entah esok pagi jika matahari kan hampiri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki punya hati…&lt;br /&gt;Tapi malam punya rembulan…&lt;br /&gt;Cakrawala miliki bintang…&lt;br /&gt;Subuh miliki embun…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hati, ada lelaki…&lt;br /&gt;Tapi malam kan kian sepi…&lt;br /&gt;Entahlah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Palembang, 8 Agustus 2009&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;dedicate for every husbands&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-1508445453526180778?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/1508445453526180778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/sebuah-episode-lelaki.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1508445453526180778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1508445453526180778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/sebuah-episode-lelaki.html' title='SEBUAH EPISODE LELAKI'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sn1ZN3p2vMI/AAAAAAAAAE4/IDpoov4gKj0/s72-c/IMG_0603.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-7115046330673205212</id><published>2009-08-07T14:34:00.003+07:00</published><updated>2009-08-07T14:43:05.387+07:00</updated><title type='text'>BUFFER ZONE (2)</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnvZcFAiijI/AAAAAAAAAEw/ILzU5twmQJ4/s1600-h/DCP_3516.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnvZcFAiijI/AAAAAAAAAEw/ILzU5twmQJ4/s200/DCP_3516.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367122457346083378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;BUFFER ZONE Talang Air Malus&lt;/strong&gt; masihlah beruntung.  Potensi kerusakan lingkungan hidup akibat aktivitas oknum yang tidak bertanggung-jawab menjadi perhatian serius instansi yang berkompeten.  Tahun 2004 sampai 2006, dengan difasilitasi oleh Yayasan Palma (LSM lokal yang domain kegiatannya pada upaya konservasi sumberdaya hayati), dan kelompok dampingannya, masyarakat Talang Air Malus, bersama-sama bahu-membahu mereboisasi kawasan konservasi seluas 350 hektar, dengan 75 hektar tahap pertama, 145 hektar tahap kedua dan 130 hektar tahap akhir.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Namun, seperti juga kepedulian kita terhadap kegiatan pembangunan hutan konservasi atau kawasan reboisasi, seringkali dianggap “berhamburan rupiah”nya.  Sehingga, beberapa “semut-semut gatal” mendatangi para pekerja konservasi, yang ironinya para semut ini bergentayangan mengisap tetes keringat pejuang konservasi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pejuang konservasinya kebanyakan adalah masyarakat lokal sendiri, yang sadar bahwa lingkungan hayati di dusunnya harus diselamatkan.  Dan semut gatalnya adalah orang luar yang “kelewat peduli” dengan persoalan “proyek” dan bukan peduli dengan misi penyelamatan lingkungan.  Bahkan ironisnya, tidak mengerti sama sekali dengan yang namanya “KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wahai saudaraku, Talang Air Malus merupakan salah satu wilayah kota yang masih banyak belum tersentuh pembangungan fisik.  Lihat saja, jalannya masih tanah merah bercampur koral swadaya masyarakat, listrik tidak ada, sinyal telepon selular juga tidak ada segarispun.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untungnya di dusun buffer zone TNKS ini, sudah ada SD dan Puskesmas.  Dengan penduduk 150-an KK, dusun yang termasuk dalam wilayah Kelurahan Petanang Ulu ini, dalam geliat kehidupannya jauh dari gambaran sebuah “wilayah perkotaan”.  Namun hebatnya, keramah-tamahan penduduk asli di Talang Air Malus, jauh dari gambaran “wajah sangar orang dusun” atau “penuh kepura-puraan” khas wajah orang kota atau “sikap sok tahu” para semut gatal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Talang Air Malus memang permai, apalagi jika tanaman reboisasi beberapa tahun kemudian tumbuh perkasa di bentang perbukitan TNKS.  Apalagi jika nantinya jalan menuju dusun ini berkesempatan disentuh pembangunan.  Apalagi jika Sungai Malus yang diseberangi dengan jembatan rakit nantinya diganti dengan jembatan gantung atau beton.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh akan banyak yang berminat untuk berkunjung di dusun ini, menyusul para pejabat lokal dan calon pejabat yang mencari dukungan, telah menjejakkan kaki di tanah permai Talang Air Malus.  Sembari mencari buah tangan berupa durian hutan atau petai hutan, atau mencicipi ikan “tiluk” goreng sembari membasuh kaki di jernihnya air Sungai Malus.  Hemmm…sebuah fantasi “back to nature” yang nyata ada di sana, di Talang Air Malus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-7115046330673205212?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/7115046330673205212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/buffer-zone-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7115046330673205212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7115046330673205212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/buffer-zone-2.html' title='BUFFER ZONE (2)'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnvZcFAiijI/AAAAAAAAAEw/ILzU5twmQJ4/s72-c/DCP_3516.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-6267221012435365914</id><published>2009-08-06T13:11:00.001+07:00</published><updated>2009-08-07T14:33:56.345+07:00</updated><title type='text'>BUFFER ZONE (1)</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnvXI_B9ZwI/AAAAAAAAAEo/maZO3Ux9K-8/s1600-h/DCP_3399.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnvXI_B9ZwI/AAAAAAAAAEo/maZO3Ux9K-8/s200/DCP_3399.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367119930300655362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;BUFFER ZONE&lt;/strong&gt; atau zona penyanggah adalah suatu kawasan tepian hutan lindung yang berbatasan antara zona inti (sanctuary zone) dengan zona pemanfaatan yang dimukimi penduduk lokal.  Salah satu contoh &lt;em&gt;buffer zone&lt;/em&gt; adalah sebuah lokasi terpencil di pinggiran Kota Lubuklinggau, bernama Talang Air Malus, dengan sajian &lt;em&gt;landscape&lt;/em&gt; alamnya yang permai berikut kearifan tradisional masyarakatnya yang masih tersisa, ternyata memiliki segudang potensi yang belum dilirik oleh banyak pihak.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Padahal, talang (dusun) yang berjarak lebih kurang 17 kilometer dari pusat Kota Lubuklinggau ini, selain potensi sumberdaya alamnya banyak yang belum tersentuh, juga potensi sumberdaya manusia yang masih kental tradisi asli lokalitanya dan terus bertahan di tengah derasnya pembangunan infrastruktur di Bumi Sebiduk Semare.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan jarak lokasi yang tidak terlalu jauh dari pusat kota, mestinya dusun ini yang dapat ditempuh paling 15 menit, menjadi lebih dari 1 jam.  Kondisi jalan menuju Talang Air Malus memang masih memprihatinkan, apalagi jika musim hujan.  Praktis hal ini semakin mempersulit kelancaran transportasi yang juga berimbas kepada tersendatnya arus informasi dan lemahnya akselerasi peningkatan taraf perekonomian masyarakat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Talang Air Malus merupakan daerah &lt;em&gt;buffer zone&lt;/em&gt; dari sebuah kawasan konservasi internasional bernama Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) region Sumatera Selatan, tepatnya pada subregion Kota Lubuklinggau.  Sebagai zonasi penyanggah ekologi plasma nutfah TNKS, Talang Air Malus secara langsung bersentuhan dengan kepentingan upaya pelestarian lingkungan hidup, yang tidak saja memiliki arti bagi daerah ini tetapi juga bagi dunia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun sayangnya, peran ekologis zona penyanggah seperti Talang Air Malus masih dipandang sebelah mata.  Terbukti, tapal batas zonasi antara zona penyanggah dengan zona inti (sanctuary zone) hampir tidak jelas lagi.  Entah akibat rusak secara alamiah, ataupun sengaja di”rusak” oleh para oknum yang berkepentingan terhadap eksploitasi sumberdaya alam secara liar, seperti para penjarah hutan dan pembalak kayu (illegal logger).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Belum lagi perhatian petugas Jagawana yang entah setahun paling hanya satu kali melakukan patroli kontrol di wilayah ini.  Lebih ironis lagi, dunia per-kayuan di daerah ini menjadi kaplingan upeti para serdadu yang doyan berburu “sangu” alias “angpao”.  Lucunya, pernah suatu kali antar mereka hampir baku-hantam disaksikan penduduk lokal dan riak air sungai malus nan jernih, gara-gara saling “klaim” kayu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Memang, Sungai Malus sekarang masih jernih.  Masih dapat jelas dilihat dari atas permukaan air, ikan-ikan berenang di bebatuan dasar sungai.  Sungai ini juga menjadi sarana transportasi praktis masyarakat untuk mengangkut hasil kebun, seperti bokar (bahan olah karet atau slab lateks), kopi, padi dan sayuran.  Dengan alat angkut sederhana, yaitu rakit bambu, masyarakat juga sering mengangkut kebutuhan pokok mereka melalui sungai kecil ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sungai Malus memang sungai kecil.  Dengan lebar lebih kurang 20 meter, sungai ini memberi warna bagi kehidupan lokal masyarakatnya yang mayoritas petani tradisional.  Namun ada terbersit kekhawatiran, seiring dengan laju pertumbuhan penduduk yang tidak berimbang dengan laju penambahan lapangan usaha, maka suatu saat nanti sungai ini akan berubah warna dari wajah aslinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saat ini saja, sudah beberapa mobil bak (truk atau pick-up) yang hilir-mudik mengangkut batu kali dari Sungai Malus.  Belum lagi, berkubik-kubik kayu sering dihanyutkan melalui sungai kecil ini.  Jadilah sungai yang semula jernih, berangsur-angsur berubah warna.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perubahan wajah sungai nan jernih tersebut dapat saja karena aktivitas warga, ataupun eksploitasi batu kali, namun dapat juga dipastikan karena hutan di wilayah hulu sungai sudah semakin berkurang.  Maka, Talang Air Malus nan permai dengan sungainya nan jernih, pada saatnya nanti tidak akan permai lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-6267221012435365914?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/6267221012435365914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6267221012435365914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6267221012435365914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/blog-post.html' title='BUFFER ZONE (1)'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnvXI_B9ZwI/AAAAAAAAAEo/maZO3Ux9K-8/s72-c/DCP_3399.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4637230086540809579</id><published>2009-08-05T15:21:00.004+07:00</published><updated>2009-08-05T18:26:19.959+07:00</updated><title type='text'>IBU TANI (sebuah dedikasi)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnlmKrweW8I/AAAAAAAAAEg/c5vKcvlmfG0/s1600-h/Ibu+tani.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnlmKrweW8I/AAAAAAAAAEg/c5vKcvlmfG0/s200/Ibu+tani.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366432764719422402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;IBU TANI&lt;/span&gt; adalah sebutan untuk petani perempuan.  Ibu tani menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem bertani di seluruh belahan dunia, bahkan 70 % petani adalah ibu tani.  Namun ironisnya, sebagian besar ibu tani dimarjinalkan hanya sebagai komplement, pelengkap sistem pertanian, atau hanya menjadi buruh tani.  Dan yang lebih memprihatinkan, nasib ibu tani di beberapa wilayah, tak lebih dari "budak" egoisme dari dominasi pria yang adalah para suami, atau pak tani...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;dan ketika fajar belum menyingsing,&lt;br /&gt;sang ibu memasak air dan menanak nasi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ketika fajar menyingsing,&lt;br /&gt;sang ibu membangunkan suami dan anak-anaknya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ketika air telah mendidih,&lt;br /&gt;segelas besar kopi menghangatkan tenggorokan suami...&lt;br /&gt;seteko teh tubruk agak pahit, karena kurang gula, membasahi lidah anak-anaknya, anak-anak tani...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ketika nasi telah masak,&lt;br /&gt;dibungkusnya dengan daun pisang bersama rebusan daun ubi,&lt;br /&gt;yang dimasak bersama dalam satu wadah ketika menanak nasi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nasi dan rebus daun ubi,&lt;br /&gt;bersama air masak di dalam teko,&lt;br /&gt;dibawa ibu ke sawah, tempat asal nasi dan daun ubi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika matahari belum terlihat penuh,&lt;br /&gt;temaram pagi yang dingin masih menyelimuti, &lt;br /&gt;bersama rinai embun dan halimun yang menggantung,&lt;br /&gt;ibu, suami dan anak-anaknya beriringan meniti pematang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika matahari mulai membagi cayaya lembutnya,&lt;br /&gt;cangkul dan arit memecah lumpur, membabat gulma,&lt;br /&gt;mengalirkan air irigasi demi harapan musim panen nanti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika matahari bersinar tinggi di atas kepala,&lt;br /&gt;nasi, rebus daun ubi, ditambah ikan bakar tangkapan anak-anak di irigasi,&lt;br /&gt;menjadi sajian ibu di atas tikar lapuk, bernaung atap ilalang pondok bambu yang hampir rubuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika matahari akan istirahat di ufuk barat,&lt;br /&gt;ibu berkemas, suami merokok, anak-anak mandi di irigasi,&lt;br /&gt;dengan keranjang di punggung, dibawanya semua yang dapat dibawa ke rumah,&lt;br /&gt;untuk malam nanti, untuk esok pagi, untuk hari-hari seperti hari ini, lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ibu tani, buruh suami...&lt;br /&gt;ibu tani, bunda anak-anak tani...&lt;br /&gt;ibu tani, ibu pertiwi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ibu tani, tidak mengenal teknologi...&lt;br /&gt;ibu tani, tetap buruh suami...&lt;br /&gt;ibu tani, tetap bunda anak-anak tani...&lt;br /&gt;kemarin, hari ini, esok, entah nanti...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4637230086540809579?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4637230086540809579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/ibu-tani-sebuah-dedikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4637230086540809579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4637230086540809579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/ibu-tani-sebuah-dedikasi.html' title='IBU TANI (sebuah dedikasi)'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnlmKrweW8I/AAAAAAAAAEg/c5vKcvlmfG0/s72-c/Ibu+tani.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8315296052964583831</id><published>2009-08-04T21:47:00.000+07:00</published><updated>2009-08-05T18:33:18.940+07:00</updated><title type='text'>PETANI &amp; PENULIS (sebuah dedikasi)</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Snb8nsbZ9GI/AAAAAAAAAEY/PyQgrb83yh0/s1600-h/img_potensi2%5B1%5D.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Snb8nsbZ9GI/AAAAAAAAAEY/PyQgrb83yh0/s200/img_potensi2%5B1%5D.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365753764929729634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;PETANI&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;PENULIS&lt;/strong&gt; adalah bentuk sinergisasi yang bersimbiose merdeka, tanpa dibatasi ruang dan waktu...  Bahkan ketika petani di ladang, penulis juga di ladang, tapi bukan ladang yang sama...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;ketika para guru turun dari pertapaan...&lt;br /&gt;maka dunia persilatan jadi terpana...&lt;br /&gt;terhenti sesaat dari pertikaian memberebutkan gelar...&lt;br /&gt;siapa yang paling digjaya diantara pendekar tanpa tanding...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika para dewa turun dari khayangan...&lt;br /&gt;maka dunia para guru dan pendekar jadi terkesima...&lt;br /&gt;tertuju sementara perhatian dari semua pertarungan tanpa akhir...&lt;br /&gt;karena tidak jelas apa yang diperebutkan guru dan pendekar, gelar atau pusaka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika itu para petani tetap mencangkul di sawah ladang...&lt;br /&gt;ketika itu juga para penulis tetap menulis di daun lontar bernama milis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah yang terjadi... (what)&lt;br /&gt;siapakah para pendekar bertarung... (who)&lt;br /&gt;mengapa para guru keluar dari pertapaan... (why)&lt;br /&gt;dimana para dewa bertemu para guru dan pendekar... (where)&lt;br /&gt;kapankah sang diraja dapat meneruskan titahnya demi kerajaan... (when)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagaimana petani, penulis, hulubalang, abdi dalem dapat kembali mengabdi... (how)&lt;br /&gt;demi dunianya, demi hidupnya, demi keluarganya dan demi kenangannya...&lt;br /&gt;musim hujan telah berlalu... musim kemarau sudah menunggu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;petani berlalu... penulis menunggu...&lt;br /&gt;bermodal cangkul...&lt;br /&gt;bermodal ide 5W+H...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk kecintaan yang dalam...&lt;br /&gt;untuk sayang yang tak redam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk rindu tiada jemu...&lt;br /&gt;untuk ibu...&lt;br /&gt;INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(special for kawan Syam &amp; aku sendiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;janji sebutir benih adalah hutan...&lt;br /&gt;janji sebatang palm adalah spora...&lt;br /&gt;yang menjadi benih palm-palm baru...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8315296052964583831?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8315296052964583831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/petani-penulis-sebuah-dedikasi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8315296052964583831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8315296052964583831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/petani-penulis-sebuah-dedikasi.html' title='PETANI &amp; PENULIS (sebuah dedikasi)'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Snb8nsbZ9GI/AAAAAAAAAEY/PyQgrb83yh0/s72-c/img_potensi2%5B1%5D.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-3747628859351579759</id><published>2009-08-03T19:22:00.002+07:00</published><updated>2009-08-03T20:03:19.228+07:00</updated><title type='text'>SURAU PINGGIR PANTAI</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnbYIk6KWmI/AAAAAAAAAEQ/Miq0ZfVeD7Y/s1600-h/IMG_0679.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnbYIk6KWmI/AAAAAAAAAEQ/Miq0ZfVeD7Y/s200/IMG_0679.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365713647916702306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;SURAU&lt;/strong&gt; atau nama lain musholla, adalah tempat ibadah umat Islam, selain masjid.  Bedanya adalah jika masjid besar atau megah, maka musholla atau surau biasanya kecil atau sederhana namun jumlahnya dalam suatu wilayah bisa lebih banyak dari masjid.  Dan surau ada, menyebar di gang, lorong atau pelosok wilayah, sampai ke pinggir pantai...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Surau sejak dahulu menjadi tempat penuh kesederhanaan, namun menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan beragama umat Islam di Indonesia.  Dari surau, telah banyak lahir orang-orang besar atau tokoh nasional, atau hanya sekedar pemimpin di instansi dan organisasi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesederhanaan dan kesahajaan surau, meninggalkan memori tersendiri, ketika anak-anak muslim mulai mengenal agama atau hanya belajar mengaji.  Di surau, dengan guru-guru ngaji yang juga sederhana, anak-anak belajar membaca dan menulis huruf arab, untuk kemudian membaca dan memahami Al-Qur'an, kitab suci agama Islam.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena letaknya di pelosok kampung, surau menjadi sangat strategis dalam syiar agama Islam.  Surau menjadi sekolah informal generasi yang akan melangkah ke dalam hidup di masa depan.  Keimanan dan keilmuan didapat anak-anak surau secara sinergis, untuk kemudian diamalkan di tengah kehidupan masyarakat dimana anak-anak tersebut telah tumbuh dewasa dan bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman tanpa ilmu membuat manusia jadi kosong jiwanya, sebaliknya ilmu tanpa iman membuat manusia jadi buta mata hatinya.  Tanpa iman dan ilmu, maka tidak ada sesuatu yang berarti untuk diamalkan oleh umat manusia.  Jadilah kepincangan dimana-mana, dalam bentuk ketidak harmonisan kehidupan bermasyarakat.  Surau bisa jadi menjadi salah satu solusi penyeimbang kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak masalah dimana letak surau berada.  Yang jelas, surau telah memberikan banyak hikmah kepada pecinta dan pengunjung surau.  Melalui kesederhanaan bangunannya, kesahajaan para kyai dan alim ulamanya, suara merdu muadzin yang terdengar setiap lima waktu sholat, sampai alunan suara qori yang melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an, atau senda gurau polos anak-anak surau...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surau memang telah memberikan nafas tersendiri bagi denyut nadi kehidupan umat manusia yang taat akan ajaran agamanya, Islam.  Tidak menjadi suatu hal yang aneh dimana surau didirikan dan ikut menghidupkan Islam.  Entah di pegunungan nan tinggi, di hutan belantara, di tepi sungai, atau di pinggir pantai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-3747628859351579759?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/3747628859351579759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/surau-pinggir-pantai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3747628859351579759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3747628859351579759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/surau-pinggir-pantai.html' title='SURAU PINGGIR PANTAI'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnbYIk6KWmI/AAAAAAAAAEQ/Miq0ZfVeD7Y/s72-c/IMG_0679.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-7682897023178749368</id><published>2009-08-02T17:30:00.004+07:00</published><updated>2009-08-02T18:16:30.966+07:00</updated><title type='text'>AGENDA</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnVsaUpwAqI/AAAAAAAAAEI/rWrTRYIBwl8/s1600-h/tempat+curhat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 132px; height: 86px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnVsaUpwAqI/AAAAAAAAAEI/rWrTRYIBwl8/s200/tempat+curhat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365313730558034594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;AGENDA&lt;/strong&gt; menjadi alat bantu yang penting bagi setiap orang yang sibuk dengan kerja, kegiatan dan rutinitas yang tak henti setiap waktunya.  Alat ini dapat menjadi menu harian atau urut sistematika aktivitas seseorang secara individual atau kelompok, lembaga, instansi, institusi, kantor dan organisasi secara kolektif.  Sebagai alat bantu, agenda mempunyai peran cukup penting, misalnya dalam hal sebagai catatan dalam setiap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, maupun pengawasan, bahkan menjadi "track" rekam jejak dinamika aktivitas yang telah, sedang atau akan terjadi.  Atau, hanya sekedar media "curhat" sebagai teman komunikasi intrapersonal...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada satu perumpamaan, agenda adalah &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt;nya sebuah sistem kerja yang urut dan terencana, dengan akses serta dampak yang terukur atau terdefinisi dalam tulisan.  Sebagai instalasi &lt;em&gt;processor&lt;/em&gt;, tentu saja agenda dapat menjadi &lt;em&gt;duplikasi memori &lt;/em&gt;pemikiran individu manusia sebagai subjeknya, yang tertuang dalam catatan berbentuk tulisan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbahaya sekali misalnya, agenda seseorang jatuh ke tangan orang lain, apalagi orang tersebut jelas-jelas kompetitor atau musuh persaingan kerja, maka duplikasi memori sang pemilik agenda akan terdeteksi dan bisa jadi menjadi bahan "plagiat" yang selanjutnya diklaim sebagai milik sang penemu agenda.  Jadilah, ide, gagasan atau pemikiran sang empunya agenda jatuh "take over" kepada "sang plagiat" yang tentu saja menafikan suatu orisinalitas intelektual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Justifikasi&lt;/em&gt; hak cipta (property right) dari sebuah karya cerdas pihak lain (&lt;em&gt;piracy&lt;/em&gt; atau pembajakan), sudah seringkali terjadi secara luas pada segmen berlapis, baik secara individu, kelompok ataupun massal.  Dan sudah seringkali juga menjadi hal yang "lumrah", lantas kemudian berlalu begitu saja dibawa angin terbang ke dunia "antah berantah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan dini yang dapat diambil hikmah dari guratan tulisan ini adalah, hati-hati dalam membuat, membawa dan menyimpan sebuah agenda.  Karena darinya dapat muncul sesuatu yang tidak terduga, di luar prediksi dan bisa jadi berdampak kepada beban psikologis, yaitu mengakibatkan rasa penyesalan berkepanjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kegunaan dan kekuatan sebuah agenda juga dapat muncul ide-ide kreatif, gagasan inovatif dan pemikiran cerdas konstruktif.  Pada beberapa individu, agenda tidaklah menjadi penting atau alat bantu kinerja.  Mereka lebih mengandalkan ingatan otak sebagai "CPU" (processor) dalam aktivitas keseharian.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otodidakasi mereka yang tidak menggunakan alat bantu pengingat, dapat melebihi kekuatan agenda dalam menyimpan memori untuk diaktualisasikan dalam gerak aktivitas sepanjang hayat.  Tidak banyak orang seperti itu, namun mereka ada dan telah membuktikan kekuatan hati dan fikiran untuk menghasilkan mahakarya bernama gagasan cemerlang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-7682897023178749368?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/7682897023178749368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/agenda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7682897023178749368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7682897023178749368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/agenda.html' title='AGENDA'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnVsaUpwAqI/AAAAAAAAAEI/rWrTRYIBwl8/s72-c/tempat+curhat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-6750829492347341807</id><published>2009-08-01T12:33:00.002+07:00</published><updated>2009-08-01T13:22:45.314+07:00</updated><title type='text'>KOMUNIKASI...?</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnPVX8005gI/AAAAAAAAAEA/CHAgCUS5umQ/s1600-h/kemitraan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 151px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnPVX8005gI/AAAAAAAAAEA/CHAgCUS5umQ/s200/kemitraan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364866188569798146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;KOMUNIKASI...?&lt;/strong&gt;  Sebuah istilah yang akrab terdengar, namun memiliki arti luas dan kompleksitas.  Keluasan kata komunikasi memerlukan pembahasan dan pemahaman yang komprehensif, sehingga menjadi salah satu studi pada beberapa program akademis di banyak kampus perguruan tinggi.  Hal tersebut didasarkan bahwa mengingat dengan semakin majunya peradaban umat manusia, maka komunikasi menjadi sangat penting, &lt;em&gt;urgen&lt;/em&gt; dan memiliki peran vital dalam peri kehidupan makhluk beradab...  &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kebuntuan komunikasi, dapat berimbas terhadap macetnya tatanan sistem yang sedang bergerak.  Sebaliknya, dengan komunikasi yang baik, maka tujuan akhir sebuah sistem dapat terwujud, cepat atau lambat, tergantung &lt;em&gt;akselerasi&lt;/em&gt; dan efektivitas unsur komunikasi itu sendiri.  Dimulai dari sumber komunikasi (sourch), komunikator, pesan informasi (massage), saluran atau media (channel), sampai kepada komunikan sebagai &lt;em&gt;audiens&lt;/em&gt; yang akan memberikan umpan balik (feed back).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah contoh sebuah kondisi komunikasi saat ini, pada suatu komunitas bernama &lt;em&gt;IMPALM&lt;/em&gt; (dulu singkatan dari Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam di Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, sekarang telah menjadi Lembaga Nirlaba dan tetap bernama sama).  Komunikasi itu telah terjalin (kembali), setelah "mis" sekian kurun waktu karena persoalan waktu, jarak dan piranti teknologi.  Sejak berdiri tahun 1977, kemudian mandiri dari naungan kampus hijau, Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya tahun 1992, sampai saat ini, komunitas IMPALM telah menyebar di penjuru tanah air, bahkan luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada era teknologi komunikasi dewasa kini, piranti teknologi dan akses jaringan komunikasi bukanlah jadi persoalan.  Maraknya "domain" di dunia maya, menjadikan komunikasi lebih murah, cepat, tepat, efektif dan efisien.  Dari mulai &lt;em&gt;website, situs, email, chat, facebook&lt;/em&gt; sampai &lt;em&gt;blog&lt;/em&gt;, semua memberikan layanan multifungsi dan multimanfaat.  Untuk sebuah komunitas seperti IMPALM, jalinan komunikasi menjadi lebih &lt;em&gt;plural&lt;/em&gt;, global dan "networking".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan untuk media diskusi, debat atau "brainstorming" (umbar gagas), teknologi informatika menjadi pilihan tepat untuk komunikasi yang terkendala jarak, waktu dan biaya.  &lt;em&gt;Posting&lt;/em&gt; ilmiah sampai "ekstrim" menjadi nuansa tersendiri dalam suatu interaksi antar &lt;em&gt;user&lt;/em&gt;.  Kekeluargaan dan keakraban terjalin justru dari pesan (massage) yang beranekaragam bentuk dan isi, yang di "connect" oleh layanan jaringan komunikasi global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa ekstrim "massage" yg di&lt;em&gt;posting&lt;/em&gt; ke &lt;em&gt;email groups&lt;/em&gt;, seberapa itu juga "warna" diversity "the big familiy of community".  Tinggal lagi, bagaimana kita secara "dewasa" mencermatinya sbg suatu bentuk "kecintaan" dalam "frame" yg lain (lateral).  Karena pewarnaan narasi dan dialektika dari bentuk komunikasi, juga tergantung dari &lt;em&gt;basic&lt;/em&gt; informasi, kesadaran (awarness), kepedulian (interest), penilaian (evaluation) dan penyerapan (adoption).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hakekatnya, komunikasi berarti "communis opinio" atau cara pandang dari hasil interaksi suatu kelompok yang bertujuan sama.  Satu semester belajar komunikasi di jurusan komunikasi dan penyuluhan di "my green campus", kemudian 10 tahun memberikan materi yang sama kepada mahasiswa di "little campus on my city", jadilah bagiku untuk memahami secara teoritis konseptual tentang pentingnya berkomunikasi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, komunikasi itu penting, benar adanya.  Dan komunikasi akan efektif jika ada "feed back" dari pesan informasi yang disampaikan, meskipun "feed back" itu sendiri ada yang positif ada juga yang negatif, bahkan ada yang "blank" alias "abstein".  Kita sebagai &lt;em&gt;audiens&lt;/em&gt;, dapat memposisikan diri sebagai kutub positif, negatif atau "no comment".  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang terpenting adalah, sang komunikator (harus) terus memberikan pesan informasi secara &lt;em&gt;simultan&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;sustainable&lt;/em&gt;.  Sehingga tujuan komunikasi itu sendiri dapat diadopsi sampai titik terjauh dengan prinsip "tetesan minyak" yang merembes dalam-dalam dan tak tercampur oleh unsur air ataupun unsur lainnya (misalnya api atau gas) yang akan merusak substansi informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-6750829492347341807?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/6750829492347341807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/komunikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6750829492347341807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6750829492347341807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/08/komunikasi.html' title='KOMUNIKASI...?'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnPVX8005gI/AAAAAAAAAEA/CHAgCUS5umQ/s72-c/kemitraan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-9116490864679373700</id><published>2009-07-31T15:28:00.003+07:00</published><updated>2009-07-31T16:06:15.431+07:00</updated><title type='text'>SAWAH LADANG</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnKr9HAUeWI/AAAAAAAAAD4/JSULLMTEjBY/s1600-h/ruang+lingkup.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 155px; height: 166px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnKr9HAUeWI/AAAAAAAAAD4/JSULLMTEjBY/s200/ruang+lingkup.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364539172492441954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;SAWAH LADANG&lt;/strong&gt;, adalah lahan usahatani yang menjadi bagian terpenting dalam sistem budidaya pertanian (agriculture), baik secara komersial maupun non komersial.  Baik dikelola dengan sistem teknologi maju maupun konvensional tradisional.  &lt;em&gt;Output&lt;/em&gt; yang dihasilkan sawah ladang petani telah memberikan bukti nyata bagi pemenuhan kebutuhan hidup paling hakiki dan pokok umat manusia, yaitu pangan.  Dan pangan utama produksi sawah ladang adalah padi atau beras, yang menjadi sumber bahan makanan pokok rakyat Indonesia, nasi...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bicara tentang pangan, Indonesia telah mengalami pasang surut produksi pangan nasional.  Tahun 1984, ekonom mengklaim bahwa telah tercapai swasembada pangan, terutama beras yang menjadi bahan makanan pokok masyarakat Indonesia.  Dekade berikutnya, Indonesia kembali menjadi negara pengimpor beras dunia.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidaklah sebanding, antara peningkatan produksi pangan dengan pertambahan penduduk.  Belum lagi, sawah ladang banyak yang beralih-fungsi penggunaannya dan peruntukkannya sebagai tempat usaha lain.  Masihlah dapat ditoleransi ketika alih fungsi sawah ladang untuk kolam ikan, atau area peternakan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika alih fungsi lahan menjadi pabrik, pemukiman atau pertokoan, jadilah sawah ladang yang sudah berkurang menjadi bertambah sempit.  Sementara itu, ekstensifikasi sawah ladang menjadi belum optimal, lantaran tataguna lahan yang sudah ter"plotting" dalam beberapa kegunaan di luar &lt;em&gt;agriculture&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawah ladang Indonesia bukan tidak mungkin nantinya hanya sekedar lagu lama dan hanya dapat dikenang lewat foto, lukisan dan gambar maya.  Tidak ada sawah tempat bertanam padi, menggembala itik atau minapadi (ikan dan padi).  Tidak ada lagi pemandangan padi yang menguning, burung pipit yang berebut mencuri bulir padi, atau tikus dan ular sawah yang bersimbiose.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada lagi ladang tempat bertanam padi darat, bertanam sayur di pinggir huma.  Tidak ada pemandangan burung puyuh atau punai bersenda gurau di balik tinggi batang padi, tidak ada capung, wereng, atau serangga kecil khas perladangan.  Ladang yang permai tergantikan oleh bising pabrik atau hiruk pikuk pemukiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah gambaran pesimistis memang.  Namun sawah ladang nantinya, ketika alih fungsi lahan benar-benar menggila, adalah introspeksi dan otokritik dari kecintaan akan tanah air yang sawah dan ladangnya telah menjadi kenangan masa kecil, juga harapan masa datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anak-anak di taman kanak-kanak menggambar pemandangan, tidak ada lagi gambar sawah ladang.  Lantaran anak-anak kita tidak memiliki gambaran yang jelas bagaimana bentuk dan rupa sawah ladang, lantaran tidak ada lagi bentuk nyata dari sawah ladang.  Ketika saat itu tiba, kita hanya dapat bergumam lirih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sawah ladangku tinggal kenangan, gambaran indah masa lalu, saat negeriku dan desa-desanya masih memiliki sawah ladang nan luas... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-9116490864679373700?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/9116490864679373700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/sawah-ladang.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/9116490864679373700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/9116490864679373700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/sawah-ladang.html' title='SAWAH LADANG'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnKr9HAUeWI/AAAAAAAAAD4/JSULLMTEjBY/s72-c/ruang+lingkup.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-3505976408717588011</id><published>2009-07-30T14:51:00.005+07:00</published><updated>2009-07-30T15:46:32.774+07:00</updated><title type='text'>BUNGA KELAPA</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnFZAzk12BI/AAAAAAAAADw/p7FF6wPy_xo/s1600-h/ManggarRaya+061.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnFZAzk12BI/AAAAAAAAADw/p7FF6wPy_xo/s200/ManggarRaya+061.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364166501554575378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;BUNGA KELAPA&lt;/strong&gt;, sama seperti bunga tanaman jenis &lt;em&gt;palmae&lt;/em&gt; yang lain, memiliki karakteristik berumah dua, alias bunga jantan dan betina terpisah tempat.  Penyerbukan dan pembuahan bunga kelapa dibantu alami, oleh angin, serangga atau manusia.  Bunga tanaman &lt;em&gt;monocotyledoneae&lt;/em&gt;, lazimnya bersifat majemuk atau dalam satu malai bunga, jumlahnya lebih dari satu.  Sementara batangnya bukan batang sejati atau semu, dan akarnya serabut.  Yang menarik adalah, bunga kelapa atau bunga &lt;em&gt;palmae&lt;/em&gt; lainnya, ternyata juga indah...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Keindahan bunga kelapa nampak terlihat jelas, manakala pagi hari saat embun masih menempel pada kumpulan bunga kelapa, atau setelah hujan membasahi bumi, bunga kelapa nampak berseri.  Bunga kelapa menjadi cikal bakal buah kelapa, setelah melalui stadia &lt;em&gt;mumbang&lt;/em&gt; (anak buah) dan &lt;em&gt;dogan&lt;/em&gt; (kelapa muda).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sebagai &lt;em&gt;plumula&lt;/em&gt; lahirnya tanaman-tanaman kelapa baru, sumber &lt;em&gt;genotipe&lt;/em&gt; hayati &lt;em&gt;cocos nucifera&lt;/em&gt;, bunga kelapa dapat dieksplorasi juga sebagai sumber bahan baku beberapa varian produk olahan.  Seperti sebagai bahan pembuat "tuak kelapa" dan bahan baku "gula kelapa".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuak kelapa yang bersumber dari bunga kelapa, rasanya manis agak &lt;em&gt;sepat&lt;/em&gt; dan jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, tentu saja memabukkan.  Selain itu, nira kelapa dari bunga kelapa dapat diolah menjadi gula kelapa, substitusi gula aren yang sudah dikenal luas di masyarakat konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk bunga kelapa yang khas, juga dapat menjadi bahan pelengkap bunga rangkai atau hiasan vas bunga indoor.  Baik dibentuk dalam bunga kering, maupun bunga segar, tetap terlihat cantik, alami dan eksotik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelapa dan bunganya, adalah tanaman dan &lt;em&gt;souvenir&lt;/em&gt; spesifik daerah tropis yang kaya akan sinar matahari.  Banyak dijumpai di tepi pantai, dataran landai sampai pegunungan.  Menjadi ciri perkampungan penduduk dan indikator lamanya orang bermukim dimana ada pohon kelapa.  Semakin menjulang tinggi pohon kelapa, maka dapat dikatakan semakin lama ada penduduk yang bermukim di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga kelapa memang indah, banyak manfaat dan guna, serta alamiah sederhana.  Sifat kesederhanaannya juga menjadi ciri kehidupan masyarakat desa, para petani kelapa dan kita yang menghargai kelapa sebagai sumber pangan purba...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-3505976408717588011?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/3505976408717588011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/bunga-kelapa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3505976408717588011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/3505976408717588011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/bunga-kelapa.html' title='BUNGA KELAPA'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SnFZAzk12BI/AAAAAAAAADw/p7FF6wPy_xo/s72-c/ManggarRaya+061.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-1021332638886101108</id><published>2009-07-29T00:30:00.001+07:00</published><updated>2009-07-29T00:30:30.165+07:00</updated><title type='text'>BUNDA</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sm6g7NvJxyI/AAAAAAAAADo/65PmtIzdEPY/s1600-h/IMG_0346.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sm6g7NvJxyI/AAAAAAAAADo/65PmtIzdEPY/s200/IMG_0346.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363401145404999458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;BUNDA&lt;/strong&gt;, panggilan sayang dan agung untuk seorang wanita, yang dengan pengorbanan luar biasa telah mengandung dan melahirkan anak manusia.  Kemudian menyusui, mengasuh dan menjaga sampai sang anak tumbuh dewasa.  Hari ini, bunda, panggilan sayangku untuk isteri tercinta berulang tahun.  Selamat ulang tahun, bunda...  Pengorbananmu untuk aku dan anak-anak kita tak kan terbayar serta ternilai dengan apapun juga...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bunda, suka dan duka kita lalui bersama, baik bersama dalam arti fisik kita yang berdekatan, maupun bersama dalam arti hati kita yang tak terpisah oleh jarak.  Hari ini pada usiamu yang ke-36 tahun, tujuh tahun lebih sudah kita lalui dalam bahligai rumah tangga.  Saling cinta, saling jaga dan saling memberi serta menerima, apa adanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kata yang tepat untuk menggambarkan pengorbananmu secara utuh.  Tidak ada nilai yang persis untuk mengkonversikan arti kasih dan sayangmu kepadaku dan anak-anak kita.  Curahan perhatianmu, belaian kasih lembutmu, bahkan puji dan emosimu adalah gelora cinta tak terdefenisi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda, ketika kita menautkan hati kita pada hari pernikahan lalu, janji suci kita ucapkan di lidah yang kelu, diamini oleh hati yang bergemuruh.  Luluh lunglai raga tatkala "walimah ijab kabul" mengalir indah.  Gemetar jiwa manakala kau terima aku dan kuterima kau sebagai pendamping hidupku.  Para malaikatpun berdo'a bersama kita, berharap ikatan tali kasih kita kekal dan abadi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, kita telah memiliki belahan hati, Alfi dan Alya.  Dua malaikat kecil kita, sang jagoan dan bidadari, buah cinta kasih kita yang menjadi penyejuk hati manakala sedih, dan pelengkap utama suasana tatkala bahagia.  Untuk mereka bunda dan aku ada.  Untuk mereka, aku selalu berusaha dan giat bekerja mencari nafkah.  Dan bundalah yang menjaga mereka, sambil bercerita dalam canda tawa, dari bangun pagi sampai anak-anak kita lelap dalam mimpi di tidur malamnya...  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda, telah kutulis puisi untukmu, mengutip syair indah dari pujangga, saat kita baru membina rumah tangga dulu.  Kutulis puisi itu dengan sederhana pada selembar kertas, dan kuberikan kepada bunda.  Lalu bunda pajang puisiku di dinding kamar kita, sampai lusuh dan berdebu, sampai tiada...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, puisi itu masih kuingat bait-bait syairnya... &lt;br /&gt;"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, &lt;br /&gt;seperti kata yang tak sempat diucapkan awan &lt;br /&gt;kepada angin yang menjadikannya hujan, &lt;br /&gt;seperti pesan yang tak sempat disampaikan kayu &lt;br /&gt;kepada api yang menjadikannya abu, &lt;br /&gt;seperti janji yang dibisikkan embun &lt;br /&gt;kepada matahari yang menjadikannya tiada..."   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat ulang tahun bunda "Vera Yulita", isteriku tercinta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-1021332638886101108?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/1021332638886101108/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/bunda.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1021332638886101108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1021332638886101108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/bunda.html' title='BUNDA'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sm6g7NvJxyI/AAAAAAAAADo/65PmtIzdEPY/s72-c/IMG_0346.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8727170145141745744</id><published>2009-07-28T11:12:00.002+07:00</published><updated>2009-07-28T11:52:17.623+07:00</updated><title type='text'>AYAM &amp; PADI</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sm57xiwBstI/AAAAAAAAADg/fTV8nhU0bKs/s1600-h/DCP_4440.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sm57xiwBstI/AAAAAAAAADg/fTV8nhU0bKs/s200/DCP_4440.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363360297316889298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;AYAM&lt;/strong&gt; adalah unggas peliharaan yang telah akrab di kehidupan masyarakat kita sejak lama.  Unggas ini menjadi sumber protein hewani, disamping sebagai pelengkap prosesi adat yang sudah mentradisi.  Bahkan untuk sebutan negatif, seringkali juga dipakai &lt;em&gt;idiom&lt;/em&gt; "ayam", entah ayam kampung, ayam kampus, atau ayam kantoran.  Idiom "ayam-ayam" dimaksud, ternyata juga makan padi yang sudah berbentuk nasi...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan &lt;strong&gt;PADI&lt;/strong&gt;, adalah sumber karbohidrat yang menjadi bahan makanan pokok masyarakat kita.  Padi menjadi komoditas utama di negeri ini, lantaran 80% lebih masyarakat Indonesia mengkonsumsi nasi yang berasal dari bulir padi.  Karenanya juga padi atau beras atau nasi, menjadi komoditi yang bersifat politis.  Stabilitas politik negeri ini, salah satu &lt;em&gt;causalitas&lt;/em&gt; yang menjadi indikatornya sangat signifikan dengan stok padi atau ketersediaan beras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayam dan padi adalah dua jenis makhluk hidup yang bersinergis.  Ayam sebagai fauna &lt;em&gt;herbivora&lt;/em&gt;, memakan padi.  Padi sebagai flora, menjadi santapan ayam yang membuang kotorannya.  Kotoran ayam menjadi bahan organik yang dibutuhkan padi untuk pertumbuhannya.  Antara ayam dan padi memang saling berkaitan, dan diantaranya ada manusia yang me"&lt;em&gt;manage&lt;/em&gt;" hubungan antar makhluk hidup.  Karena manusia menjadi sentra interaksi lingkungan fisik dan non fisik, hayati dan non hayati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia menjemur padi, ayam makan padi.  Manusia makan nasi, ayam juga makan nasi.  Manusia makan nasi dengan lauk ayam, padi dapat sumber makanan (hara) dari manusia dan ayam.  Tapi tidak ada ayam (sebenarnya) yang makan padi berlauk manusia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada saja jika ayam dimaksud adalah ayam lain dalam tanda kutip, seperti idiom "ayam" di atas.  Jika idiomnya adalah "ayam kampung", biasa menjadi mangsa "predator kota yang berduit".  Jika "ayam kampus", selain menjadi mangsa, juga menjadi "pemangsa korban yang sok berduit".  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, jika idiom ayam adalah "ayam kantoran", maka inilah yang paling berbahaya... &lt;em&gt;White crime&lt;/em&gt; adalah salah satu modusnya.  Persis kategori level manusia sebagai makhluk &lt;em&gt;omnivora&lt;/em&gt;, yaitu pada tingkatan level "makan apa, makan dimana dan akhirnya makan siapa"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8727170145141745744?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8727170145141745744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/ayam-padi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8727170145141745744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8727170145141745744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/ayam-padi.html' title='AYAM &amp; PADI'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sm57xiwBstI/AAAAAAAAADg/fTV8nhU0bKs/s72-c/DCP_4440.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-2305586620495359646</id><published>2009-07-27T11:15:00.006+07:00</published><updated>2009-07-27T12:57:21.313+07:00</updated><title type='text'>HAK-HAK PETANI (yang hilang)</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sm03sbaD_VI/AAAAAAAAADY/u450MXY229c/s1600-h/PETANI+SMART1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 189px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sm03sbaD_VI/AAAAAAAAADY/u450MXY229c/s200/PETANI+SMART1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363003967678971218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;HAK-HAK PETANI&lt;/strong&gt; diantaranya adalah hak untuk mendapatkan semua akses yang berkaitan dengan aktivitas pertanian dari hulu hingga hilir, baik secara vertikal maupun horizontal.  Dari teknologi budidaya, sampai implikasi dampak dan signifikasi dengan sumberdaya (resourches).  Dari sarana produksi sampai akses tataniaga komoditi.  Dari manajemen kelembagaan sampai penguatan kapasitas produksi.  Namun, banyak hal dan banyak faktor yang menyebabkan kebanyakan petani kehilangan hak-haknya.  Baik dihilangkan, ditutup akses, maupun &lt;em&gt;multiflier effect &lt;/em&gt; dari arogansi kekuasaan yang terjadi secara simultan dan sistematik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu bentuk "hak petani yang hilang" adalah hilangnya akses ke sumberdaya hayati yang beranekaragam.  Hilangnya akses petani ke keanekaragaman hayati dapat dilihat dari menurunnya pengetahuan petani mengenai tanaman-tanaman tradisional, baik untuk kebutuhan makanan pokok  (jenis padi-padian), karbohidrat (jenis umbi-umbian) dan protein (jenis polong-polongan). Selain itu petani juga memiliki sistem bertani yang menghormati alam, sehingga prinsip-prinsip keberlanjutan dalam bertani terpelihara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Introduksi sarana dan produksi penunjang petanian modern, seperti mesin, pupuk kimia, pestisida, bibit unggul, terutama dalam rangka ‘Revolusi Hijau’ yang cukup sering dilakukan dengan memaksa, menyebabkan pengetahuan bertani tradisional yang menjaga keseimbangan alam, mulai hilang. Tidak adanya informasi kepada petani mengenai dampak “kemajuan” ini, mendorong petani pada ketergantungan pada mesin, pupuk kimia dan pemberantas hama kimia. Dengan demikian, keuntungan dari kegiatan pertanian tidak lagi dinikmati oleh petani, tetapi lebih dinikmati oleh para pengusaha dan penguasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani telah ribuan tahun mengembangkan sumber-sumber genetika dan plasma nuftah serta melestarikan keanekaragaman hayati, namun tidak ada pengakuan terhadap pengetahuan mereka tersebut. Menurunnya peran petani dalam pemanfaatan dan kegiatan bertani, diakibatkan oleh tidak adanya pengakuan tersebut dan juga akibat pelaksanaan program ‘Revolusi Hijau’.   Justru peran mereka digantikan oleh para ahli yang mengatasnamakan  pengetahuan yang diperoleh berdasarkan pengetahuan tradisional petani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan tradisional petani yang diwarisi turun-temurun tidak diakui, sementara pengetahuan para ahli diakui, karena dianggap sesuatu yang ilmiah. IRRI merupakan contoh yang jelas, yang mengakui hak tani sebagai pengembang dan penangkar tanaman tanpa mengakui hak mereka atas hasilnya. Jadi, di sini yang diakui adalah hak petani sebagai pemelihara plasma nuftah, bukan sebagai pemilik ataupun penemu. Sementara itu para ahli yang bekerja berdasarkan metode-metode ilmiah mendapatkan pengakuan pemilikan atas bibit yang mereka tangkar.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani telah mempunyai pengetahuan tradisional dalam menemukan dan memelihara plasma nuftah dan keanekaragaman hayati. Perlindungan terhadap pengetahuan tradisional mereka ini dapat dilakukan dengan melembagakan dan mengesahkan hak petani atas pengetahuan tersebut. Juga lebih luas pengakuan atas hak mereka untuk meneruskan budaya dan tradisi tradisional mereka, termasuk di dalamnya cara-cara bertani dan mengembangkan sumberdaya hayati serta melestarikan keanekaragaman hayati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya petani juga perlu dilindungi haknya untuk menentukan, kepada siapa mereka akan membagi pengetahuan mereka tersebut, yaitu apakah mereka akan memberikannya kepada  kelompok atau pihak lain dengan perhitungan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, atau membagikannya kepada siapa saja sesuai dengan prinsip kolektif yang ada  pada mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewajiban petani adalah bertani dan menghasilkan produksi pertanian, dan kewajiban itu sudah dilaksanakan serta telah dinikmati hasil keringat petani oleh kita semua.  Tinggal lagi, jika petani menuntut hak-haknya, maka kepada siapa lagi petani mengadu mohon bantu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-2305586620495359646?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/2305586620495359646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/hak-hak-petani-yang-hilang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/2305586620495359646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/2305586620495359646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/hak-hak-petani-yang-hilang.html' title='HAK-HAK PETANI (yang hilang)'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sm03sbaD_VI/AAAAAAAAADY/u450MXY229c/s72-c/PETANI+SMART1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-8260252825644009183</id><published>2009-07-26T12:45:00.002+07:00</published><updated>2009-07-26T13:46:34.957+07:00</updated><title type='text'>BERSAMPAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmvwDlBBuwI/AAAAAAAAADQ/3EcLsEBWdEA/s1600-h/DCP_4701.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmvwDlBBuwI/AAAAAAAAADQ/3EcLsEBWdEA/s200/DCP_4701.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362643725581400834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;BERSAMPAN&lt;/strong&gt; memang mengasyikkan, apalagi di suasana akhir pekan, bersama rekan atau keluarga.  Sekedar menghilangkan kebosanan setelah selama seminggu bekerja membanting tulang, mengucurkan keringat dan memeras fikiran, sehari berlibur sembari bersampan menjadi salah satu pilihan relaksasi otak.  Semilir angin perairan, panorama wallpaper alam nan indah, canda tawa orang tersayang, beriringan dengan riak air saat sampan melaju memecah beningnya air...  Sungguh menentramkan hati.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada 48 hari minggu dalam setahun, hari dimana aktivitas kerja berhenti sejenak untuk menghilangkan penat dan jenuh dari rutinitas.  Meskipun, ada banyak pekerja yang tidak memanfaatkan waktu bersantai akhir pekan dengan optimal.  Bisajadi karena masih disibukkan dengan pekerjaan, atau karena tidak ada rencana berakhir pekan, atau tidak terbiasa lantaran tidak ada seorangpun yang dapat diajak berakhir pekan.  &lt;em&gt;Life alone...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sendiri memang sunyi, sepi dan &lt;em&gt;nirkomunikasi&lt;/em&gt;...  Hanya intrakomunikasi alias bicara dengan diri sendiri.  Sungguh aktivitas yang sangat egois dan menjadikan kita hanya fokus kepada apa yang ada, &lt;em&gt;individualis centris&lt;/em&gt;.  Padahal, sebagai makhluk sosial, interaksi sangat penting.  Dan ketika interaksi hanya terbatas pada ruang, waktu, frame dan lapisan terbatas, maka jadilah individu yang skeptis, apatis dan egois...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bersampan, &lt;em&gt;benefid&lt;/em&gt; (jika ukurannya ekonomis) bisa didapatkan, selain &lt;em&gt;value added &lt;/em&gt;(jika ukurannya opportunis) jelas ada nilai dari sisi refreshing otak, hati dan fikiran untuk siap menghadapi beban pekerjaan di hari mendatang.  &lt;em&gt;I like monday, it's true, really&lt;/em&gt;...  Jika akhir pekan ada refresh, maka para pekerja akan selalu siap menghadapi hari senin, hari dimana mulai lagi bekerja dalam periode seminggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika akhir pekan tidak ada refresh, walau hanya sekedar bersampan atau kegiatan lainnya yang &lt;em&gt;non budgeting&lt;/em&gt;, seperti menyiram bunga, mencuci mobil, memberi makan ikan, jalan dengan hewan peliharaan di seputar lingkungan, atau sekedar bermain dengan keluarga, maka menghadapi hari senin seperti beban berat.  Senin menjadi momok menakutkan, karena pekerjaan minggu lalu belum selesai dan pekerjaan minggu ini sudah menanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia memang naif.  Yang namanya pekerjaan, tidak akan ada habisnya, selalu ada dan datang ketika memang itu yang diharapkan.  Namun berbeda untuk mereka yang memang lebih memilih untuk tidak bekerja, bersantai dan menghabiskan harta warisan keluarga.  Sampai seberapa lama warisan masih ada, sampai itu juga nafas manusia yang bernama "pemalas".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun untuk penggila kerja (workaholic), bekerja memang menjadi kebutuhan, sama halnya dengan makan dan minum.  24 jam waktu sehari hanya disisihkan 3 jam saja untuk sekedar mengistirahatkan mata, alias tidur.  21 jam sehari waktunya bekerja.  Padahal saran dokter, setidaknya 7 jam sehari manusia harus tidur.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dokter sendiri tidak tidur selama itu, karena jam pagi bekerja di instansi kesehatan pemerintahan, sore sampai malam buka praktek di rumah atau khusus tempat praktek.  Jika waktu istirahat diatas jam 12 malam, dan bangun paginya sang dokter pada jam 5, maka hanya 5 jam saja tidur orang yang menyarankan 7 jam tidur kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang 7 jam kita (mesti) tidur dalam sehari, maka dalam setahun (365 hari) selama 2.555 jam kita tertidur.  Jika umur kita sudah 30 tahun, maka 76.650 jam kita tidur.  Waktu yang cukup banyak terbuang...  Memang tidak percuma, karena tidur juga memang kita butuhkan.  Namun dengan waktu sebanyak itu, barangkali ada hal lain yang dapat dilakukan, yang mendatangkan manfaat secara langsung ataupun tidak langsung, seperti halnya bersampan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo bersampan...  Jangan tunggu sampai sisa usia kita habis, tidak sempat menikmati, meskipun hanya satu kali saja untuk bersampan.  Bersampan sambil bersenda-gurau, atau bernyanyi lagu bebas, boleh lagu Mbah Surip, yang penting... &lt;em&gt;i love you full&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-8260252825644009183?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/8260252825644009183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/bersampan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8260252825644009183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/8260252825644009183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/bersampan.html' title='BERSAMPAN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmvwDlBBuwI/AAAAAAAAADQ/3EcLsEBWdEA/s72-c/DCP_4701.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-9056872966029931890</id><published>2009-07-25T11:26:00.002+07:00</published><updated>2009-07-25T12:37:17.568+07:00</updated><title type='text'>CAFE 'U</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmqJ_AXM5sI/AAAAAAAAADI/vXe_RVhoT38/s1600-h/thumb_DSCF0569%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmqJ_AXM5sI/AAAAAAAAADI/vXe_RVhoT38/s200/thumb_DSCF0569%5B1%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362250021860075202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;CAFE 'U&lt;/strong&gt;, layaknya tempat nongkrong masyarakat metropolis, sembari ngopi (+paste), &lt;em&gt;loading, chatting, browsing, online,&lt;/em&gt; atau aktivitas lainnya, selalu ramai.  Apalagi pada momentum tertentu, atau pada beberapa tahapan aktivitas yang teragendakan, baik sebagai agenda lokal maupun nasional.  Lho..., luar biasa "banget" itu cafe?  Memangnya, cafe apa &lt;em&gt;sich&lt;/em&gt; yang "marketable" dan "customer minded" yang mampu menarik perhatian para "cafein mania" pada stratifikasi lokal sampai nasional...?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Cafe 'U memang sepanjang tahun 2009 ini menjadi soroton, tujuan, incaran, perhatian dan objek sekaligus subjek diskusi serta opini publik, bahkan publik mancanegara.  Aura cafe 'u mampu membuat publik figur lokal, nasional dan internasional memberikan interest khusus.  Mulai awal tahun sampai hari ini, cafe 'u selalu ramai.  Bahkan mesti dijaga ketat aparat keamanan, bahkan ketika manajemen cafe 'u menggelar agenda tahapan program yang telah diputuskan sejak setahun yang lalu di 2008.  Baik agenda untuk parlemen, maupun untuk top birokrasi kenegaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari, semua media massa meng-ekspose berita up to date semua gerak, riak dan statement yang dimunculkan manajemen cafe 'u.  Luar biasa memang...  Meskipun dengan segala hal yang luar biasa, cafe 'u tidak tercatat dalam rekor dunia, rekor MURI pun tidak.  Karena suatu kewajaran dari apa yang diakibatkan atau disebabkan oleh cafe 'u menjadi sensasional atau &lt;em&gt;hot issue&lt;/em&gt;, karena &lt;em&gt;budgeting&lt;/em&gt; cafe 'u pun membuat berdecak "ngiler" bangsa ini.  Bukan lagi milyaran, bahkan trilyunan dana dihabiskan untuk menggelar event besar, yang sumber dananya justru dari &lt;em&gt;customer&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Customer cafe 'u &lt;/em&gt;adalah kita, masyarakat wajib pajak dan bangsa ini dari sumber devisa negara yang tertuang dalam anggaran belanja nasional, bahkan disubsidi dari dana dampingan anggaran belanja daerah.  Memang, korbanan untuk sekedar menikmati kopi hangat plus kudapan, sembari &lt;em&gt;online&lt;/em&gt;, senda gurau, caci maki, atau tak peduli, cukup besar secara simultan dan kolektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cafe 'u sebagaimana cafe-cafe lain yang bertebaran di metropolis, atau juga telah hadir di pelosok lebih 400 daerah di lebih dari 30 wilayah, selalu ramai pada saat tertentu.  Kemudian sepi pada saat yang lain.  Tergantung &lt;em&gt;promo, event &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;improv&lt;/em&gt; manajemen cafe.  Jika cafe 'u adalah sebuah &lt;em&gt;event organizer&lt;/em&gt;, dibutuhkan kembang lobi yang artistik, &lt;em&gt;camera face &lt;/em&gt;dan komunikatif, selain rutinitas &lt;em&gt;open-close cafe&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, apakah cafe 'u dengan modal trilyunan akan mencapai kondisi ROI (Return Of Investment) atau hanya BEP (Break Event Point) dalam waktu 5 tahun pada satu periode manajemennya..?  Indikator jawabannya sangat kualitatif, bahkan cenderung kabur...  Lho, lalu apa yang diharapkan para investor pada cafe yang tidak prospektif dan &lt;em&gt;feasible&lt;/em&gt;, seperti cafe 'u?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya para investor layak untuk melakukan audit dan evaluasi secara internal, juga eksternal.  Hal ini penting mengingat fungsi manajerial di akhir event, setelah &lt;em&gt;planning, organizing &lt;/em&gt;dan &lt;em&gt;actuating&lt;/em&gt; adalah &lt;em&gt;controlling&lt;/em&gt;.  Namun, celakanya (barangkali) justru, para auditor cafe 'u bekerja &lt;em&gt;part time&lt;/em&gt;, atau berdasarkan negosiasi tender, atau menunggu &lt;em&gt;sponsorship&lt;/em&gt; yang berkepentingan terhadap kinerja dan hasil kerja dari manajemen cafe 'u.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa ini telah terkooptasi dalam "euphoria reformasi demokratisasi", sampai lupa bahwa setiap reorganisasi selalu dianggap "party".  Hura-hura, huru-hara dan lupa diri...  Lupa bahwa para customer cafe adalah raja yang harus mendapat pelayanan yang baik, dari pelayan maupun dari manajemen cafe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulasan diatas bukan bermaksud &lt;em&gt;satire, sarkasme &lt;/em&gt;ataupun &lt;em&gt;input destruktif&lt;/em&gt;.  Bukan, bukan itu...  Adalah hal yang wajar, jika sebagai penikmat hidangan cafe 'u, kita memberikan reaksi beragam.  Mungkin mendamprat pelayan, protes kepada manajemen, atau sekedar mengerenyitkan dahi ketika cafe 'u tidak memberikan "satisfaction".  Jawaban dari manajemen cafe 'u pastilah, kami bukan "alat pemuas", hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kitapun bisa juga menjawab, "kami bukan mencari kepuasan" tapi mengharapkan manfaat sepadan ketika ber"opportunity" mengorbankan "resourches", sekecil apapun yang dimiliki.  Jika manajemen cafe 'u selalu mengelak diplomatis, maka niscaya cafe ini akan sepi, atau malah tambah ramai.  Bukan ramai karena pengunjung yang akan &lt;em&gt;relaksasi&lt;/em&gt;, tapi pengunjung yang akan ber-reaksi, instropeksi alias "mikir-mikir", mau dibawa kemana bangsa ini oleh institusi publik bernama cafe 'u...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tidak mungkin, investasi yang tertanam (bahkan menguap) dipertanyakan dan &lt;em&gt;back to country cash&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;to cases&lt;/em&gt;...  Jadilah Nazarudin atau Mulyana.  Jangan lagi Hafidz and &lt;em&gt;ganks&lt;/em&gt; mengalami hal yang sama, walau dengan &lt;em&gt;cases&lt;/em&gt; dan modus berbeda.  Lho, apa pula ini.  Ya... cafe dimaksud adalah KPU...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-9056872966029931890?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/9056872966029931890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/cafe-u.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/9056872966029931890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/9056872966029931890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/cafe-u.html' title='CAFE &apos;U'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmqJ_AXM5sI/AAAAAAAAADI/vXe_RVhoT38/s72-c/thumb_DSCF0569%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-5264217829334005053</id><published>2009-07-24T19:32:00.002+07:00</published><updated>2009-07-24T20:19:58.250+07:00</updated><title type='text'>SELAMAT ULTAH, NAK</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmmrL6v8okI/AAAAAAAAADA/Cgi9SYMtf0g/s1600-h/IMG_0339.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmmrL6v8okI/AAAAAAAAADA/Cgi9SYMtf0g/s200/IMG_0339.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362005052598559298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;SELAMAT ULTAH, NAK...&lt;/strong&gt;  Alfi Aushaf Fernanda anak pertamaku..., hari ini tanggal 24 Juli 2009, tepat usiamu 7 tahun.  Setelah 4 Juni 2009 kemarin, adikmu Alya Aisyah Maharani juga berulang tahun ke-3.  Lima hari lagi, bundamu Vera Yulita, isteri ayah tercinta juga berulang tahun ke-36.  Tidak ada perayaan khusus untuk hari lahir kalian.  Meskipun ayah jauh, 365 kilometer jarak memisahkan kita.  Namun, hati kita hanya berjarak 0 kilometer...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Alfi, jagoan ayah...  Sudah 2.555 hari dilalui, 61.320 jam dilewati, 3.679.200 menit dilampaui, dan 220.752.000 detik dijalani.  Ayah selalu ingat, ketika Alfi lahir dengan berat badan hanya 1,4 kilogram, &lt;em&gt;premateur&lt;/em&gt;.  48 hari Alfi hidup di tabung inkubator rumah sakit umum.  Selama sebulan setengah lebih, Alfi berjuang hidup, dan Alfi terus hidup...  Doa ayah, bunda, kakek, nenek, om, tante dan keluarga besar kita terus membuncah, melambung gema harapan dan pinta kepada Sang Maha Pencipta hidup...  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfi harus terus hidup dan hidup...  Jika saatnya nanti, kalahkan kerasnya hidup dan kehidupan.  Karena Alfi adalah laki-laki.  Karena laki-laki tidak pantas menangis cengeng, hanya karena hidup yang sangat egois dan rumit.  Karena kehidupan nan rumit tidak butuh laki-laki pengecut...  Karena laki-laki pengecut tempatnya selalu di belakang, berlindung di balik congkaknya kekuasaan dan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfi tidak mesti menjadi seperti ayah.  Jadilah diri sendiri, nak.  Boleh berbeda karena kelebihan, boleh tidak sama karena kemampuan, boleh tidak ikut yang lain karena kepiawaian, dan boleh mengatakan tidak karena keteguhan...  Alfi boleh saja menjadi angin, yang lembut tatkala dibutuhkan, yang menakutkan manakala diremehkan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alfi boleh juga menjadi air yang mengairi sawah ladang untuk kemakmuran, atau banjir yang dapat memporak-porandakan semua untuk mengingatkan keangkuhan manusia.  Atau Alfi bisa saja menjadi api yang menghangatkan, bahkan meluluhlantakkan kepongahan.  Bahkan, menjadi tanahpun Alfi bisa, yang menjadi tempat berpijak dan menghasilkan apa saja bagi kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin, air, api dan tanah, adalah unsur kehidupan.  Jika Alfi menjadi salah satunya atau semuanya, maka Alfi pasti hidup dan dapat tempat di kehidupan.  Jika sudah mendapatkan hidup dan tempat, jangan lupa berbagi tempat dengan yang lainnya.  Karena kehidupan sangat ramai, jika Alfi tidak ingin sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namamu adalah do'a ayah dan bunda, nak.  Alfi artinya seribu gunung, Aushaf artinya yang mempunyai sifat-sifat baik, Fernanda artinya putra pertama ayah dan bunda.  Selamat ulang tahun, nak.  Doa ayah dan bunda tak pernah berhenti untukmu, juga untuk adikmu Alya.  Jaga Alya sebagai bidadari keluarga kita, jaga bunda sebagai peri yang baik hati.  Dan jaga ayah ketika sudah renta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, selamat ulang tahun Alfi.  Seribu gunung pasti mampu Alfi daki, dengan semua sifat-sifat baik yang ada denganmu, jagoanku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-5264217829334005053?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/5264217829334005053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/selamat-ultah-nak.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5264217829334005053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/5264217829334005053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/selamat-ultah-nak.html' title='SELAMAT ULTAH, NAK'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmmrL6v8okI/AAAAAAAAADA/Cgi9SYMtf0g/s72-c/IMG_0339.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-397822206301412667</id><published>2009-07-24T14:27:00.005+07:00</published><updated>2009-07-24T15:01:45.301+07:00</updated><title type='text'>BEACH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Smllbd9okFI/AAAAAAAAAC4/AUeNrVGxbtg/s1600-h/p+pinang2+028.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Smllbd9okFI/AAAAAAAAAC4/AUeNrVGxbtg/s200/p+pinang2+028.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361928353935298642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BEACH&lt;/span&gt; atau pantai adalah tempat dimana batas daratan dengan laut tergambar jelas secara horizontal.  Suatu ordinat dimana titik nol ketinggian tempat diukur, diistilahkan dengan DPL (di atas permukaan laut).  Satuan "dpl" juga menjadi indikator agroklimat sebagai salah satu syarat tumbuh &lt;span style="font-style:italic;"&gt;species plantae&lt;/span&gt; (tumbuh-tumbuhan).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Beach&lt;/span&gt; atau pantai, suatu tempat yang menjadi salah satu objek wisata (tourism) yang menyejukkan mata dan hati, juga matahati.  Terbit dan tenggelamnya matahari, atau muncul dan tenggelamnya bulan di ufuk batas pandang mata nun jauh terlihat bibir laut yang mencium langit, seolah menjadi pembuktian bahwa bumi ini bundar.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun batas pandang mata seolah mengatakan bahwa dunia ini luas, tapi hanya seluas mata memandang.  Ini artinya bahwa, semakin luas perjalanan yang kita tempuh, maka semakin luas pandangan mata dan semakin banyak dunia lain yang kita pahami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pandangan mata dan hati serta matahati sempit, maka istilah yang sesuai untuk sifat dimaksud adalah bagai katak dalam tempurung.  Katak yang terjebak dalam sempitnya tempurung, hanya tahu bahwa dunianya kecil, sekecil tempurung kelapa.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal kelapa ada di sepanjang pantai dan menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;landmark&lt;/span&gt; "beach" di belahan dunia manapun.  Ada banyak kelapa di banyak pantai, sementara sang katak hanya tahu satu tempurung kelapa.  Kasihan sekali sang katak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai, kelapa dan katak adalah sedikit elemen filosofis bumi dan langit, matahari dan bulan, laut dan daratan, mata dan hati...  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-397822206301412667?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/397822206301412667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/beach.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/397822206301412667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/397822206301412667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/beach.html' title='BEACH'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Smllbd9okFI/AAAAAAAAAC4/AUeNrVGxbtg/s72-c/p+pinang2+028.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-2692066941304208211</id><published>2009-07-23T13:18:00.003+07:00</published><updated>2009-07-23T14:19:02.046+07:00</updated><title type='text'>GULA AREN</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmgC4POQ5LI/AAAAAAAAACo/4ZAfB0dea50/s1600-h/gula+aren.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmgC4POQ5LI/AAAAAAAAACo/4ZAfB0dea50/s200/gula+aren.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361538521566864562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;GULA AREN &lt;/strong&gt;adalah gula yang bahan baku pembuatannya berasal dari nira yang keluar dari malai bunga tanaman aren (&lt;em&gt;arenga pinnata&lt;/em&gt;).  Gula aren jadi sumber sukrosa alternatif yang merupakan produk substitusi selain gula tebu atau gula pasir, sebutan populer di pasar.  Di pasar juga, gula aren dikenal dengan sebutan gula merah.  Namun jangan salah pilih, karena gula merah selain adalah gula aren, juga gula kelapa atau gula-gula...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sumber pembuatan bahan baku gula aren murni adalah nira atau "air kabung", sebutan lain bahasa daerah.  Satu pohon aren pada umur tiga tahun, atau sudah mengeluarkan malai bunga, sudah dapat diambil niranya.  Pengambilan nira dengan cara disadap dari ujung tandan malai bunga aren yang dipancung, sehingga mengeluarkan air nira dari ujung tandan yang dipancung.  Satu tandan malai bunga aren, mampu menghasilkan satu sampai tiga liter air nira seharinya.  Dan satu tandannya mampu memproduksi air nira sebanyak 15 sampai 20 liter, tergantung besarnya malai dan umur pohon aren, serta musim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat gula aren, air nira dimasak di dalam kuali besar dengan panas di atas 100 derajat celcius sampai mendidih.  Saat sudah mendidih, air nira terus diaduk-aduk selama 5-6 jam, untuk kemudian dicetak dengan batok kelapa atau bambu, sesuai selera pasar.  Dalam 10 liter air nira, dapat dihasilkan 1 sampai 3 kilogram gula aren, tergantung kandungan sukrosa pada air nira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim juga sangat berpengaruh terhadap kuantitas dan kualitas nira sebagai bahan baku utama pembuatan gula aren.  Kemudian teknik pembuatan gula aren dan juga bahan pencampur nira, dapat turut menentukan produksi gula aren terutama kualitasnya.  Termasuk teknik penyadapan, ternyata juga dapat mempengaruhi kualitas dari rasa air nira yang akhirnya akan mempengaruhi mutu gula aren itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari persoalan teknis budidaya dan produksi aren, tanaman aren sekarang sudah semakin sulit ditemui.  Padahal, selain sumber penghasil gula, tanaman aren juga  menghasilkan ijuk, "beluluk" atau buah aren yang diolah sebagai bahan makanan, serta tentu saja lidi untuk sapu dan pelepah kering untuk bahan bakar organis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan bakar organis..?  Hemmm... andai bahan bakar anorganis yang berasal dari fosil akan habis bahkan sudah punah di muka bumi, bukankah bahan bakar organis dari sumber-sumber hayati dapat menjadi pilihan bijaksana..?  Bukankah masih banyak masyarakat, terutama di pedesaan yang menggunakan bahan bakar organis.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya yang dilakukan oleh para pembuat gula aren, yang memanfaatkan pelepah kering tanaman aren untuk memasak gula aren dan menghasilkan berton-ton gula aren untuk kemudian membeli tanah yang ditanami pohon aren yang akan menghasilkan nira, gula, beluluk, ijuk, lidi dan pelepah aren...  Hemmm... bisa jadi ini sebuah &lt;em&gt;integrited production system&lt;/em&gt; dari &lt;em&gt;integrated farming system&lt;/em&gt;.  Why not....?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-2692066941304208211?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/2692066941304208211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/gula-aren.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/2692066941304208211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/2692066941304208211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/gula-aren.html' title='GULA AREN'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmgC4POQ5LI/AAAAAAAAACo/4ZAfB0dea50/s72-c/gula+aren.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-1926103371142641596</id><published>2009-07-22T12:14:00.005+07:00</published><updated>2009-07-22T13:05:17.256+07:00</updated><title type='text'>WATERVANG</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmajNDnKLvI/AAAAAAAAACg/GGq6Tw7KosM/s1600-h/WATER.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 114px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmajNDnKLvI/AAAAAAAAACg/GGq6Tw7KosM/s200/WATER.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361151851134332658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;WATERVANG&lt;/strong&gt; adalah nama bendungan di salah satu wilayah di Provinsi Sumatera Selatan, tepatnya di Kota Lubuklinggau.  Kota yang masuk kategori kota sedang ini terletak di orbitasi paling pinggir Sumatera Selatan, berbatasan langsung dengan Provinsi Bengkulu.  Jarak tempuh dari pusat pemerintahan provinsi di Kota Palembang, lebih kurang 365 kilometer atau dapat ditempuh sekitar 5 jam perjalanan darat.  Lebih jauh dari Kota Bengkulu yang hanya 3 jam perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Watervang didirikan pada zaman penjajahan Jepang, di tahun 1942.  Bendungan ini didirikan untuk mengatur debit air Sungai Kelingi, sungai yang membelah Kota Lubuklinggau yang pada zaman dahulu menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.  Bendungan Watervang menjadi "ulu-ulu" irigasi primer yang mengairi ribuan hektar sawah dan kolam ikan milik ribuan keluarga petani.  Bayangkan, sudah generasi ketiga yang menikmati berkah Bendungan Watervang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan pada musim kemarau, walaupun debit air Sungai Kelingi berkurang, Watervang tetap mampu memberikan suplai air ke petak-petak sawah dan kolam ikan air tawar milik petani.  Ratusan ton padi dan ikan tetap dapat kontinyu dihasilkan, sehingga menjadi lumbung pangan bagi Provinsi Sumatera Selatan.  Namun siapa yang peduli dengan Watervang itu sendiri....?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bendungan tua di kota yang terkenal dengan alpukat, gula merah, batu giling dan ikan air derasnya ini, hanya menjadi simbol pariwisata.  Benar-benar simbol, karena belum serius dijadikan objek wisata.  Padahal, cerita dari zaman kakek-nenek kita yang pernah singgah atau menetap di Kota Lubuklinggau, Watervang menjadi saksi sebuah kenangan indah ketika bersantai menikmati gemuruh air bendungan dengan latar belakang sawah dan Bukit Sulap yang nampak di kejauhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter orang Indonesia memang belum seperti orang Eropa, yang menjadikan bangunan tua bernilai histori dan tourism.  Atau karakter orang Sumatera yang belum sampai seperti orang Jawa atau Bali yang mampu membuat bangunan tua lebih dihargai, apalagi sudah jelas-jelas memberikan multimanfaat, seperti Watervang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf saja jika orang Lubuklinggau kurang berkenan.  Karena saya lahir dan besar di Kota Lubuklinggau, sehingga ini hanyalah sebuah otokritik.  Ungkapan rasa cinta yang mendalam dari seorang yang pernah banyak kenangan di Watervang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-1926103371142641596?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/1926103371142641596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/watervang.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1926103371142641596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1926103371142641596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/watervang.html' title='WATERVANG'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmajNDnKLvI/AAAAAAAAACg/GGq6Tw7KosM/s72-c/WATER.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-7157264252207182737</id><published>2009-07-21T13:45:00.006+07:00</published><updated>2009-07-23T14:31:57.402+07:00</updated><title type='text'>BEBEK</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmVkW3ORIWI/AAAAAAAAACQ/I7WpBPaEgSg/s1600-h/peking.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 198px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmVkW3ORIWI/AAAAAAAAACQ/I7WpBPaEgSg/s200/peking.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360801275398136162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;BEBEK&lt;/strong&gt; adalah jenis unggas peliharaan dan menjadi salah satu sumber pangan hewani yang telah dibudidayakan sejak lama di berbagai belahan dunia, terutama Indonesia.  Bebek adalah sebutan jenis itik yang menjadi lazim dan populer di masyarakat kebanyakan di Nusantara.  Bebek juga menjadi salah satu menu hidangan yang &lt;em&gt;marketable&lt;/em&gt; lantaran mitos dan sugesti khasiat dagingnya yang dapat menambah "kejantanan".&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bebek juga sering menjadi makna multitafsir yang berkonotasi seorang yang lebih piawai menjadi pengikut (member) daripada pemimpin (leader).  Lantaran sifat dan prilaku bebek yang suka berjalan berbaris dengan suara ribut tapi seragam, kwek... kwek...  Saking menjadi satire, bebek menjadi tokoh kartun yang laris manis dan banyak fans, "Donald Bebek".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas ungkapan miring yang melekat, bebek menjadi sumber inspirasi bagi banyak kalangan.  Hidangan bebek panggang yang menggugah selera makan, atau ungkapan cuek bebek bagi orang yang "tambeng dan ndablek...", sampai slogan "jangan jadi bebek", lantaran "ngoceh" tanpa makna berbobot apalagi saran konstruktif...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihan dengan bebek yang menjadi objek penderita, lagi-lagi nasib apes yang menimpa makhluk bernama "hewan".  Sepertinya kita, makhluk bernama "manusia" tidaklah mau dikatakan "bebek".  Padahal, sering tanpa kita sadari, atau sangat sadar, bahwa kita sering "membebek...".  Misalnya ketika diminta pendapat tentang kebijakan yang dibuat oleh "decision maker", atau diharapkan ide tentang "rencana yang akan dibuat" oleh &lt;em&gt;teamwork&lt;/em&gt;...  Beragam gaya bahasa, tapi satu suara, setuju...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah para bebek ada di kandang "parlemen", atau di lapangan umbaran "instansi", atau di tempat bermain "mall", atau hanya nongkrong di kandang bertelur "home".  Bahkan di dunia maya virtual, banyak bebek yang copy paste, plagiat dan ekor dari link populer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau jadi bebek, atau peternak bebek, atau pemilik ranch bebek...? Pilihannya ada di kita sendiri.  Kwek...kwek...kwek....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-7157264252207182737?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/7157264252207182737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/bebek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7157264252207182737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7157264252207182737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/bebek.html' title='BEBEK'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmVkW3ORIWI/AAAAAAAAACQ/I7WpBPaEgSg/s72-c/peking.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-6307438311575833420</id><published>2009-07-21T11:26:00.005+07:00</published><updated>2009-07-21T14:14:19.459+07:00</updated><title type='text'>BERI PANCING</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmVEgQ2JbNI/AAAAAAAAACI/dsGgyDYN--c/s1600-h/IMG_0851.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmVEgQ2JbNI/AAAAAAAAACI/dsGgyDYN--c/s200/IMG_0851.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360766252523023570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;BERI PANCING&lt;/strong&gt;...  Demikian nasehat orang tuaku kepadaku ketika ada yang harus kita bantu.  Jika kita selalu beri orang ikan dan tinggal makan, maka kita tak lebih akan terus menjadi inang dari benalu-benalu.  Tapi ketika kita beri pancing untuk mendapatkan ikan-ikan, maka kita mengajarkan para benalu, bahwa dibutuhkan perjuangan dan kerja keras untuk makan ikan, bukan hanya selalu minta disuapi ikan yang sudah siap santap.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Memancing&lt;/strong&gt; bukan hanya menjadi pekerjaan untuk mendapatkan hasil tangkapan, lantas kemudian dimakan atau dijual untuk kebutuhan hidup yang lain, seperti pekerjaan para nelayan.  Memancing juga menjadi seni dan hobi yang kian marak diminati orang-orang yang bosan dengan rutinitas kehidupan dan kerja yang tidak ada habisnya.  Dengan kegiatan memancing, konon dapat melatih kesabaran sekaligus akan mendapatkan kepuasan dan kesenangan tersendiri ketika pancing ditangkap ikan-ikan yang tertarik akan umpan yang diberikan.  Dan ternyata, selain kepandaian memancing, umpan juga berperan terhadap hasil tangkapan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umpan yang baik, akan membuat ikan-ikan tertarik mendekat, lalu menangkap umpan.  Dan sebaliknya umpan yang kurang baik, akan membuat ikan-ikan tidak berminat sama sekali menangkap umpan, atau ikan-ikan tertentu saja yang tidak sengaja menangkap umpan yang diberikan.  Nasib dari hasil tangkapan, kadangkala sangat tergantung dari umpan apa yang diberikan, sehingga ikan jenis apa yang diharapkan, dapat diprediksi bahkan dihitung banyak sedikitnya dari korbanan waktu, tenaga dan umpan yang telah disangkutkan di mata pancing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya kemampuan merasakan dan menentukan daerah tangkapan ikan yang potensial, adalah juga insting yang tidak terabaikan.  Percuma memiliki pancing yang bagus dan mahal, umpan yang baik dan mengundang selera tangkapan, namun tidak memiliki "sense of fishing", maka jadilah memancing kegiatan yang membosankan bahkan membuat sang pemancing frustasi.  Tidak perlu belajar banyak tentang teknik memancing, karena yang terpenting adalah mengasah ketajaman naluri sebagai "fisherman" yang handal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun demikian jika ilustrasi pancing diibaratkan bisnis.  Ketika memulai bisnis baru, taktik dan strategi bisnis adalah nomor sekian.  Diperlukan lebih dari sekedar ilmu bisnis.  Butuh pancing bisnis yang baik, umpan bisnis yang sexy dan "sense of bisnis" yang spekulatif.  Maka jadilah ia pancing yang bisa jadi akan menangkap banyak ikan untuk mengisi pundi bisnis menjadi gurita korporasi yang tangguh.  Ketika pancing, umpan, &lt;em&gt;sense&lt;/em&gt; dan seabrek syarat yang kadangkala bukanlah prioritas, yang diperlukan selanjutnya adalah "lucky".  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lucky&lt;/em&gt; atau keberuntungan, tidaklah selalu menghinggapi para pemancing pemula.  Namun juga tidak mesti pemancing senior selalu dihinggapi keberuntungan.  Rezeki sebenarnya ada di sepanjang jalan, tinggal kita cari dan temukan.  Hal ini berarti rezeki harus dicari, tidak datang sendiri dari langit.  Apalagi hanya dengan modal harapan, do'a dan cita-cita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butuh kerja keras, ide cerdas dan hati yang ikhlas untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat (benefit) dan bernilai ekonomi (marjin).  Pancing tinggallah pancing... Tidak akan mendapatkan ikan, jika tidak dilempar ke air wilayah tangkapan.  Umpan tinggallah umpan...  Tidak akan ditangkap ikan, jika tidak dikaitkan di pancing yang kuat, tajam dan "bertuah".  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, tetap harus ada pemancing yang memahami manajerial memancing.  Dan mestinya ada juga sederetan motivasi, perencanaan, pengorganisasian, &lt;em&gt;action&lt;/em&gt; dan evaluasi...  Jika sudah lengkap, maka tinggal "go fishing...!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-6307438311575833420?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/6307438311575833420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/beri-pancing.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6307438311575833420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6307438311575833420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/beri-pancing.html' title='BERI PANCING'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmVEgQ2JbNI/AAAAAAAAACI/dsGgyDYN--c/s72-c/IMG_0851.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-6725069321341853726</id><published>2009-07-19T12:21:00.007+07:00</published><updated>2009-07-19T13:25:03.820+07:00</updated><title type='text'>MERAH, PUTIH &amp; BUIH</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmKuW8KO7cI/AAAAAAAAACA/ZyHIpb6npj4/s1600-h/IMG_0949.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmKuW8KO7cI/AAAAAAAAACA/ZyHIpb6npj4/s200/IMG_0949.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360038215653715394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;MERAH&lt;/strong&gt; diyakini warna perlambang keberanian dan kehidupan, karena merah adalah darah yang mengalir di nadi makhluk hidup.  Padahal selain darah merah (&lt;em&gt;trombosit&lt;/em&gt;), tubuh kita mesti diseimbangkan dengan darah putih (&lt;em&gt;leukosit&lt;/em&gt;).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PUTIH&lt;/strong&gt; diyakini warna perlambang kesucian dan kepoloson, karena putih adalah warna dasar dari sebelum ada warna lain.  Padahal selain putih, warna lawannya adalah hitam yang juga warna dasar akronim putih.  Bahkan perdebatan hitam dan putih tidak pernah tuntas, sampai mulut kita berbuih.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BUIH&lt;/strong&gt; diyakini adalah percampuran beberapa unsur cair, padat dan gas, yang teraduk-aduk menghasilkan bola-bola mikro.  Padahal antara merah, putih dan buih tidaklah ada hubungan yang signifikan.  Tetapi ketiganya dapat bersinergis menciptakan sebuah harmonisasi nan indah...  &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MERAH, PUTIH &lt;/strong&gt;dan &lt;strong&gt;BUIH&lt;/strong&gt; sejatinya adalah bendera negeri tercinta bernama Indonesia yang berkibar di buritan kapal, laksana melambai-lambai kepada buih-buih yang tercipta dari kipasan baling-baling kapal.  Tidak ada yang protes, kenapa sang merah putih ada di belakang kapal, bukannya di depan atau di atas menara kapal.  Sang nakhoda pun berkilah, sudah biasa dan dari dulu juga seperti itu, tidak usah protes atau diperdebatkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merah mukaku mendengar penjelasan sang nakhoda kapal yang mengantarkan aku ke salah satu pulau dari ribuan pulau di nusantara.  Tapi bung, yang terpenting adalah ketika sang merah putih terus berkibar di hati kita, itu yang menunjukkan nasionalisme dan patriotisme kita tetap ada, tambah sang nakhoda.  Tidak perlu angkat senjata membela kedaulatan bangsa dan negara, karena itu tugas utama tentara.  Dan tidak perlu juga angkat bicara, seolah-olah pahlawan yang membela nasib rakyat yang terus saja hidup menderita, bahkan ketika sudah merdeka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putih hatiku mendengar opini sang nakhoda kapal, yang jika dipikir ada benarnya.  Tapi yang paling menyentuh nuraniku adalah ketika sang nakhoda melanjutkan obrolan kami kala senja temaram, sesaat kapal memasuki muara sungai.  Bahwa kita ini adalah buih dari luasnya samudera kehidupan.  Jadikan buih itu indah, atau tidak berarti sama sekali, ujar sang nakhoda kapal.  Lihat saja, sebentar saja buih-buih akan bercampur dengan air samudera.  Apa jadinya ketika samudera tidak berbuih, maka itu artinya tidak ada unsur oksigen dan berarti kematian bagi semua makhluk hidup.  Maknanya adalah, sekecil dan setidakberartinya buih bagi luasnya samudera, tetap dia ada untuk mengisi nilai kehidupan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merah putih tidak akan berarti apa-apa tanpa kita, buih-buih kehidupan yang memaknai sang saka, sebagai simbol keberanian berbuat dari kesucian hati...  Aku tersenyum, aku menangis, aku memaki, dalam hati...  Tak tahu lagi akan bereaksi apa terhadap obrolan senja di buritan kapal bersama sang nakhoda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka yang dapat aku perbuat, meski malu-malu dan lagi-lagi dalam hati, adalah hormat kepada sang merah putih, hormat kepada semua buih-buih yang telah memaknai hidup, dan hormat kepada sang nakhoda paruh baya yang menghabiskan waktu bersama aku, merah putih dan buih-buih di buritan kapal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-6725069321341853726?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/6725069321341853726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/merah-putih-buih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6725069321341853726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/6725069321341853726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/merah-putih-buih.html' title='MERAH, PUTIH &amp; BUIH'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmKuW8KO7cI/AAAAAAAAACA/ZyHIpb6npj4/s72-c/IMG_0949.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-1620159950650265443</id><published>2009-07-18T10:34:00.011+07:00</published><updated>2009-07-21T12:31:01.770+07:00</updated><title type='text'>PALM KIDS</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmFEdLZmN6I/AAAAAAAAAB4/ovwFiUf1Mg4/s1600-h/IMG_0331.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359640299614648226" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 134px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmFEdLZmN6I/AAAAAAAAAB4/ovwFiUf1Mg4/s200/IMG_0331.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div&gt;&lt;strong&gt;PALM KIDS&lt;/strong&gt; makna sederhananya adalah anak-anak Palm. Istilah ini pun menjadi salah satu nama sekolah swasta yang ada di Indonesia, tempat dimana anak laki-laki pertamaku "Alfi Aushaf Fernanda" bermain dan belajar di Palm Kids Kindegarten &amp;amp; Play Group School, dua tahun yang lalu. Sekarang Alfi sudah duduk di kelas dua Sekolah Dasar Negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saat Alfi belajar di Palm Kids, banyak hal yang justru kita orang tua dapatkan untuk dipahami dan dimaknai secara harfiah. Mulai dari obsevasi tumbuh kembang anak yang luar biasa, sampai bagaimana kemampuan intelegensi anak yang menakjubkan. Ketika itupun, kita tahu bagaimana memaknai betapa dari egoisnya sang anak, sampai menjadi santun dan ber-emphaty dengan lingkungan sosialnya. Dan satu hal yang mengagetkan, dari hasil tes IQ yang diadakan di Palm Kids School, Alfi memiliki IQ lebih tinggi 4 digit diatas IQ aku, ayahnya...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Alfi dan Palm Kids School-nya telah menjadi gambaran pola pendidikan anak usia dini zaman modern. Jauh sebelumnya, ketika kita masih kecil, pendidikan serupa belum banyak dan jika ada masih sangat konvensional. Pendidikan usia dini kebanyakan kita alami dengan pola otodidak dan paternalistik. Sekolah kita adalah lingkungan sosial keluarga, dan guru kita adalah ayah, ibu, kakek, nenek, paman, bibi dan kerabat. Jauh dari pola permainan yang merangsang untuk berfikir secara &lt;em&gt;pshycomotoric&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Zaman kita kecil, pelajaran usia dini sangat dipengaruhi oleh karakter orang tua dan keluarga, pendidikan, status sosial dan perekonomian rumah tangga. Kesederhanaan teknologi, otoritas ayah, kelembutan ibu, kolotnya sang kakek nenek, egoisnya paman dan bibi, sedikit banyak mewarnai pembentukan karakter kita pada masa perkembangan otak (usia 1 sampai 3 tahun). Lingkungan sosial kita dahulu yang alamiah, turut mengalirkan naluri, sifat dan kemampuan kita beradaptasi serta berinteraksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Zaman kita besar, pelajaran usia dini kita, walaupun tidak sebanding dengan pola pendidikan di Palm Kids School misalnya, ternyata mampu memberikan kekuatan karakter kita. Pelajaran yang mengalir lebih dapat memberikan nuansa bening. Bukan berarti pelajaran yang "terlalu" dipaksakan akan memberikan nuansa "coklat"... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada banyak perbedaan, pun banyak kelebihan ketika pendidikan anak-anak layaknya seperti stadia inkubasi benih Palm. Ketika benih menggantung di malai sang induk, ketika siap dia terbang bersama angin, ketika terdampar dia tumbuh dan berkembang, ketika menghasilkan dia dapat berguna untuk apa saja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Alfi, adiknya Alya, dan anak-anak lain di seantero jagad, tidaklah tahu akan kemana dan seperti apa ketika mereka dewasa. Kita orang tua juga tidak dapat membayangkan akan menjadi apa anak-anak kita nanti. Kekhawatiran dan ketakutan akan datangnya masa ketika anak-anak kita menjadi seperti kita, akan tereliminir manakala kita memahami bahwa anak kita bukan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Anak-anak adalah sosok mereka sendiri, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Mereka jadi sesosok manusia dewasa bukan semata karena kita, tetapi dapat juga karena ego kita orang tua. Baiknya mereka, bukan semata karena kita baik. Sebaliknya buruknya mereka bisa jadi akibat keegoisan kita orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Palm Kids, seperti Alfi anak pertamaku, pada saatnya nanti juga akan terbang bersama angin, singgah atau menetap dimanapun. Namun yang pasti, aku berharap dia dapat menjadi apa saja yang berguna... Bagi orang tua, agama, bangsa dan tanah air...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Salam PALM&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-1620159950650265443?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/1620159950650265443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/palm-kids.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1620159950650265443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/1620159950650265443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/palm-kids.html' title='PALM KIDS'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmFEdLZmN6I/AAAAAAAAAB4/ovwFiUf1Mg4/s72-c/IMG_0331.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-4563208032164812825</id><published>2009-07-17T12:00:00.007+07:00</published><updated>2009-07-19T13:25:03.821+07:00</updated><title type='text'>BOM BARU</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmAHnT53_qI/AAAAAAAAABw/cTVEupY8aIU/s1600-h/Satu+sudut+Pasar+bw.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359291928510201506" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 152px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmAHnT53_qI/AAAAAAAAABw/cTVEupY8aIU/s200/Satu+sudut+Pasar+bw.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;BOM BARU&lt;/strong&gt;. Sebenarnya bukan mengulas tentang peristiwa yang baru terjadi hari ini jam 8 pagi tadi, bom meledak (lagi) di Hotel J.W. Marriot, Hotel Ritz Carlton dan jalan tol di Jakarta. Baru 9 hari setelah berlangsungnya Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tanggal 8 Juli 2009, Indonesia dikejutkan oleh ledakan bom... baru lagi. Memang, bom selalu Bikin Orang Mikir...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bom Baru yang dimaksud adalah "pelabuhan" di Kota Palembang. Bom Baru merupakan pelabuhan tua, tempat bersandar dan keluar masuk kapal besar dan kecil yang datang dan pergi dari Palembang. Tempatnya di pinggiran muara Sungai Musi, sungai terbesar di Indonesia. Pelabuhan ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Sriwijaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun karena pendangkalan sungai, Pelabuhan Bom Baru tidak lagi disinggahi kapal-kapal besar. Hanya kapal ukuran sedang dan kecil saja yang masih singgah di Bom Baru, itupun dalam jumlah yang tidak banyak lagi, mengingat kapasitas pelapuhan juga tidak dapat menampung lebih dari 5 buah kapal. Disamping itu, fasilitas yang layaknya dimiliki sebuah pelabuhan, belum lengkap dan fasilitas yang ada juga terkesan kurang terawat. Ditambah sebentar lagi akan segera dioperasikan pelabuhan yang lebih besar lagi, yaitu Pelabuhan Tanjung Siapi-Api, yang merupakan pelabuhan samudera, praktis aktivitas Bom Baru sepi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, denyut nadi perekonomian Sumatera Selatan khususnya, pada zaman dahulu sangat tergantung pada Pelabuhan Bom Baru. Zaman sekarang pun, masih banyak masyarakat yang memanfaatkan Bom Baru sebagai akses masuk untuk membawa hasil bumi dari berbagai daerah di Sumatera Selatan untuk dipasarkan ke Kota Palembang, serta mengeluarkan produk ekonomi lainnya dari Palembang untuk didistribusikan ke daerah-daerah, terutama yang memiliki sungai yang berhubungan dengan Sungai Musi di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bom Baru, memang bukan pelabuhan baru. Bom Baru juga bukan rekayasa rakitan teknologi baru. Bom Baru hanyalah pelabuhan tua, dimana kakek-nenek orang Sumatera Selatan sangat mengenalnya, manakala mereka datang dan pergi ke Kota Palembang... Hanya sekedar datang membawa kelapa, rempah, dan hasil bumi lainnya, untuk kemudian ditukar dengan minyak, garam, ikan asin dan peralatan rumah tangga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bom Baru, satu dari sekian banyak pelabuhan tua yang telah sepi, namun tetap memberikan kenangan tersendiri di hati manusia yang pernah menyinggahinya. Walau hanya satu atau dua hari, meski hanya datang dan pergi sendiri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam PALM&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-4563208032164812825?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/4563208032164812825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/bom-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4563208032164812825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/4563208032164812825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/bom-baru.html' title='BOM BARU'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/SmAHnT53_qI/AAAAAAAAABw/cTVEupY8aIU/s72-c/Satu+sudut+Pasar+bw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2557936665743608638.post-7003278450601030440</id><published>2009-07-16T14:12:00.009+07:00</published><updated>2009-07-21T12:31:01.771+07:00</updated><title type='text'>PALM POWER</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl7U_IjG8DI/AAAAAAAAAA0/ALkXpILPsrM/s1600-h/DSCN1275.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358954787709055026" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl7U_IjG8DI/AAAAAAAAAA0/ALkXpILPsrM/s200/DSCN1275.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PALM &lt;/strong&gt;adalah bahasa populer untuk semua jenis tanaman &lt;em&gt;palmae&lt;/em&gt;. Ada ribuan species &lt;em&gt;palmae&lt;/em&gt; di dunia, dan sebagian besar species &lt;em&gt;palmae&lt;/em&gt; terdapat di benua Asia, khususnya sebuah negara megadiversity seperti Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa species &lt;em&gt;palmae&lt;/em&gt; telah menjadi sahabat manusia sejak lama dan menjadi sumber kebutuhan hidup, komoditas bernilai eknomi, bahkan memiliki kekuatan ekologis sebagai penyeimbang iklim mikro maupun makro. Dengan sifat pertumbuhannya yang pioner, species &lt;em&gt;palmae &lt;/em&gt;mampu beradaptasi pada iklim yang ekstrim, dengan suhu rendah ataupun tinggi, di dataran rendah tepi laut, maupun dataran tinggi pegunungan. Sehingga, species &lt;em&gt;palmae&lt;/em&gt; akrab dan menjadi bagian dari kehidupan makhluk bernama manusia, di pantai, rimba belantara, sampai pegunungan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebut saja kelapa (&lt;em&gt;cocos nucifera&lt;/em&gt;). Kelapa selain menjadi penghias pantai nan indah, juga tumbuh di pelosok negeri sebagai tanaman "bertuah". Menjadi bagian tak terpisahkan dari bumbu dapur, pelengkap ritual adat, bahkan perlambang atau ikon bagi beberapa organisasi. Karena sifatnya yang familiar, kelapa menjadi sangat populer. Semua bagian tanaman kelapa dapat memberikan nilai manfaat (&lt;em&gt;benefid&lt;/em&gt;). Dari mulai ujung tanaman, daun, lidi, pelepah, sampai bagian batang, buah tentu saja, dan tunggul akarnya yang eksotis.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Belum lagi varietas kelapa yang telah memberikan kontribusi cukup berarti bagi perekonomian negara, seperti kelapa sawit (&lt;em&gt;elaeis guenensis&lt;/em&gt;). &lt;em&gt;Booming&lt;/em&gt; produk kelapa sawit dan variannya, telah memacu pembukaan lahan perkebunan sawit secara besar-besaran di semua negara khatulistiwa, demikian juga Indonesia. Bahkan karena marjin pasar yang cukup menggiurkan, ekspansi perkebunan sawit menjadi opportunity pemilik modal. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal tersebut kemudian, justru kemudian mendatangkan dampak ekologis dan sosial ekonomi bagi masyarakat marjinal pada tataran grassroot. Persoalan lahan yang selalu ada, belum lagi hak-hak adat yang terkangkangi, sampai masalah tenaga kerja dan sharing keuntungan bagi kesejahteraan sosial masyarakat yang belum terselesaikan secara adil dan partisipatif, menjadi warna tersendiri dari "&lt;em&gt;palm power&lt;/em&gt;", kekuatan tanaman palm.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Varietas tanaman &lt;em&gt;palmae &lt;/em&gt;yang lain, meskipun belum begitu menjanjikan pangsa pasarnya, namun telah juga menjadi alternatif komoditi bisnis, misalnya menjadi tanaman hias eksotis. Varietas &lt;em&gt;palmae&lt;/em&gt; lainnya, juga menjadi tanaman penghasil buah segar khas Nusantara, seperti salak (&lt;em&gt;salacca edulis&lt;/em&gt;). Bentuk, tekstur dan citarasa buahnya yang khas, menjadikan buah salak sebagai pilihan hidangan penutup (&lt;em&gt;dessert&lt;/em&gt;), kudapan santai, sampai pencegah sakit perut (mules dan mencret). Sebagai buah tangan (oleh-oleh) dari bepergian, buah salak pun jadi pilihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banyak lagi kekuatan dari family &lt;em&gt;Palmae&lt;/em&gt;... Ini adalah segelintir ulasan santai tentang PALM, sebagai pembuka ulasan lebih lanjut...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salam PALM&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2557936665743608638-7003278450601030440?l=alfifernanda.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfifernanda.blogspot.com/feeds/7003278450601030440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/palm-power.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7003278450601030440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2557936665743608638/posts/default/7003278450601030440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfifernanda.blogspot.com/2009/07/palm-power.html' title='PALM POWER'/><author><name>PALM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01895355302949382845</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='20' src='http://2.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl82r0EZFBI/AAAAAAAAABQ/8rkZuVZrUFU/S220/IMG_0871.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_q7xUL3wxQUA/Sl7U_IjG8DI/AAAAAAAAAA0/ALkXpILPsrM/s72-c/DSCN1275.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
